Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Tradisi » Perayaan Cap Go Meh
    Tradisi

    Perayaan Cap Go Meh

    7 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read7 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Cap Go Meh adalah salah satu perayaan besar bagi masyarakat Tionghoa sebagai puncak dari perayaan Tahun Baru Imlek. Cap Go Meh diselenggarakan pada hari ke-15 pada bulan pertama berdasarkan kalender China.

    Adapun makna Cap Go Meh bagi masyarakat Tionghoa adalah:  Cap Go berarti lima belas dalam dialek Hokian. Perayaannya jatuh pada hari ke-15 setelah perayaan Imlek atau bertepatan dengan munculnya bulan purnama. Meski sama-sama perayaan istimewa di tahun baru Imlek, sebenarnya ada beda Imlek dengan Cap Go Meh?

    Imlek diartikan sebagai tahun baru China yang jatuh pada tanggal satu di bulan pertama di awal tahun. Konon, perayaan ini erat kaitannya dengan perayaan musim semi. Secara garis besar, perayaan tahun baru Imlek dibagi menjadi tiga bagian, yaitu: Imlek, sembahyang Tuhan Allah, dan Cap Go Meh sebagai penutupnya.

    Perayaan Imlek dimulai sekitar abad ke-5 Masehi. Doa, kesunyian, dan keluarga identik dengan perayaan Imlek. Sedangkan kemeriahannya dinamakan Cap Go Meh. Umumnya perayaan ini disertai keramaian dan pertunjukan berupa Festival Naga dan Barongsai. Naga, Barongsai, tetabuhan, dan petasan dipercaya bisa mengusir roh jahat dan mengusir hawa buruk.

    Barongsai, Liong, dan hiasan gemerlap dari ratusan cahaya lampion yang meriah pada saat perayaan Cap Go Meh ini tidak hanya dinantikan oleh masyarakat Tionghoa, tapi juga masyarakat umum.

    Cap Go Meh kerap kali dimanfaatkan sebagai momen untuk kumpul keluarga sambil menikmati hidangan makan malam. Salah satu makanan khas saat perayaan ini adalah Tang Yuan. Pada masyarakat Tionghoa di Indonesia jenis makanan ini lebih dikenal dengan sebutan Lontong Cap Go Meh yang jadi menu wajib di setiap perayaan Festival Lampion.

    Dihimpun dari berbagai sumber oleh: Abah Yoyok

    cap go meh imlek Tahun baru cina
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleJanji yang Tidak Ingkar Janji
    Next Article Tanda Awal WS Rendra Seorang Pecinta

    Postingan Terkait

    Tradisi Potong Jari, Papua

    17 Mei 2024

    Tradisi dan Riwayat Ketupat

    25 April 2024

    Falsafah Lakon Bima Suci dan Arjuna Wiwaha

    27 Januari 2024
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Puisi dan Cerpen Terpilih mbludus.com Tahun 2026

    29 Maret 202685 Views

    Puisintaksis dan Manusia Algoritma: Ketika Peluncuran Buku Menjadi Peristiwa Ontologis

    21 Februari 202690 Views

    Buku Sang Nabi

    9 Februari 202615 Views

    Hak Tubuh Istirahat

    26 Januari 202616 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (208)
    • Bisnis (7)
    • Buku (84)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (78)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (188)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (143)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.