Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Puisi » Sajak Tukang Bangunan
    Puisi

    Sajak Tukang Bangunan

    17 November 2019Tidak ada komentar2 Mins Read943 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Puisi seperti makhluk gaib, dia selalu hadir dengan caranya. Terkadang, dia berada pada hati yang sedih, gembira, marah atau pun kehilangan. Puisi, selalu menjadi wakil rasa yang sangat setia. Itulah yang terbaca pada puisi-puisi yang terpilih minggu ini. Selamat membaca. (Redaksi)

    [iklan]

    Puisi-Puisi Raeditya Andung Susanto

    Aku

    Aku adalah anak seorang petani yang dibesarkan
    air mata dan keringat bapakku sendiri
    air mata padi yang sebelum menguning diserang hama
    keringat tanah yang mengering tepat sebelum hujan reda

    setelah subuh, ketika orang-orang masih mesra dengan
    kantuknya yang manja, aku harus sudah bergegas berangkat
    kerja kala matahari baru saja selesai cuci muka
    sebagai buruh yang pantang mengeluh
    sebagai nyala yang pantang runtuh

    kemudian menenangkan sore dan menangkap senja untuk dibawa
    pulang ke kontrakan yang jendelamya semakin renta dimakan usia
    lalu menanak nasi dan menelpon bapak ibu di kampung sebagai teman
    makan nanti
    sesaat sebelum menidurkan malam, di langit Jakara aku mengudarakan
    doa-doa kepada mereka berdua agar selalu sehat dan bahagia serta belajar
    menjadi penipu kecil mahir yang tiap ditanya kabar, selalu kujawab dengan
    baik-baik saja.

    Jakarta, 2019

    Sajak Tukang Bangunan

    Sebelum bekerja, ia mengumandangkan doa dengan
    cangkul di tangan kemudian mengolah kehidupannya.
    Bersama pasir, semen dan batu bata ada cita-cita anaknya
    yang ia bawa dari desa, hadiah untuk istri tercinta hingga
    tiket umrah untuk kedua orang tua yang semakin senja.

    Dan pada malam-malam yang ranum cahaya rembulan
    Jakarta, ia mengabiskan waktu tidurnya untuk menitipkan
    mimpi-mimpi kepada Tuhan yang teduh dalam sorai
    bintang jatuh.

    Jakarta, 2019

    Lengang

    Tidak ada lengang selain
    di kotaku dan kotamu yang
    berjarak rindu

    Cikarang, 2019

    Rumah

    Di mana pun cinta berada
    kau tetap menjadi rumahku

    sebagai satu-satunya tempat
    untuk menenangkan waktu
    sebagai satu-satunya alamat
    yang dituju oleh rindu

    Bekasi, 2019

    Raeditya Andung Susanto, penulis muda kelahiran Bumiayu Brebes Tergabung dalam komunitas Bumiayu Creative City Forum (BCCF). Penulis senyum lembah ijen, penulis puisi anak Balai Bahasa Jawa Tengah dan Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.

    bahasa puisi Puisi Cinta puisi kehidupan puisi perantau
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleUndangan Kesedihan
    Next Article Anugerah Sastra Litera 2019

    Postingan Terkait

    Puisi-Puisi Wyaz Ibn Sinentang

    10 Mei 2026

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Kebersamaan dalam Keberagaman Agama dan Budaya dari Novel Hujan Bulan Juni

    2 Juni 202611 Views

    Makna Takdir dan Kesabaran dari Novel Jodoh pasti Bertemu

    1 Juni 202623 Views

    Perjuangan Perempuan dalam Mempertahankan Martabat dan Haknya Ditengah Penindasan Sistematis dalam Novel Entrok

    31 Mei 20265 Views

    Menakar Aroma Surealisme Puisi Penyair D. Zawawi Imron “Sungai Kecil”

    19 Mei 202666 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (88)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (81)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (190)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (167)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (99)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.