Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangerang Selatan, Banten menyelenggarakan Tangsel Writers & Culture Festival /TWCF, Tahun 2026, dengan Tema “Penguatan Ekosistem Literasi dan Regenerasi Sastra”. Satu di antara giat TWCF adalah Temu Sastrawan dan Malam Puncak. Acara Temu Sastrawan dilakukan di Kawasan Balai Kota Tangsel, pada Hari Sabtu, 12 September 2026.
Temu Sastrawan menghadirkan Tiga Nara Sumber Sastra, yaitu: Seno Gumira Aji Darma Sastrawan Senior, Mahwi Air Tawar dari Komunitas Semaan Puisi, dan Bambang Prihadi Sutradara dari Lab Teater Ciputat. Peserta Temu Sasrta terdiri dari berbagai Komunitas sastra semisal Dapoer Sastra Tjisaoek, Guru SMA, Dosen, Sastrawan, Penyair, dan Perwakilan Dinas terkait dari Kota Tangerang Selatan.

Temu sastra memberikan semacam kesepahaman bagi para pihak yang hadir, bahwa Sastra dan Kebudayaan sangat berperan serta untuk kemajuan kehidupan, tertutama di kawasan Tangsel. Untuk itu perlu adanya peningkatan jumlah dan mutu kehadiran Sastrawan, Seniman, dan Budayawan ke Masyarakat luas, terutama ke Sekolah sekolah di Tangsel.
Kepahaman tersebut didukung oleh Dinas terkait di Pemkot Tangsel. Hal ini sesuai dengan ungkapan dukungan yang disampaikan oleh Kepala Bidang Kebudayaan pada Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Tangsel, Ibu Yana Rodiana: “Kami dari Dinas Pendidikan mendukung para Seniman, Sastrawan, dan Budayawan, Khususnya di Tangsel, untuk berkolaborasi dalam giat Kemajuan Kebudayaan. Ke depannya kami akan melakukan program Seniman, Sastrawan, dan Budayawan berkunjung ke sekolah-sekolah berbagi ilmu dan pengalaman. Oleh karena kami saat ini akan mencoba melakukan tahapan Sertifikasi buat para pegiat Seni.” (KA/12/11/26)

