Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Puisi » Sepasang Mata
    Puisi

    Sepasang Mata

    24 Mei 2019Updated:17 Oktober 2021Tidak ada komentar1 Min Read282 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Puisi seperti halnya juga manusia, dia memiliki napas kehidupan. Sebab, puisi lahir dari kegelisahan batin, pikiran dan kecerdasan intelektual. Namun, dalam penyampainnya memang berbeda. Puisi sering menyembunyikan makna dengan kehadiran simbol-simbol yang sengaja diciptakan oleh penyairnya. Itulah yang membuat puisi terasa begitu hidup dalam setiap pembacanya. (Redaksi)

    Puisi-Puisi Adybonga Nuryadi

    Sepasang Mata

    Seumpama kita sepasang mata
    Dekat berdekatan
    Tapi tak saling berpandangan
    Dan sekalinya luka
    Kita menangis bersama-sama
    Adakah kita setubuh
    Sekali jatuh.

    Hati meremuk, sungguh

    Manakala waktu sudah masuk bagian rindu
    Aku sibuk menenggelamkan diri ke dalam buku
    Membiarkan kata mengaca rasa

    dan membaca kita yang bercinta seperti sepasang mata.

    Bsd 2018

    Menonton Masa lalu

    Di dalam linangan hujan. Orang-orang berkerumun menonton masa lalu pada layar putih yang terkembang, sejurus pandang
    Seperti proyektor film tua yang memutar gambar-gambar clise dan memata-matainya dengan lekat cahaya.

    Antara mereka, aku bersidekap dengan gigil, menahan hardik hujan
    Bertambah pula kengiluan pada tulang sum-sumku, sesaat sekelebat kenangan berkecipak dalam genangan.

    Duh hati terlampau mendarahkan engkau
    Sampai mati aku dilamun galau.

    Bsd 2018

    Adybonga Nuryadi, adalah pekerja seni kelahiran Balaraja, Tangerang.

    Puisi Puisi Cinta Puisi Romantis
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleSepintas Tentang Mocopat
    Next Article Gadis yang Berlari dari dalam Angkot

    Postingan Terkait

    Puisi-Puisi Wyaz Ibn Sinentang

    10 Mei 2026

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Kebersamaan dalam Keberagaman Agama dan Budaya dari Novel Hujan Bulan Juni

    2 Juni 202611 Views

    Makna Takdir dan Kesabaran dari Novel Jodoh pasti Bertemu

    1 Juni 202623 Views

    Perjuangan Perempuan dalam Mempertahankan Martabat dan Haknya Ditengah Penindasan Sistematis dalam Novel Entrok

    31 Mei 20265 Views

    Menakar Aroma Surealisme Puisi Penyair D. Zawawi Imron “Sungai Kecil”

    19 Mei 202666 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (88)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (81)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (190)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (167)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (99)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.