Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Tradisi » Tahu Gejrot
    Tradisi

    Tahu Gejrot

    21 Oktober 2021Tidak ada komentar2 Mins Read27 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Yang namanya Tahu hampir setiap orang menyukainya, dari anak-anak sampai dewasa. Apalagi kakek dan Nenek. Tahu adalah sejenis bahan makanan yang terbuat dari kacang Kedele dan mempunyai tekstur yang empuk dan lembut. Digoreng enak untuk pelengkap lauk-pauk, disayur juga asyik. Selain digoreng untuk lauk makan atau disayur, Tahu juga banyak dibuat orang sebagai makanan ringan atau camilan. Ada banyak kuliner yang terbuat dari bahan Tahu, salah satunya adalah Tahu Gejrot yang merupakan jajanan khas daerah Cirebon-Jawa Barat, dan dalam perkembangannya telah menyebar ke beberapa kota antara lain di Jakarta, Malang, Semarang, Depok dan Surabaya dan di beberapa tempat di kota-kota besar lainnya di Indonesia. Jajanan Tahu Gejrot bisa ditemui tidak hanya di perkotaan saja tapi ada juga pada pedagangTahu Gejrot yang keliling kampung dan perumahan-perumahan di pinggiran kota.

    Kuliner Tahu Gejrot ialah tahu goreng yang dipotong kecil-kecil kemudian ditaruh di atas piring kecil, dan tahu yang digunakan umumnya tahu sumedang, dimakan dengan kuah yang bumbunya terdiri dari cabe, bawang putih, bawang merah dan gula jawa. Bisa disajikan di piring kecil atau dipincuk daun pisang. Cara menikmatinya pun unik, yaitu dengan menggunakan lidi kecil atau biting untuk menusuk tahu yang sudah dipotong-potong dan disiram kuah bumbu, ditambah saos jika perlu. Kuah bumbu dan dan saos inilah yang bikin nikmat, menggugah selera, lidah kecipak-kecipak dan mata merem melek  Gurih-gurih pedas.

    Jika anda sulit mendapatkan pedagang Tahu gejrot ini, anda bisa membuatnya sendiri di rumah. Bahan yang dibutuhkan dan cara mengolahnya pun cukup mudah, bahkan untuk pemula sekalipun. Berikut resep Tahu Gejrot yang paling sederhana.

     

    1. Siapkan bahan-bahan yang terdiri dari:

    – 10 buah tahu pong
    – 1 1/2 sendok makan gula jawa
    – 1 sendok teh asam jawa
    – 1 sendok makan kecap
    – 250 ml air
    – garam secukupnya

     

    2. Bahan/bumbu yang dihaluskan

    – 2 butir bawang merah
    – 2 siung bawang putih
    – 5-10 buah cabai rawit hijau

     

    3. Cara membuat:

    – Siapkan tahu goreng yang sudah dipotong-potong.
    – Siapkan panci, rebus air sampai mendidih. Masukkan gula jawa dan asam jawa. Masak sampai kembali mendidih sambil terus diaduk, lalu saring. Masukkan bumbu yang sudah dihaluskan.
    – Siram tahu dengan rebusan air gula dan asam jawa yg sudah dicampur bumbu. Sajikan tahu dengan siraman air bumbu yang sudah dibuat.

    Dihimpun dari berbagai sumber oleh: Abah Yoyok

    kuliner khas Cirebon kuliner tradisi Tahu Gejrot
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleMbah Samin Ngoceh (2)
    Next Article Ngapak : Bahasa Rasa Kampung yang Terjaga

    Postingan Terkait

    Dari Desa Gandoang untuk Dunia: Menjaga Makna Budaya dalam Tradisi Ngasa

    9 Mei 2026

    Tradisi Potong Jari, Papua

    17 Mei 2024

    Tradisi dan Riwayat Ketupat

    25 April 2024
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Kuliner Rumah Makan Kharitzma

    10 Juni 202612 Views

    Evokasi Horison Biru di Puisi Karya Hartojo Andangdjaya “Dari Seorang Guru Kepada Murid-Muridnya”

    9 Juni 202630 Views

    Gunung Ciwaru Majalengka, Destinasi Wisata Alam yang Semakin Populer di Jawa Barat

    9 Juni 202616 Views

    Keheningan sebagai Suara Kemanusiaan dalam Biola Tak Berdawai

    8 Juni 20267 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (92)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (82)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (190)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (173)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (99)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.