Orin terus berlari ia kehabisan tempat untuk menghindar, akhirnya ia pun menghambur ke arah pantai, dengan kalap Betani terus mengejar. Rekan-rekan yang lain segera meletakkan piring…
Browsing: Dewi Linggasari
Halmahera, 1985 Sekelompok anak remaja itu tampak melarut dalam kegembiraan suasana Idhul Adha, mereka sibuk membakar sate kambing di halaman belakang rumah paling megah di kampung…
Bab VIII Fransis dan Bintang Terang Di Musim Karaka Dewi Linggasari Malam benderang di bawah purnama bulan dalam sinar batu berlian, pun ribuan bintang berserakan seakan…
Bab VII Gadis Dusun Sagu Dewi Linggasari “Magda, besok pagi tanggal merah ke rumah ya! Kita orang ada mau bakar-bakar.” suara lembut Ibu Guru Ambar nyaris…
Bab VI Senja Laut Arafura Dewi Linggasari Sejak hari pemakaman mama menjadi lebih sering diam, wajahnya sayu, seluruh tubuhnya hanya menyisakan tulang belulang sudah pasti rubuh…
Bab V Air Mata Sungai Siret Dewi Linggasari Benarkah susah senang hanya rupa kehidupan, seperti pergantian gelap dan terang? Serupa pergolakan air laut, sesaat pasang kemudian…
Bab IV Pesta Perahu Dewi Linggasari Hari sekolah pertama di SMP akhirnya tiba, mama bersusah payah membelikanku seragam biru putih serta sepatu kets dan tas punggung,…
BAB III Dua Tepi Sungai Fambrep Dewi Linggasari Tanpa terasa waktu terus berpacu, seakan sekawanan kuda perang yang berderap mengepulkan lautan debu. Susah sungguh selama pendidikan…
Bab II Kepergian Kapal Pangrango Dewi Linggasari Mama menghempaskan seluruh tubuh ke atas papan lantai, kini baru terasa betapa pergi memangur sagu ke hutan adalah pekerjaan…
Bab I Asmat –Tanah Rawa Berlumpur Dewi Linggasari Pagi hari, udara jernih dan berembun. Aku adalah seorang gadis kecil yang tertawa gembira di antara mama, bapa,…