Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Puisi » Puisi ‘Cerita Dewasa’
    Puisi

    Puisi ‘Cerita Dewasa’

    29 Agustus 2022Tidak ada komentar2 Mins Read328 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    CERITA DEWASA

    konon, hidup ini
    adalah sebuah cerita
    dari ada menuju tiada
    bahkan proses kita ada pun
    juga sering diceritakan
    kita sebagai kanak
    mungkin abadi
    sebab hidup adalah
    rindu cerita kasih sayang
    rindu yang menggebu seolah ingin
    menjadi dewasa
    dan ber ini itu anu
    tanpa menyadari
    segala sesuatu ada risikonya

    kadang tak disadari
    bahwa hidup itu adalah cerita
    yang tidak layak diceritakan
    di sudut-sudut warung kopi
    yang remang
    maupun diperkumpulan
    ruang sebuah instansi

    Bojonegoro, 17/08/2022

    MALAM

    malam ini puisi berusaha
    menarik-narik tanganku
    agar menjamah tubuhnya
    menjadi sempurna
    padahal
    malam ini
    ingin kuberpagut dengan kasihku
    di balik selimut
    sambil meniadakan resah
    beban kerja seharian

    malam ini juga malam selanjutnya
    kupagut kasihku
    dan kujamah tubuh puisi
    di balik selimut angan-angan
    di atas dipan yang sesekali bergoyang
    berderak di antara bunyi-bunyi serak
    hasil percintaan

    Bojonegoro, 18/09/2022

    SESUNGGUHNYA

    sesungguhnya
    orang tua menyayangi kita
    dengan segalanya
    sesungguhnya
    kita adalah kanak abadi
    dalam semestanya

    sesungguhnya
    mertua menyayangi kita
    dengan menyerahkan
    semestanya
    kepada kita

    Bojonegoro, 19/08/2022

    SESUNGGUHNYA (2)

    sesungguhnya
    semesta apakah ini?
    yang memberi
    pada kita segalanya
    hingga kita bersuka
    dan menjadi tidak terasa
    ketika menginjak kaki
    teman berdansa

    sesungguhnya
    naluri apakah ini?
    yang memandang terkesima
    pada dada dan paha yang terbuka
    dalam dingin malam pada semesta

    sesungguhnya
    diri apakah ini?
    yang hidup dalam semesta yang maha
    dengan denyut-denyut kekhawatiran
    yang nyata dalam hal yang fana

    Bojonegoro, 19/08/2022

    MEMATIKAN LAMPU BERANDA

    dulu sering kami lakukan
    mematikan lampu beranda depan
    ketika purnama sedang benderang

    di bawah pohon sawo
    di atas amben kayu yang telah
    banyak melewati waktu
    kami bercengkrama
    tentang indahnya dunia

    kepak kelelawar hanya mengejutkan sebentar
    karena kami lebih asyik
    mendengar cerita-cerita bapak tentang masa lalu
    sambil kami menganyam angan-angan

    terbayang malam itu kesederhanaan
    yang lebih mewah daripada kemewahan itu sendiri
    angin dingin dan gigit nyamuk tak terasa

    anyaman angan-angan menjadi pudar
    ketika kami bersua dunia sebenar
    yang telah dicengkeram
    berita-berita ketakutan akan langkanya
    lapangan pekerjaan, harga bbm
    dan lawakan politik yang menggelitik

    Bojonegoro, 20/08/2022

    Safandi Mardinata, lahir di Tuban pada 29 Juni 1983. Karya tulisnya berupa puisi, cerpen, geguritan, serta cerkak telah termuat di beberapa media cetak, media daring, dan buku-buku antologi bersama. Buku-bukunya yang telah terbit; Titip Kangen (MNC, 2016), Cethik Geni (Temalitera, 2018), Jalanidhi (Temalitera, 2020), Sastra Jawa Modern dan Seksualitas Perempuan (Lensa Publishing, 2022). Sejak 2011 berdomisili di Kabupaten Bojonegoro dan bergiat di Sanggar Interlude.

    Penyair Bojonegoro puisi indonesia sastra puisi
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleSambara dan Ikan Bawal
    Next Article Tiga Pentigraf ‘Kejutan Rumah Bordil’

    Postingan Terkait

    Puisi-Puisi Wyaz Ibn Sinentang

    10 Mei 2026

    Menikmati Panjat Tebing Puisi Penyair Darmanto Jatman “Memandang Padang Alang-Alang Pada Suatu Malam”

    9 Mei 2026

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Menakar Aroma Surealisme Puisi Penyair D. Zawawi Imron “Sungai Kecil”

    19 Mei 202644 Views

    Revolusi Kue Modern di Era Digital: dari Dapur Rumahan Menjadi Industri Kreatif Bernilai Jutaan

    18 Mei 202612 Views

    Puisi-Puisi Wyaz Ibn Sinentang

    10 Mei 202632 Views

    Dari Desa Gandoang untuk Dunia: Menjaga Makna Budaya dalam Tradisi Ngasa

    9 Mei 202613 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (81)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (190)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (167)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (99)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.