Browsing: Cerpen

CINTA LAMA Di bawah guguran daun puluhan tahun lalu, di rindangnya pohon-pohon sekolah, aku pernah bertemu sekaligus kehilanganmu. Aku tak pernah punya keberanian mengatakan rasaku yang…

Langit hari ini tampak berbeda, warna birunya perlahan mulai berubah menjadi temaram senja yang menyapa dengan warna jingga yang menjadi cirinya. Tiga wajah yang terlihat sedikit…

Secangkir kopi terletak di samping meja. Ke dua tangan di lipatkan di depan dada. Mata memandang kesana kemari melihat orang berlalu lalang dengan punggung membawa beban.…

Mentari mulai memamerkan kemuliaannya. Tipis sinarnya merembetkan percikan semangat. Burung bercericau layaknya bayi yang merengek minta disusui. Cericauan yang mengisyaratkan bahwa tak lama lagi rumahnya di…

Namaku Bon-Bon. Demikian yang kudengar setiap harinya. Meski sebenarnya, itu bukanlah nama pemberian dari kedua orang tuaku. Tapi, aku juga tak tahu nama apa yang sebenarnya…

Syifa jatuh cinta. Meski ia tak pernah tahu wajahnya, ia jatuh cinta pada isi lokernya. Waktu itu Syifa membutuhkan tambahan uang. Ayah sedang sakit serius. Batuknya…

Karmin tak bisa menghentikan tangisnya. Ia telah menjerit, dan meronta sekencang-kencangnya, berbagai macam cara sudah ia lakukan agar anaknya yang terbaring memejam, bisa membuka mata kembali.…

Jalu acapkali tak yakin jika ibunya—dan orang-orang saleh di kampung—mengatakan iblis tercipta dari api. Ia tahu ibunya berkawan dekat dengan api dan selalu terlihat bahagia ketika…

Tuyul yang berumah di gubuk tengah hutan itu, terus dikejar kemanapun ia berlari oleh Kamituwo Jono. Nafas sang kamitua sampai ngos-ngosan, tersengal-sengal. Kelelahan. Suatu hari, Tuyul…