Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Buku » Seribu Puisi Rasa Cinta
    Buku

    Seribu Puisi Rasa Cinta

    28 Juli 2020Updated:24 Oktober 2021Tidak ada komentar1 Min Read37 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Sebanyak 49 penyair dari berbagai macam latar belakang sosial dan berbagai disiplin ilmu yang tergabung dalam sebuah komunitas Syair Pengembara Cinta SPC), dengan tulus iklas berhasil mewujudkan mimpi indah mereka menjadi sebuah Antologi 1.000 Puisi-#LANGKAH PERTAMA dengan harapan agar kiranya hipunan kreasi para sahabat SPC dapat berkontribusi, memberi manfaat bagi para pecinta sastra di dalam maupun diluar komunitas, dan tentu saja sebagai partisipasi dalam keriuhan  jagat sastra Indonesia.

    Ketika kemudian puisi menjadi pilihan dalam mengekspresikan diri sebagai mahluk seni budaya, maka apa yang bisa kita nikmati adalah ungkapan jiwa atau nyanyian hati  yang tertuang dalam bentuk bahasa rasa. Ungkapan rasa yang lahir dari kegelisahan atas apa yang sudah dilihat, didengar dan dirasakan. Biasanya berupa kerinduan, kedekatan dengan alam dan Tuhan, cinta dan keprihatinan. Sehingga tak heran kalau puisi menjadi semacam media curhat. Curahan hati untuk berbagi pada siapa saja yang sudi membacanya. Membaca bahasa rasa yang  punya rasa bahasa.
    ….

    Apabila kamu pagi,
    jadilah pagi yang menyejukkan
    Apabila kamu siang,
    jadilah siang yang tak menyilaukan
    (APABILA KAMU-Arsy Fatya Ningrum)

    buku puisi Puisi Cinta Puisi Romantis
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleMenggambar Bintang : Kisah Seorang Anak Suku Asmat (1)
    Next Article Tembus 100.303 Kasus Positif Covid-19, Indonesia Ada di peringkat 24 Sedunia

    Postingan Terkait

    Puisi yang Segar untuk Mesin-Mesin Lapar

    3 Desember 2025

    Jika Cinta Datang: Tunduk dan Menyerahlah

    1 Desember 2025

    Mengajak Ke Galaksi Imajinasi

    26 November 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Burung dan Masjid—Dunia Alam dan Dunia Ibadah

    9 Desember 20252 Views

    Puisi yang Segar untuk Mesin-Mesin Lapar

    3 Desember 202514 Views

    Ketika Bahasa Tegal Hampir Padam, Sastra Tegalan Menyalakan Api

    2 Desember 202510 Views

    Jika Cinta Datang: Tunduk dan Menyerahlah

    1 Desember 202510 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (206)
    • Bisnis (7)
    • Buku (83)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (158)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (77)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (187)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (22)
    • Sosial Politik (29)
    • Sosialita (142)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.