Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Puisi » Yordan
    Puisi

    Yordan

    12 Oktober 2020Tidak ada komentar2 Mins Read26 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Puisi seperti perjalanan, seorang penyair biasanya akan menuliskan pengalaman perjalanan lahir dan batin, sehingga kata-kata yang terpilih pada puisi memiliki kekuatan makna yang universal dan multitafsir. Bolehlah puisi di bawah ini memberikan ruang-ruang perjalanan dalam puisi. (redaksi)

    [iklan]

    Yordan

    banyak orang melakukan gosip
    ketika mengunjungi tepi sungai.

    langit putih,
    sungai bisu,
    matahari berdarah,
    patahan-patahan kayu layu.

    setelah ini, mukjizat apalagi yang akan ngantuk di ranjang kita setiap malam ?

    seorang lelaki menyeburkan diri ke dalam sungai.
    katanya, aku membenci air tapi selalu merindukannya.

    perlahan ia menutup matanya
    dan tenggelam dalam diam sungai
    sebelum ayam berkokok, setelah surga tinggal separuh.

    Banyak orang masih melakukan gosip
    ketika mencuci air mata
    di tepi sungai yang terlalu anu.

    (2020)

    Di Langit Malioboro

    Aku melewati jalan
    Dengan kamera yang sibuk mencari rahasia
    (barangkali ia temukan rahasia setelah keabadian mendekat pada polos diriku)
    Dan aku akan selalu salah
    Dalam menafsirkan keabadian

    “waktu adalah yang selalu abadi.”
    Kataku selalu.

    30 menit kemudian
    Sebelum malam tiba
    Membawa penyakitnya yang selalu kambuh
    Seorang perempuan berparas dingin memanggil hangat namaku.

    Suaranya adalah isyarat,
    Aku lemah dalam segala,
    Perihal melupakan.

    Setelah itu,
    Kita saling bercakap-cakap
    Tanpa kata,
    Tanpa percakapan,

    Hingga malam tiba,
    kudekap paras dinginmu,
    dan kita tak pernah sembuh.

    (2018)

    Ketika Kau Pergi

    Ketika kau pergi
    Segala jalan untuk datang
    Tak lagi nyala api yang seringkali
    Kau nyalai merahnya dengan krayon tua masa kecilmu

    Ia telah menjelma pekat pada kopi yang kau suguhkan
    Setiap kali kau bosan mencibir kesepian
    Yang berulang kali datang tanpa permisi.

    Ketika kau pergi
    Segala hari untuk kembali
    Tak lagi hangat doa yang seringkali
    Kau daraskan ketika hendak mengunjungi minggu

    Ia telah menjelma lagu-lagu cinta yang kau latunkan
    Setiap kali pucuk ilalang mengudara
    Kehadirat pagi buta yang berdarah-darah

    Ketika kau pergi
    Segala tempat untuk disinggahi
    Tak lagi mekar bunga yang seringkali
    Kau biarkan layu dalam kamarmu

    Ia telah menjelma daun-daun kering yang gugur
    Setiap kali musim gugur tiba dan bumi
    Menyediakan beberapa kekalahan yang luka

    Ketika kau pergi
    Segala aku adalah sebagian kau,
    Mengucap kenang dengan lupa.

    (2020)

    Rey Baliate, adalah alumni seminari st. Rafael-Oepoi. Ia sekarang ini berdomisili di Maumere. Bergiat di Komunitas Sastra Djarum Scalabrini.

    puisi liris puisi popular puisi sastra
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleHikayat Ikan Surum
    Next Article Liburan Semasa Corona

    Postingan Terkait

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 2025

    Puisi-Puisi Amanda Amalia Putri

    30 November 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Kolam Renang “Bukit Lumpang” Menjadi Destinasi Warga Lokal

    27 April 20269 Views

    Situs Ziarah KH. Abdul Hanan Babakan Ciwaringin Cirebon

    27 April 20266 Views

    Healing Murah Meriah di Pantai Kejawanan: Wajah Baru, Vibes Makin Seru!

    24 April 202612 Views

    Wisata Waterpark Tiga Bintang Firdaus Indramayu

    24 April 20267 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (162)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.