Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Puisi » Puisi-puisi Dion R. Prasetiawan
    Puisi

    Puisi-puisi Dion R. Prasetiawan

    12 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read4 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Ataukah Mazmur Langit Timur
    :disebabkan Mahmoud Darwish

    Kami adalah tanah namun mengapa kami terusir dari tanah sendiri?

    Kuucapkan selamat malam bagimu!
    Selamat malam Yerussalem
    dan kebisingannya.

    Kusertakan juga, oh Al-Mustafa!
    Buraq melesat ke langit tujuh
    Ialah komet berekor berkelip di langit
    Barangkali secercah Paradise Lost yang dijanjikan

    Lalu wahai, Ibrahim bapa kami
    ataukah kau bintang-bintang sunyi yang jatuh menimpa kami?
    Yang tiba-tiba merupa misil
    Menggelegar di udara

    Lalu kau hadiahkan kami sebuah dingin makam di malam abadi
    Insan duka
    Kiblat di abad-abad api yang pecah
    Penuh darah

    Slogan kebebasan di puing dinding
    Para yatim-piatu pandangannya bernanar kosong

    Yesaya, Al-Quds, dan kelahiran Al Masih
    Tak pernah menyebutkan cinta
    pada bilah tajam bayonet.

    Tambur mendendang hingga kiamat
    dalam teks kitab-Nya
    Tapi apakah nyala senyum anak-anak terus dipadam
    dan sengaja ditumbuhkan jadi bara
    Lantas mencipta bom-bom baru
    yang terus menggema sehamparan Gaza?

    Mereka-kami-kita
    Mahluk terusir
    Dan saling mengusir
    Kurma tumbuh satu-satu
    Seorang renta yang menggembala domba
    Tertunduk
    Menyeka
    Menampung tanah
    Menadah ke hadapan kita
    Seakan berdoa kepada kita

    “Ar-Rab Tanah ini aku, kembalikan ke aku.
    Sekepal Aku,
    Aku syahid,
    Aku syahid.”

    Kini kulihat banyak bidadari-bidadari
    Berterbangan
    Menggendongku
    Mereka juga ternyata
    Malaikat durhaka yang dahulu terusir

    makhluk senasib

    Ah, sehembus napas Engkau tiupkan ke dada kami.

    Kulihat dari atas sini:
    Sepasang sepatu anak-anak terhimpit reruntuhan
    jalan-jalan sempit yg mengabur.
    Masjid yang diam
    Sinagog yang mendesah
    Katedral bercakap dalam bahasa sunyi
    yang hanya Engkau tahu dari apa yang sebenarnya mereka cakap kan.

    (2023)

    Engkau telah Tiada(?)

    pertanyaan-pertanyaan
    tenggelam
    di tubuhmu
    serupa sepi
    di lautan malam
    dan di sana Ia tak pernah tahu

    (2023)

    Bibir dalam Dadamu

    bibir dalam dadamu berbisik
    perihal kangen yang meledak
    di malam hari
    bagai doa bersembang harapan
    la melupakan tidurnya hingga pagi

    (2023)

    Rumah Tua Lupa Dikenang

    rumah tak berpenghuni adalah nenek kehilangan anak-cucu. Lalu kekasihnya datang bertubuh angin. menyelinap dari ventilasi, berbisik: tentang darah dari lukanya yang kekal mengecup debu lantai yang enggan terjejak. maka biar kaca jendela yang rapuh retak ini menjadi nisan kita, menanda yang kau tatap tak pernah ada.
    kecuali kolong langit hampa.

    (2023)

    Dion R. Prasetiawan. Pegiat sastra di komunitas Suku Seni Riau. Beberapa karyanya pernah dimuat di berbagai media cetak maupun media online.

    puisi falsafah puisi islami puisi kehidupan
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleMengenal Aliran-Aliran dalam Kesusastraan
    Next Article Legenda Batu Menangis

    Postingan Terkait

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 2025

    Puisi-Puisi Amanda Amalia Putri

    30 November 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Kolam Renang “Bukit Lumpang” Menjadi Destinasi Warga Lokal

    27 April 20269 Views

    Situs Ziarah KH. Abdul Hanan Babakan Ciwaringin Cirebon

    27 April 20266 Views

    Healing Murah Meriah di Pantai Kejawanan: Wajah Baru, Vibes Makin Seru!

    24 April 202612 Views

    Wisata Waterpark Tiga Bintang Firdaus Indramayu

    24 April 20267 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (162)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.