Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Drama » Akting
    Drama

    Akting

    10 Agustus 2019Updated:15 November 2019Tidak ada komentar3 Mins Read33 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Cuplikan Yang Lalu

    Semua mahluk merasa bisa akting, meski belum tentu bisa merasa akting yang berkualitas – karena mesti menguasai dramaturgi maupun tehnik beserta keseluruhan elemen pendukungnya, baik jasmani maupun rohani.

    Maka membedah akting pasti menarik, dan asyik

    Kelanjutan..

    A k t i n g

    Untuk membedah akting mestilah diawali dengan beberapa pengertian yang mendasari dan ataupun yang menjadi kerangka bahasan. Jika kita ibaratkan akting sebagai penampilan suatu bangunan, maka kerangka dasar konstruksi bangunannya adalah drama.

    Sebelum berlanjut baiknya kita mengupas lebih detil kosa kata draomai atau drama yang berarti ”aksi” atau ”perbuatan” – agar memperluas pemahaman.

    Dalam kosa kata bahasa Indonesia ”aksi” adalah kata yang diperoleh dari bahasa Inggris: act, disingkat dari action.

    Sedangkan ”perbuatan” asal katanya adalah buat.

    Padanan katanya = tindak, laku.

    Diberi awalan maupun akhiran, maka pengertiannya dapat berubah ataupun berkembang. Misal: berbuat/ bertindak/ berlaku yang mengartikan subjek mengerjakan sesuatu.

    Namun, dengan awalan di maka berubah menjadi objek, yakni: dibuat/ditindak – tapi dilaku tidak ada, kecuali diimbuhi akhiran kan, menjadi dilaku-kan.

    Diimbuhi awalan dan akhiran, contohnya: perbuatan/perlakuan, nah giliran tindak maka berubah menjadi : penindakan. Dan seterusnya.

    Dengan padanan kata aksi, menjadi :  beraksi = berbuat = bertindak = berlaku.

    Seseorang yang ber”act/aksi” yang lelaki biasa disebut aktor, yang perempuan biasa disebut aktris. Namun kebiasaan tersebut – terutama di Indonesia – dipersempit penggunaannya.

    Aktor dan aktris merupakan penyebutan bagi pemain teater, film, sinetron saja.
    ada juga penyebutan merupakan metafora / ungkapan yang cenderung meng-khususkan pada suatu kejadian/peristiwa.
    Conton, sebutan: aktor intelektual = biang keladi di belakang/balik layar.
    Tentu saja kita tidak berhenti pada kosa kata.
    Kita harus mengembangluaskan agar pengertiannya berkait erat dengan d r a m a.
    Kandungan dalam kosa kata drama adalah aksi atau perbuatan.
    Kita tahu bahwa jika ada aksi ada reaksi.
    Dengan kata lain:  re-aksi adalah perbuatan yang menanggapi aksi.

    Simak contoh berikut ini.

    • Seseorang beraksi memencet bilah piano maka terjadi reaksi yakni bunyi denting.
    • Seseorang mencubit orang lain maka reaksi orang yang dicubit dapat berupa: kaget atau berteriak mengaduh atau menanggapi dengan balas mencubit, maupun reaksi lainnya.
    • Seseorang memberi aba-aba kepada sekelompok orang, maka reaksi yang muncul adalah orang-orang dalam kelompok tersebut memberikan respons sesuai dengan aba-aba.

    ”Siaaap. Grak !”

    Tanpa mengeluarkan jawaban dari mulut, orang-orang dalam kelompok menggerakkan organ tubuhnya.

    Kaki dirapatkan, badan tegak, dada busung, pandangan mata lurus ke depan, itulah gerakan-gerakan menuju sikap sempurna – utamanya dalam barisan, yang umumnya dipengaruhi oleh aturan baku baris-berbaris..

    [iklan]

    Contoh di atas menunjukkan bahkan mewakili pemahaman bahwa dalam kehidupan kita selalu berada dalam aksi dan reaksi.

    Dengan kata lain hidup terdiri dari aksi dan reaksi yang berkesinambungan antara sesuatu dengan sesuatu lainnya. Namun penting dicatat bahwa aksi reaksi tidak identik dengan konflik, pertentangan, perselisihan antara sesuatu dengan sesuatu lainnya.

    (bersambung : tunggu kelanjutannya)

    Cuplikan dari manuskrip BEDAH AKTING, karya Uki Bayu Sedjati, tahun 2013,

    (belum diterbitkan)

    akting drama pemeranan peran teater teater
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleRoro Mendut
    Next Article Pekan Sastra Betawi : Lokalitas Metropolitan

    Postingan Terkait

    UBRUG-Teater Tradisional

    15 Februari 2020

    Tata Artistik Pertunjukan

    1 Februari 2020

    Sejarah Teater Dunia

    11 Januari 2020
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Puisi dan Cerpen Terpilih mbludus.com Tahun 2026

    29 Maret 202685 Views

    Puisintaksis dan Manusia Algoritma: Ketika Peluncuran Buku Menjadi Peristiwa Ontologis

    21 Februari 202690 Views

    Buku Sang Nabi

    9 Februari 202615 Views

    Hak Tubuh Istirahat

    26 Januari 202616 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (208)
    • Bisnis (7)
    • Buku (84)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (78)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (188)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (143)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.