PEREMPUAN YANG MERAYU MUSIM : Amizah 1/ Beribu-ribu musim telah merayumu untuk menjadi waktu Meski feminitas dan telanjang tubuhmu Sudah tak lagi menjadi rujukan untuk mengukur…
Browsing: Puisi Cinta
/DI SEBUAH HALTE/ adalah Puisi guritan penyair Izzatul Hikmah. Penyair mengaku sebagai Mahasiswa semester dua di UIN Yogyakarta. Puisi tersebut telah tayang di Jurnal mbludus.com di…
MENUJUMU Jalan berbatu yang linu dan pegal diciptakan untuk melengkapi serpihan syukur yang kerap terlewat di atas jalan beraspal yang ngantuk dan dengkur Pemalang, Agustus 2023…
Dzulkarnain merupakan nama pena dari Noer Moch Yoga Zulkarnain. Mahasiswa Prodi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sunan Gunung Djati, Bandung. Pemuda kelahiran Sumenep Madura. Demikian penyair…
TIADA TEMPAT SELAIN DIRIMU Pada relung yang lebih dalam dari palung Pada kerendahan hati bernadi suci Rindu-rindu dengarkan kata penyejuk Sekian lama terlantar tak tersambut…
KEPADA IBU Perempuan yang menakar doa tiap subuh Air matanya menolak nyeri di kejauhan Ibu dengan aroma rindu di dapur Semangkuk cinta membekas di meja makan…
SAJAK INSOMNIA Kata-kata menghujam sesaat sebelum mata terpejam Mata yang terlanjur terkantuk-kantuk kuyu tertumbuk sayu tertumpuk layu Mereka hendak mengutuk jika dirinya tak tertuang pada sebatang…
Ramadhan I Perjalanan masih panjang Dan aku akan pulang Menerjemah lebih dalam Makna kerinduan Yang tak ingin kuceritakan Kecuali dengan pelukan. Jogja 2023 Ramadhan II Sudah…
ANTAH BERANTAH Purnama malam ini Tepat jatuh di bulan Juni Ia mengerti diri terus menanti Sepasang bola mata yang penuh arti Meski jauh di ufuk timur…
WASIAT BUMI KEPADA TUNAS Nak, Jika matahari tak lagi menyiram ragaku Dan angin berlalu begitu saja tanpa menyapa tubuhku, Maka biarkan cintamu abadi Memberi ketenangan diri…