Oleh: Helmy Khan Tak berselang lama hewan-hewan itu menghilir ke arah timur. Jauh dalam pandangannya, sekelompok hewan yang datang dari arah barat kian mendekati desa—tak sedikit…
Browsing: cerpen sastra
Oleh: Ramli Q.Z. Entah darimana Martolob mendapatkan ajian sesakti itu sehingga ia mampu menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati. Dia hanya cukup komat-kamitkan mulut, mengusap bagian…
Seperti malam-malam lainnya, lebih tepatnya dini hari, pada pukul tiga. Aku akan menyibakkan selimut tebalku dan segera beranjak menuju pintu. Kadang yang kurasakan adalah udara dingin…
Mak Ngah minggat, usai beradu mulut dengan ibu kandungnya sendiri. Sesungguhnya, hanya perihal yang amat sepele, yakni kapan perempuan berumur tiga puluh dua tahun itu menjadi…
Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Stasiun Tepi Kota berhenti cukup lama di Stasiun Ibukota. Penyebabnya, ada rel patah di dekat Stasiun Sentral yang menyebabkan perjalanan kereta…
Pagi menjelang siang di bulan November yang mendung. Aku melangkah keluar dari sebuah gang menuju keramaian kota, lalu berhenti di depan sebuah toko roti. Tiba-tiba saja…
Tak ada yang lebih buruk. Laki-laki itu berusaha menyerahkan tubuhnya pada deras aliran agar menelannya hidup-hidup. Ia hanya ingin Serayu segera memakannya. Menyerahkan seluruh tubuhnya lenyap…
Sejak menderita penyakit mata yang aneh itu, Radi tak mau lagi bergaul dengan teman-temannya. Padahal sebelum penyakit mata itu menyerangnya, Radi dikenal senang bergaul dan sangat…
Seorang perempuan, menggigil dalam tenda di tengah pegunungan, seorang diri. Perbekalannya habis malam ini, dan dia tersesat. Selama seminggu dia berusaha pulang, tapi dia hanya berputar-putar…
Gadis itu terbangun dengan kepala pening di suatu ruang yang gelap. Tak ada seberkas cahaya pun di sana yang dapat digunakan sebagai penerang. Gadis itu bertanya-tanya…