Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Tradisi » Kue Kuping Gajah
    Tradisi

    Kue Kuping Gajah

    11 Mei 2021Updated:11 Mei 2021Tidak ada komentar3 Mins Read50 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Yang namanya Lebaran atau Idul Fitri, identik dengan aneka kue kering yang tersaji di meja untuk para tamu. Kue Kastengel dan Nastar sepertinya sudah menjadi ‘tuan rumah’ yang wajib hadir di atas meja. Selain dua jenis kue kering tersebut yang ada juga kering yang lain ikut mejeng saat momen spesial Idul Fitri, seperti misalnya kue Lidah Kucing, Kue Akar Kelapa dan Kue Kuping Gajah. Adapun Kue Kuping Gajah ini termasuk jenis Kue yang sekarang ini nyaris sudah hampir hilang. Susah ditemukan lagi kehadirannya.

    Kue Kuping Gajah ini bentuknya bundar pipih, ada yang warna coklat, hitam, ada juga yang warna warni. Rasanya renyah, gurih dan enak. Sering dijadikan cemilan saat santai. Meskipun sudah sulit didapatkan, sebenarnya kita bisa membuatnya sendiri di rumah jika ingin. Cara membuatnya mudah, koq. Sehingga dengan demikian Anda bisa menikmatinya setiap saat.

    Untuk proses pembuatanya sendiri tidak terlalu rumit. Hanya diperlukan beberapa tahap untuk pembuatan kue Kuping Gajah ini. Berikut ini adalah resep dan cara pembuatannya yang kami himpun dari berbagai sumber, antara lain dari  https://www.resepkuerenyah.com, seperti berikut ini. Silahkan simak baik-baik.

    Persiapkan bahan-bahan untuk membuat kue Kuping Gajah yang terdiri dari:

    -Telur ayam sebanyak 5 butir
    -Tepung maizena sebanyak 65 gr
    -Tepung terigu sebanyak 350 gr
    -1 sendok teh vanili
    -1 sendok makan coklat bubuk
    -125 gram gula halus
    -300 ml santan kelapa kental
    -1 sendok teh garam halus

    -1Kg Minyak goreng

    Berikut adalah tahapan-tahapan dalam cara membuatnya

    1. Siapkan sebuah tempat atau wadah lalu masukan/pecahkan telur ayam dan gula halus kemudian kocok dengan menggunakan mixer hingga semuanya tercampur rata dan mengental.
    2. Tambahkan garam halus dan vanili sambil diaduk hingga rata.
    3. Siapkan di wadah yang berbeda, masukan tepung terigu dan tepung maizena aduk hingga rata. Kemudian masukan sedikit demi sedikit campuran tepung terigu tersebut kedalam adonan telur dan aduk kembali hingga rata.
    4. Tambahkan santan kelapa kental, aduk terus hingga adonan kalis dan licin.
    5. Setelah itu siapkan dua tempat/wadah lagi, lalu bagi adonan menjadi dua dan masukkan ke dalam wadah tadi. Satu wadah ditambahkan coklat bubuk lalu aduk hingga tercampur sempurna dan satu wadah lagi biarkan berwarna putih saja. Selanjutnya uleni adonan hingga benar-benar kalis.
    6. Lalu pipihkan adonan yang berwarna putih dan juga coklat kemudian tumpuk adonan yang telah dipipihkan dan gulung memanjang.
    7. Berikutnya masukan adonan yang telah digulung memanjang kedalam lemari pendingin kurang lebih selama 15 menit. Jika sudah, keluarkan dari lemari pendingin dan iris tipis-tipis.
    8. Terakhir siapkan wajan tambahkan minyak goreng dan letakan di atas kompor yang menyala lalu masukan adonan yang telah di iris tipis dan goreng sampai kering dan matang.
    9. Lalu angkat, tiriskan dan biarkan sampai dingin dalam suhu ruangan kemudian masukan ke dalam toples atau wadah yang bersih, dan kue Kuping Gajah siap untuk disajikan, atau disimpan sebagian.

    Selamat mencoba dan menikmati gurihnya Kue Kuping Gajah (AY)

    kue kering Kue lebaran kue tradisi
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleDunia Terbalik
    Next Article Tradisi Mudik Lebaran

    Postingan Terkait

    Tradisi Potong Jari, Papua

    17 Mei 2024

    Tradisi dan Riwayat Ketupat

    25 April 2024

    Perayaan Cap Go Meh

    7 Maret 2024
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Zaman Apokaliptik

    4 Januari 202686 Views

    Kisah Seorang Polisi di Republik Mimpi

    21 Desember 202540 Views

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 202543 Views

    Perbandingan Film Animal Farm (1954) dan Animal Farm (1999): Kajian Adaptasi dan Alih Wahana

    18 Desember 202528 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (206)
    • Bisnis (7)
    • Buku (83)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (78)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (188)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (142)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.