Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Sosialita » Menolak Pudar: Jejak Keindahan “Situ Lengkong Panjalu” Yang Tak Lekang Oleh Waktu
    Sosialita

    Menolak Pudar: Jejak Keindahan “Situ Lengkong Panjalu” Yang Tak Lekang Oleh Waktu

    18 April 2026Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Panjalu, Ciamis – Di tengah hiruk-pikuk arus mudik dan momen silaturahmi Idulfitri, ada satu titik di utara Kabupaten Ciamis yang kembali menjadi muara rindu bagi ribuan orang, Situ Lengkong Panjalu. Destinasi ini seolah tak punya masa kedaluwarsa, ia tetap menjadi magnet utama bagi para perantau yang pulang ke tanah Pasundan, membuktikan diri sebagai keindahan yang menolak pudar oleh zaman.

    Sejak hari kedua Idulfitri, dermaga Panjalu mulai dipadati pengunjung. Antrean perahu motor yang siap mengantar wisatawan menuju Nusa Larang—pulau di tengah danau—menjadi pemandangan ikonik yang rutin terjadi setiap tahun. Hanya dengan bayar tiket masuk Rp. 10.000 perorang saja pengunjung sudah bisa masuk ke area danau.

    “Setiap pulang mudik ke Ciamis, saya selalu kesini, murah meriah aja anak-anak main datang pagi-pagi biar menghirup udara segar, suara burung, dan ketenangan saat berziarah di pulau. Ini tempat untuk recharge energi sebelum kembali ke kota,”  ujar Mamah Arga, salah satu pemudik asal Bandung.

    Situ Lengkong bukan sekadar objek wisata alam. Di pulau Nusa Larang, terdapat makam Prabu Hariang Kancana, tokoh besar yang membawa ajaran Islam ke wilayah ini. Hal inilah yang membuat Situ Lengkong memiliki nilai abadi. Di saat tempat wisata lain hanya menawarkan hiburan visual, Panjalu menawarkan kedalaman spiritual.

    Selama libur Lebaran, ribuan peziarah datang silih berganti, dengan membayar Rp 15.000 perorang untuk ongkos naik perahu motor, mereka menyeberang menggunakan perahu untuk berziarah, membelah hamparan air yang tenang sambil menatap ribuan kalong (kelelawar besar) yang bergelantungan di pohon-pohon. Pemandangan ini seolah membawa kita kembali ke masa ratusan tahun silam, sebuah fragmen sejarah yang tetap terjaga dengan rapi.

    Tak hanya keindahan alam, edisi Lebaran di Situ Lengkong juga menjadi pesta kuliner bagi para wisatawan. Deretan warung di pinggir danau menyajikan hidangan khas Sunda yang otentik. Nasi liwet hangat, ikan nila bakar segar dari danau, hingga opak dan ranginang, begitupula deretan toko souvenir dari mulai kerajinan tangan hingga kaos bergambar panjalu yang bisa request sablon nama. Panjalu menjadi pelengkap sempurna untuk merayakan hari kemenangan bersama keluarga.

    Meskipun zaman terus berganti dan banyak destinasi wisata modern bermunculan dengan lampu-lampu neon yang gemerlap, Situ Lengkong Panjalu tetap teguh dengan karakternya yang bersahaja. Situ Lengkong Panjalu adalah bukti nyata bahwa kombinasi antara sejarah, alam yang dijaga, dan nilai spiritual akan selalu memiliki tempat di hati masyarakat. Ia adalah warisan yang tak lekang oleh waktu, tempat di mana masa lalu dan masa kini bertemu dalam sebuah harmoni yang syahdu di hari yang fitri.

    Tips berwisata ke Situ Lengkong Panjalu datang masih pagi, agar bisa menikmati alam yang masih segar dan belum ramai. Jangan lupa buang sampah pada tempatnya dan jangan lupa membeli kerajinan tangan dan baju-baju souvenir serta camilan tradisional khas Panjalu yang dijajakan. Untuk tarif parkir motor kisaran Rp3000- Rp5000 dan mobil Rp10.000. (Ulpa/18/4/26)

    Destinasi Wisata di Ciamis Situ Lengkong Panjalu Wisata Alam Jawa Barat
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticlePas Lebaran 2026, Reuni SDN Jajag Lor Kali, Juga Oke…

    Postingan Terkait

    Muara Jambu Ciater Tempat Wisata dan Camping

    13 April 2026

    Objek Wisata Djoyland Haurgeulis

    13 April 2026

    Sensasi Wahana Banana Boat di Kuningan Jawa Barat

    12 April 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Menolak Pudar: Jejak Keindahan “Situ Lengkong Panjalu” Yang Tak Lekang Oleh Waktu

    18 April 20260 Views

    Pas Lebaran 2026, Reuni SDN Jajag Lor Kali, Juga Oke…

    18 April 202651 Views

    Harga Sebuah Kicauan: Sebuah Narasi Narsisme Antroposentris

    18 April 202612 Views

    Muara Jambu Ciater Tempat Wisata dan Camping

    13 April 202613 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (155)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.