Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Puisi » Penembak Misterius
    Puisi

    Penembak Misterius

    9 Agustus 2020Updated:9 Agustus 2020Tidak ada komentar4 Mins Read33 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Segala kata bisa bermakna. Bahkan mampu menimbulkan efek dentuman rasa dan logika. Betapa tidak di tangan Penyair Lasinta, Kata kata yang serasa di ranah sajak masih malu malu pikir, justru ditampilkan dengan tegas, lugas, dan sangat ilmiah dengan aroma rasa penuh gairah, untuk menyalami misteri yang tersembunyi di balik kata. Padahal besutan kata katanya adalah Puisi. Bukan karya ilmiah. Di sinilah ungkapan ungkapan paradoknya berhasil diuntai dan  dipersembahkan dalam bait demi bait, serasa mengajak pembaca berselancar kata, memadukan logika dan rasa, ranah ilmiah dan seni menjadi satu bingkai Puisi. Penyair mencoba berusaha mengungkapkan kata yang tidak biasa. (redaksi).

    [iklan]

    Penembak Misterius

    mencari mungil proyektil serupa main petak umpet
    ia anak bandel pelanggar peraturan agar kian ribet
    dilarang sudah jangan sembunyi jauh dari derap
    tapi masih saja tak mengindahkan deru ucap

    yang namanya mencelat terserah kemana berlabuh
    lagipula tak lebih kami tukang pencari atau pesuruh
    pikiran hanya berisi tekad bagaimana menemukan
    sebelum angin gemuk berkeliaran, terlebih hujan

    bila bertemu, panggung takkan tuntas sampai di situ
    tak ada sidik jari tertinggal sebagai bukti jerat pelaku
    kecuali dada berlumur darah, bermukimnya peluru
    bermula selongsong kaliber, tipe senjata api diburu

    uji balistik tanpa penembak misterius sebagai pemeran
    serupa menonton film dengan semua aktor figuran
    hanya mengkaji sifat gerakan serta efek dari proyektil
    belum ada tersangka, sementara ia yang jadi wakil

    sedikit bukti sama halnya dengan janjijanji
    tak pasti kapan musti ditepati
     
    tekun-rajinlah kami membaca kisah perihal korban
    sebening-bening dari keluarga hingga mitra terdekat
    rekan terjauh pun tak menutup pula kemungkinan
    alur peristiwa manapun terkadang saling terikat

    ini semacam kisah dengan plot terbuka
    setiap pengisah berhak bercerita sekehendaknya

    saban hari bahkan sampai berbulanbulan,
    menonton film serial sepenggal demi sepenggal
    tak ubahnya memasang puzzle maha membingungkan
    belum lagi, tak setiap hari tayangan berlangsung normal

    yang bertahan tentu niat paling bandel lagi bebal
    semakin misterius, semakin nikmat untuk dikuak
    sama halnya mengupas buah durian berkulit tebal
    mengejar isi mungil dengan keyakinan bakal enak

    Surakarta, 2019

    Tabrak Lari

    kuda besi itu kini telah mencapai ambang batas
    semenjak roda depannya remuk nyaris terlepas
    di sekelilingnya serpihan kaca rata menghambur
    sejenak peristiwa datang bergegas kabur

    kami berangkat dari mata yang paling buta
    pengisah tak tuntas merunutkan kronologi cerita
    benturan saat mikail belum usai membagi embun pagi
    selebihnya saksi gelenggeleng kepala sesekali bergidik ngeri

    berharihari meratapi kelam aspal lingkar garis polisi
    seperti menghabiskan bercangkir kopi tapi nihil imajinasi
    tak banyak bantuan saksi, apalagi hanya ada satu cctv
    dengan debu dan sarang labalaba yang lama saling memahami

    ini bukan serial mengupas makhluk misterius haus darah
    jalan raya tak mudah dibaca seperti merunut alur silsilah
    bukan mengejar residivis, biang kerok, atau peniup gerah
    dari gurat wajah angkuh, sampai tak kenal delik salah

    membaca rongsokan terlintas kendaraan roda banyak
    menepikan berkolong tinggi, gegas kami menebak
    jenis beserta merk adalah variabel pelebar jarak
    tak lekas terkuak sama halnya merestui raibnya jejak

    memilih kabur barangkali baginya jadi jalan terbaik
    bilamana ia justru diburu seperti halnya suara jangkrik
    kekhilafan yang lahir tanpa adanya perencanaan
    terkadang bisa melahirkan beragam jenis keputusan

    mencari bukti kunci yang hanya lempengan besi
    lebih rumit ketimbang mencari jarum di tumpukan jerami
    usaha tak lelah, bukan berarti bebas dari gelagat pasrah
    semoga pelaku mudah berjodoh dengan rasa bersalah

    Surakarta, 2019

    Tugas Belajar

    maka telah sampailah aku pada setiap mula
    ritual sebelum menasbihkan ijazah sebagai senjata
    usai khatam menyadari ilmu demikian cekaknya
    secekak doa yang terhapal di luar kepala

    sementara belajar lagi tentang ilmu mekanika
    menguatkan fondasi sebagaimana seorang perekayasa
    sebab sarjana tak ubahnya guru biologi tanpa alat peraga
    sebelum aku menjadi kulit yang lupa akan kacangnya

    ini adalah masa dimana bertapa musti turun ke kota
    sebab desa hanya kaya dengan ilmu “konon, katanya.”

    alih-alih mengantar ke luar angkasa ini mimpi
    sepasang kaki telanjur mencintai gravitasi bumi
    seperti tak mau lepas dari riwayat tubuh yang asali

    maka aku mengucap niat tak ubahnya pesawat ulang alik
    datang dan pulang senantiasa mengucap tabik
     
    Surakarta, 2019

    puisi bebas

    Lasinta Ari Nendra Wibawa lahir di Sukoharjo, 28 Januari 1988. Menulis beragam jenis tulisan. Karyanya pernah dimuat di 95 media massa lokal, nasional, dan internasional serta meraih puluhan penghargaan.  Buku kumpulan puisinya yang berjudul Alpha Centauri (Shell, 2012) menjadi referensi di University of Washington Libraries (Seattle, USA) dan Library of Congress (Washington, USA). Buku kumpulan puisi lainnya berjudul Merintis Gerimis (Mujahid Press, 2015) dan Pelajaran Kincir Angin (Buku Katta, 2017)-yang merupakan buku duet bersama Kinanthi Anggraini. Namanya masuk dalam buku Apa dan Siapa Penyair Indonesia (Yayasan Hari Puisi Indonesia, 2017). Alumnus Magister Teknik Mesin UNS dengan predikat Cumlaude ini kini bekerja di Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN).

    puisi bebas puisi kontemporer puisi naratif
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleAsal Mula Minangkabau
    Next Article Ibadah di Jam yang Sama

    Postingan Terkait

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 2025

    Puisi-Puisi Amanda Amalia Putri

    30 November 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Healing Murah Meriah di Pantai Kejawanan: Wajah Baru, Vibes Makin Seru!

    24 April 202610 Views

    Wisata Waterpark Tiga Bintang Firdaus Indramayu

    24 April 20265 Views

    Wisata Modern Pantai Kesambi

    24 April 20267 Views

    Pesona Kolam Renang Cikomboy

    24 April 202611 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (160)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.