Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Sosial Politik » Kurban dan Makna Politik Indonesia
    Sosial Politik

    Kurban dan Makna Politik Indonesia

    13 Agustus 2019Updated:15 November 2019Tidak ada komentar2 Mins Read10 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Kurban dan Makna Politik Indonesia

    Nana Sastrawan

    Takbir berkumandang di langit malam seluruh daerah Indonesia. Ya, pada tanggal 11 Agustus 2019 adalah hari raya Idul Adha. Negara Indonesia yang mayoritas pendudukanya beragama Islam, menyambut gembira kedatangan hari raya Idul Adha. Hari raya yang dimaknai dengan pengorbanan dan disimbolkan dengan penyembelihan binatang ternak, seperti Kambing, Sapi dan Kerbau. Seluruh rakyat bersuka cita, tempat-tempat ibadah ramai didatangi oleh masyarakat sekitarnya, mereka menyaksikan penyembilah hewan kurban sambil menanti pembagian dagingnya.

    Penyembelihan herwan ternak merupakan simbol dari peristiwa Nabi Ibrahim dan Nabi Ismail yang tercatat dalam kitab suci Agama Islam. Perayaan ini juga bertepatan dengan Kemerdekaan Indonesia yang ke 74 pada tanggal 17 Agustus 2019, pasca perhelatan pemilihan umum di Indonesia. Tentu saja, perayaan ini menjadi pendingin suasana yang panas setelah masyarakat Indonesia dibenturkan dengan dua pilihan calon presiden.

    Kita bisa mengamati bagaimana masyarakat Indonesia seolah terbelah menjadi dua kubu pada pemilu, mereka sindir-menyindir bahkan tidak sedikit yang berujung dengan hukum pidana. Tidak hanya itu, peristiwa kerusuhan di berbagai titik di Ibukota pasca pemilihan umum ketika Komisi Pemilihan Umum menetapkan pemenang calon Presiden dan wakil presiden, dan beberapa peristiwa penting lainnya ketika penggugatan hasil pemilu ke Mahkamah Konstitusi.

    [iklan]

    Kini situasi panas pasca pemilu mulai mereda, partai-partai mulai berrekonsiliasi, saling bertemu dan bermusyawarah untuk menentukan nasib bangsa Indonesia ke depan. Politisi dan Para Pimpinan partai pun mulai membangun komunikasi kepada pihak-pihak terpilih untuk saling mengisi posisi-posisi penting dalam membangun bangsa.

    Bolehlah kita dapat memaknai peristiwa kurban sebagai simbol membunuh amarah, kebencian dan sifat-sifat buruk lainnya dalam diri manusia. Para politisi, pemerintah dan wakil rakyat yang terpilih meski mengedepankan kepentingan bangsa dan negara daripada kepentingan pribadi. Seperti hal nya daging-daging ternak yang dikurbankan, daging-daging itu dibagikan ke seluruh lapisan masyarakat dengan adil, dan orang-orang yang menyembelihnya pun diberikan. Konsep Adil dan Makmur ini tersimpan dalam perayaan hari raya Idul Adha. Semua terawasi dan bergotong royong.

    Bisakah Negeri ini terbebas dari politik busuk dan kebencian? Atau mewujudnya pemerintah yang bebas korupsi? Kuncinya adalah keberpihakan. Kurban, wujud keberpihakan. Ya, politik semestinya juga berpihak kepada kepetingan rakyat bukan kepada golongan tertentu. Mari kita merayakan kurban dan kemerdekaan Indonesia dengan kebersihan hati dan ketulusan jiwa!

    Hari Raya Kurban di Indonesia Kurban dan Politik Indonesia Perayaan Idul Adha Perayaan Kurban
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleRebana Betawi
    Next Article Pekan Film Masyarakat Adat 2019

    Postingan Terkait

    Zaman Apokaliptik

    4 Januari 2026

    Mengenal Sistem Administrasi Negara Indonesia

    30 Oktober 2025

    Antara Paradoks Kekuasaan dan Sejarah Perjuangan Bangsa

    1 September 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Situ Bagendit: Danau Melegenda di Banyuresmi, Garut

    30 April 20264 Views

    Inspirasi Iptek Di Dalam Bismillah

    29 April 20267 Views

    Kolam Renang “Bukit Lumpang” Menjadi Destinasi Warga Lokal

    27 April 202610 Views

    Situs Ziarah KH. Abdul Hanan Babakan Ciwaringin Cirebon

    27 April 20266 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (163)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.