Neng Sarah Setelah pertengkaran hebat hari ini berakhir, suamiku pergi ke rumah orang tuanya dengan keadaan marah dan matanya yang memerah raut wajahnya sangat kesal…
Browsing: cerpen kehidupan
Oleh Vina Nurmala Sari Aku akan mati dalam kurun waktu 48 jam dari sekarang. Dari kecil aku selalu di juluki si pendendam. Alasan keberadaan ku tak…
Oleh Nur Khalisa Pratiwi “Bangun Nak, sekolah!” Suara ibu terdengar di telinga yang ditutupi rambut sedikit mengembang namun terurai ini, panggilan itu aku hiraukan sejenak dan…
Oleh Khairul A. El Maliky “Ingat, kamu jangan sampai lupa. Sebut nama Allah … Allah … Allah … ketika kamu sedang mengerjakan ujian. Semalam kamu sudah…
Cikeu Bidadewi Aku ditinggal ibu kandung sebelum berusia sepuluh. Pagi itu minggu ke tiga di bulan desember. Salju yang tak berhenti turun sejak kemarin sore. Pemandangan…
Oleh Cikeu Bidadewi Pernah suatu malam aku bermimpi, istriku duduk bersimpuh di hadapanku. Dengan gunting di tangan kanannya. Matanya menatap kepadaku dengan dingin. Tetiba ia memotong…
Oleh Ulan Juni Pada akhirnya bumi meminta raga untuk kembali padanya. Daging yang sesungguhnya tercipta dari segumpal tanah dan akan melebur kembali di dalamnya. Malam belum…
Oleh: Ramli Q.Z. Entah darimana Martolob mendapatkan ajian sesakti itu sehingga ia mampu menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati. Dia hanya cukup komat-kamitkan mulut, mengusap bagian…
Mak Ngah minggat, usai beradu mulut dengan ibu kandungnya sendiri. Sesungguhnya, hanya perihal yang amat sepele, yakni kapan perempuan berumur tiga puluh dua tahun itu menjadi…
Kereta Rel Listrik (KRL) jurusan Stasiun Tepi Kota berhenti cukup lama di Stasiun Ibukota. Penyebabnya, ada rel patah di dekat Stasiun Sentral yang menyebabkan perjalanan kereta…