Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Puisi » Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana
    Puisi

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026Tidak ada komentar2 Mins Read87 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Mazmur

    Pada suatu malam yang uzur oleh takdir,
    kutanggalkan cintaku dari dadaku
    laksana pengembara menanggalkan bekal terakhirnya.

    Bukan musabab kasih itu telah susut,
    melainkan agar engkau berjalan lebih ringan
    melintasi lorong-lorong hari yang terjal.

    Maka biarlah aku tinggal di belakang zaman,
    menjaga bara yang kian redup di dada sendiri.
    Sebab cinta yang tulus seringkali memilih
    lenyap dari cahaya
    agar yang dikasihinya tetap terang.

    Darah yang Ditakar oleh Sunyi

    Cinta tiada selalu menjelma bunga dan fajar.
    Ada kalanya ia turun sebagai musim luka,
    membelah dada dengan sabar.

    Aku menadahnya dengan dua tangan terbuka,
    sebagaimana bumi menadah hujan pertama.
    Segala pedih yang datang kupelihara sendiri,
    kutaruh jauh dari langkahmu.

    Biarlah darah itu mengalir dalam sunyi,
    selama engkau tak perlu mengenalnya.

    Tembang bagi Api

    Pada pelataran malam yang dingin
    sebatang nyala berdiri tanpa api.
    Ia mengusir gelap dari sekelilingnya
    dengan tubuhnya sendiri sebagai korban.

    Lilin itu kian menipis oleh waktunya,
    namun tak sekali pun ia menawar takdirnya.
    Demikianlah kasih yang sejati bekerja
    ia memberi terang sepanjang malam
    meski fajar kelak menemukan dirinya
    tinggal sisa.

    Perkara Dua Takdir

    Ada jiwa yang berjalan di muka jalan,
    menjunjung harapan sebagaimana mahkota.
    Ada pula jiwa yang berjalan di belakangnya,
    memikul segala yang tak terlihat dunia.

    Yang di depan disebut beruntung,
    yang di belakang hanya dikenal sunyi.
    Namun Tuhan mengetahui timbangan yang rahasia
    betapa berat bahu yang rela menanggung
    demi satu kebahagiaan tak tersisa.

    Waktu yang Dikorbankan

    Tahun-tahun gugur dari tanganku
    laksana daun tua dari dahan musim.
    Satu demi satu kupersembahkan kepadamu
    tanpa sempat kuhitung kembali.

    Hari-hari itu kini menjadi jalan bagimu,
    tempat langkahmu bertumbuh tinggi.
    Sedang aku berdiri di tepi usia,
    menatap waktu yang telah kuhibahkan.

    Namun hatiku tiada menyesal,
    sebab sebagian hidupku
    telah menjelma sayap bagi hidupmu.

    Alfiansyah Bayu Wardhana, yang akrab disapa Alfian, lahir di Jakarta pada 16 Juli 2001. Ia merupakan penulis yang karyanya telah dipublikasikan di berbagai media. Selain menulis, ia juga mengajar dan terkadang buat konten literasi di Tiktok. Ia dapat dihubungi melalui @hoyalfi.

    penyair indonesia penyair nusantara Puisi Sastra Indonesia
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleSensasi Wahana Banana Boat di Kuningan Jawa Barat
    Next Article Objek Wisata Djoyland Haurgeulis

    Postingan Terkait

    Puisi-Puisi Wyaz Ibn Sinentang

    10 Mei 2026

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 2025

    Puisi-Puisi Amanda Amalia Putri

    30 November 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Menakar Aroma Surealisme Puisi Penyair D. Zawawi Imron “Sungai Kecil”

    19 Mei 202656 Views

    Revolusi Kue Modern di Era Digital: dari Dapur Rumahan Menjadi Industri Kreatif Bernilai Jutaan

    18 Mei 202613 Views

    Puisi-Puisi Wyaz Ibn Sinentang

    10 Mei 202633 Views

    Dari Desa Gandoang untuk Dunia: Menjaga Makna Budaya dalam Tradisi Ngasa

    9 Mei 202614 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (81)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (190)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (167)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (99)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.