Browsing: Puisi

Isyarat Kematian Pada percik air mengalir disentuhlah dingin dan pelan sayupnya mengabari reranting, tetangga dan sanak keluarga aroma penyengat memenuhi ruangan seluruh penciuman terpusat kepadanya semua…

Narasi Mimpi Arunika yang mulai  menampakan diri Semangat hati yang berjuta arti Dersik pagi menjadi saksi Akan mimpi yang terpendam dalam hati Dirgantara seolah tertawa Anak…

PEREMPUAN YANG MERAYU MUSIM : Amizah 1/ Beribu-ribu musim telah merayumu untuk menjadi waktu Meski feminitas dan telanjang tubuhmu Sudah tak lagi menjadi rujukan untuk mengukur…

JADWAL UNTUK MATI lentera-lentera telah di padamkan kunang-kunang menyusupkan cahayanya di mantel warna abu-abu sebaris puisi ditulis seperti ratapan penjaga mercu suar menangkap kabar celaka :…

MENUJUMU Jalan berbatu yang linu dan pegal diciptakan untuk melengkapi serpihan syukur yang kerap terlewat di atas jalan beraspal yang ngantuk dan dengkur Pemalang, Agustus 2023…

JIKA MAWAR GUGUR sering kali kita berselisih paham bayang-bayang mana akan memisahkan keangkuhan, simpang jalan, atau tangan takdir? begitulah pisau waktu mengiris-iris perjalanan kita sepasang kupu-kupu…

Raden Segoro selepas menjilati ombak-ombak yang tak memiliki debur di pinggir pantai itu lepaskan perahumu dan berjalanlah biarkan gema dari masa lalu yang nyaris dipedang tajam…

Dzulkarnain merupakan nama pena dari Noer Moch Yoga Zulkarnain. Mahasiswa Prodi Aqidah dan Filsafat Islam UIN Sunan Gunung Djati, Bandung. Pemuda kelahiran Sumenep Madura. Demikian penyair…

TIADA TEMPAT SELAIN DIRIMU   Pada relung yang lebih dalam dari palung Pada kerendahan hati bernadi suci Rindu-rindu dengarkan kata penyejuk Sekian lama terlantar tak tersambut…

Kita Adalah Kawanan Anak Burung kita adalah kawanan anak burung yang melepaskan diri dari kurungan nyaman lingkaran sarang di masa kecil menjauh dari perangkap damai indung…