Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Sains » Sains dan Teknologi untuk Kita
    Sains

    Sains dan Teknologi untuk Kita

    28 Mei 2019Updated:13 November 2019Tidak ada komentar4 Mins Read14 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Sains dan Teknologi untuk Kita

    Atik Bintoro

    Era saat ini tentu yang namanya Sains dan Teknologi sudah menjadi kebutuhan sehari hari, mulai dari kebutuhan masak memasak makanan, sistem komunikasi, transportasi maupun edukasi pembelajaran dari TK sampai Perguruan Tinggi. Begitu juga dari hal tradisi, budaya sampai bersastra ria pun masih memerlukan sains dan teknlogi, semua memerlukan kehadiran peran serta Sains dan Teknologi, Tingkat ketergantungan manusia pada Sains dan Teknologi sepertinya sudah tidak mungkin bisa dipisahkan, lebih lebih untuk pemenuhan kebutuhan modern semacam  : Handpone, Mobil, Motor, Pesawat terbang, Televisi, computer, dan internet.

    [iklan]

    Oleh karena itu sudah sewajarnya jika diharapkan, bahwa semua orang  bisa memanfaatkan peran serta Sains dan Teknologi sesuai dengan kebutuhan masing masing, misalnya dari teknologi yang paling sederhana sampai teknologi tinggi. Disamping itu jika diperlukan justru bisa memahami prinsip kerja Sains dan Teknologi yang diperlukan, meskipun berupa produk Sains dan Teknologi yang paling sederhana sekali pun, semisal produk Teknologi Tepat Guna untuk keperluan sehari hari, semacam peralatan mesin mikser maupun blender untuk bikin Jus Buah. Bagi pengguna, memang sebaiknya bisa memahami cara kerja mesin tersebut sehingga bisa memanfaatkan sebaik baiknya, dan terhindar dari kesalahan operasional peralatan tersebut.

    Tentu produk Sains dan Teknologi tepat guna bukan barang langka untuk saat ini, dan hampir dimiliki oleh setiap keluarga.  Bahkan untuk peralatan teknologi tinggi semacam Pesawat Terbang Tanpa Awak pun sudah mulai dikuasai oleh bangsa Indonesia, khususnya oleh pemain Teknologi tinggi. Untuk kebutuhan produk Pesawat terbang, Indonesia bukanlah Negara rata rata, tetapi sudah mulai menggeliat menuju kemandirian, khususnya di ranah  rancang bangun Pesawat Terbang Tanpa awak (Unmanned Aerial Vehicle/UAV). Beberapa pemain UAV sudah mulai memperkenalkan produk produknya, ada juga yang bermitra dengan Pusat Teknologi Penerbangan – Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Pustekbang – LAPAN). Produk mereka bahkan sudah ada yang diekspor ke luar negeri. Diantara UAV yang telah berhasil diproduksi sebagai karya anak bangsa terlihat seperti di bawah ini.

    Gambar 1 : UAV karya anak bangsa dari Bandung

    Gambar 2 : UAV karya anak bangsa persiapan terbang

    Sedangkan untuk pesawat terbang berawak, khususnya Pesawat untuk keperluan transportasi telah dikembangkan Pesawat Terbang seri N219 berisi 19 penumpang. Pesawat ini direncanakan akan melayani transportasi udara pada daerah terpencil di seluruh Indonesia. Prototip hasil karya anak bangsa produksi LAPAN bekerjasama dengan PT. Dirgantara Indonesia (PT. DI) ini telah berhasil terbang, dan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo pada tahun 2017, dua tahun yang lalu.

    Presiden Joko Widodo meresmikan Prototip Pesawat Terbang N219 “Nurtanio”. Sumber : https://nasional.kompas.com/read/2017/11/10/16192871/jokowi-minta-pesawat-n-219-nurtanio-segera-dipasarkan?page=all

    Disamping itu, prestasi anak bangsa dalam rancang bangun pesawat terbang N219 pun berhasil menginspirasi penulis untuk melahirkan puisi seperti di bawah ini.

    LASKAR YANG TERSISA

    untuk : tim teknis N219

    Idola itu hampir hampir sirna
    Ketika mau bubar mata pun nanar
    tiada binar, hanya cinta negeri yang kami punya,
    kami setia di sini, menanam bijih teknologi

    Ketika hampir bubar, tatapan tunduk
    tak sanggup berpeluk apalagi tangan bertepuk,
    terbantai terburai burai
    berderai nestapa tiada nyali berusaha
    hanya cinta negeri yang kami punya,
    kami bertahan menunggu hujan

    Ketika mulai senyap, tanpa berita
    Anak anak negeri tak sanggup berdiri
    carut marut ambil untung sendiri
    dendam kami masilh membara,
    untuk negeri tercinta, terbang
    keliling semesta, mengudara

    Tiba tiba saudara tua anak kandung
    negeri kembali menggugah pertiwi
    Pesan Soekarno berderai semai
    lagi ” terbanglah garudaku ‘

    Laskar sisa yang kami punya
    bukan pasukan yang luar biasa
    hanya cinta negeri yang kami punya
    hanggar bergetar, mesin mesin diam
    bergumam kamu bisa dan kamu memang bisa,
    bergandeng tanganlah, jangan berpencar

    yang punya doa kirimkan doa
    yang punya pikir kirimkan pikir
    yang punya tenaga kirim tenaga
    yang bersemangat kirim semangat

    Garudaku terbang, berkendara
    teknologi tinggi, pesawatku berjaya
    selamanya …. wuuuung …….. wung
    uji terbang perdana telah mengudara
    Mendarat selamat membuat negeri bermartabat.
    Negeriku memang hebat

    —-
    Jakarta, 16 Agustus 2017
    Selamat dan sukses untuk
    uji terbang perdana pesawat N219,
    karya anak bangsa kerjasama LAPAN dan PT DI.,Bandung.

    Besar harapan kita, bahwa bangsa Indonesia bisa menguasai teknologi tinggi, khususnya rancang bangun Teknologi Pesawat Terbang. Disamping juga tetap bersemangat menjaga tradisi budaya bangsa khususnya melalui ranah sastra nusantara, Semoga. (KA)

    ilmu pengetahuan sains teknologi dan sastra
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleMenempuh Jalan Penyair
    Next Article Lima Tips Membuat Film Cinematic ala Film Festival

    Postingan Terkait

    Perpanjang Masa Bonus Demografi Melalui Pemanfaatan Teknologi

    19 Januari 2025

    SAF Bahan Bakar Alternatif untuk Pesawat Udara

    20 April 2024

    Prospek Industri Ban Pesawat di Indonesia

    21 Desember 2023
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Menolak Pudar: Jejak Keindahan “Situ Lengkong Panjalu” Yang Tak Lekang Oleh Waktu

    18 April 20269 Views

    Pas Lebaran 2026, Reuni SDN Jajag Lor Kali, Juga Oke…

    18 April 202661 Views

    Harga Sebuah Kicauan: Sebuah Narasi Narsisme Antroposentris

    18 April 202632 Views

    Muara Jambu Ciater Tempat Wisata dan Camping

    13 April 202613 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (155)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.