Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Puisi » Puisi-Puisi Dewis Pramanas
    Puisi

    Puisi-Puisi Dewis Pramanas

    10 Maret 2024Tidak ada komentar3 Mins Read8 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    CINTAKU BUKAN REKAAN

    Pada rumah paling sunyi
    Khayal membaur bersama fantasi
    Terbang melintasi mega
    Mendarat mulus di pangkalan kalbu
    Menetap

    Andai kasihmu adalah fakta
    Aku tak ‘kan merelakan
    Itu sebuah penerimaan
    Bahkan sekalipun dunia membatasi

    Jangan berlalu begitu
    Tak sesederhana mencinta
    Layaknya sesulit menyeka air matamu
    Meski berada di atap yang sama

    Seperti dini hari ini
    Aku merancang keinginanmu
    Yang tak mungkin
    Jangan cukup membayang
    Sebab cintaku bukan rekaan

    Subang, 11 Desember 2023

    AKU KEMBALI

    di sini di ruang relung
    perihal biografi yang panjang
    menjejak puncak berserah
    masuk dalam memori palung
    tersimpan utuh

    telah tersusun manuskrip kelam
    mencatat riwayat perjalanan
    pada fase merengkuh nasib
    menjelang senja

    meski kelak jiwaku pergi
    kalah dalam persidangan takdir
    namun pada larik-larik puisi ini
    masih tersimpan asa
    aku kembali

    Subang, 17 Desember 2023

    DIRUNDUNG RINDU

    Aku menunggu
    masih di sini
    membayang memori usang
    bertahun lamanya terhempas
    namun jejaknya masih membekas

    Saat desir angin menjamah
    pada rambutmu yang terurai
    kita duduk di atas pasir putih
    memandang landainya alam
    saling beradu tatap
    adalah hari terakhir
    bersama

    Menanti
    masih di sini memeluk sunyi
    merapal senyummu kala senja menggoda
    bahkan debur ombak begitu syahdu
    membaur bersama senandung nostalgia
    tertegun lirih;
    terhenyak!

    “Kau di mana?”
    teriakku pada kapal-kapal berlayar
    diksaksikan lautan yang beriak
    sedang diri dirundung sesal
    sejak sapuan ombak di bibir pantai
    entah ke mana?

    Subang, 19 Januari 2024

    FASE

    dari bilangan usia berkurang
    deretan beban berjajar
    lengkingan tangis terdengar nyaring
    menjejak renung

    dari uban-uban mulai menyebar
    perlahan merambat; memutih
    bukti perjalanan panjang
    menaiki puncak arah pulang

    dari waktu ditetapkan
    hingga senja tiba
    belaian angin merayu
    tampak lengang dan hening
    tak ada sesiapa

    Subang, 1 Februari 2024

    EONOIA CINTA

    Kulihat anak dan istriku terlelap
    Lelah setelah seharian mengadu nasib
    Dengan satu menu makan di dalam mangkok
    Namun mereka tetap riang bercengkerama

    Aku sedari pagi menutup lubang-lubang
    Bekas galian daftar harga sembako
    Dari pagi berganti malam
    Tak pernah selesai
    Entah kapan?

    Sedang ladang pencaharian mengering
    Tertutup saluran airnya oleh sampah
    Sampah yang beragam jenis
    Beserakan baunya menusuk hidung

    Aku, istri, dan anakku duduk berdampingan
    Menyulam doa
    Membaur dalam kebersamaan
    Penuh cinta

    Subang, 7 Februari 2024

    Dewis Pramanas. Pria sederhana kelahiran 01 Maret ini memiliki hobi menulis puisi dan bermain musik, aktif di berbagai event kepenulisan baik itu event lomba maupun nubar di grup literasi melalui media social, beberapa karyanya dalam bentuk buku yaitu, buku antologi puisi Luka Yang Menyekat (2020), Narasi Anak Negeri (2020), Buku solo puisi Perindu Hujan (2021. Selain itu ia juga aktif mengajar di SDN Ciberes, Kabupaten. Subang. Bisa temukan jejaknya di akun media sosial pribadinya.

    penyair subang Puisi Romantis puisi-puisi cinta
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleTanda Awal WS Rendra Seorang Pecinta
    Next Article Ada Puisi di Puisi Penyair Abdul Hadi WM

    Postingan Terkait

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 2025

    Puisi-Puisi Amanda Amalia Putri

    30 November 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Kolam Renang “Bukit Lumpang” Menjadi Destinasi Warga Lokal

    27 April 20269 Views

    Situs Ziarah KH. Abdul Hanan Babakan Ciwaringin Cirebon

    27 April 20266 Views

    Healing Murah Meriah di Pantai Kejawanan: Wajah Baru, Vibes Makin Seru!

    24 April 202612 Views

    Wisata Waterpark Tiga Bintang Firdaus Indramayu

    24 April 20267 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (162)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.