Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Buku » Seribu Tahun Lagi
    Buku

    Seribu Tahun Lagi

    26 Agustus 2021Updated:26 Agustus 2021Tidak ada komentar3 Mins Read93 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Buku Puisi
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Seribu Tahun Lagi, Seribu Puisi Mematri

    …I am a very good archer. I use archery as my way of meditation. I cannot sit down and just meditate in the classical sense. I am very active……….. When I do archery, I am totally there with my bow, my target, my arrow, and I don’t think, I am communion with the universe. The Archer-Paolo Coelho

    Apa yang dipaparkan Paolo Coelho memiliki filosofi yang sama dengan proses penciptaan karya–, puisi, yakni sama-sama menyusup ke bagian tersembunyi dari diri kita, untuk mempelajari esensi kehidupan dengan memperhatikan hal-hal sederhana yang mengelilingi kita—mitos, sejarah, ritual, kisah cinta dan luka-luka yang menganga—bak sajak-sajak yang termaktub dalam buku antologi ini—Seribu Tahun lagi.

    Luar biasa, proses temu karya ini banyak mengajari kami mengenai hakikat menulis, mulai dari persahabatan, hingga pentingnya arti sebuah rasa, diksi, eksplorasi dan juga pentingnya konsentrasi, harus teliti seperti memanah penuh hati. Itulah hakikat menulis, kita belajar menjalani hidup dengan sepenuhnya, kemudian menunaikannya dalam bait-bait yang berbaris sepanjang jalan pulang.

    Buku Puisi

    Tanpa musim, tanpa harus melupakan, kami atas nama Masyarakat Literasi Jember bekerjasama dengan Komunitas Sastra Krajan menghaturkan beribu terima kasih tak terhingga kepada para sahabat pena, dari Aceh sampai Papua, bahkan dari belahan benua yang berbeda, semoga apa yang kita ikhtiarkan bersama mampu menjadi mata panah yang membidik batin dan jiwa musim yang kadang sulit dimaknai. Berdasarkan hasil penilaian kurator dari sekian jumlah naskah dan pengirim, dipilih sebanyak 112 penulis dan ditambah dua koordinator acara. Jadi total ada 114 penulis yang dimuat dalam antologi “Seribu Tahun lagi”. Sebagian banyak naskah bagi yang tidak lolos, karena tidak sesuai dengan ketentuan/administrasi.

    Tak lupa jua, kami haturkan terima kasih kepada Prof. Dr. Djoko Saryono dan Dr. Akhmad Taufiq, M.Pd., yang telah meluangkan waktu untuk menulis prolog dan epilog buku ini, semoga kesejukan selalu bersemi dalam hari-hari beliau berdua. Amin.

    Tidak lupa pula kami ucapkan terima kasih kepada saudara Lubet Arga Tengah sebagai pimpinan Komunitas Sastra Krajan, Redaktur penerbit CMG sekaligus pelaksana kegiatan event ini, saudara Siswanto (ketua Lesbumi PCNU Jember) yang selalu mendukung dengan ikhlas, saudara Fileski (pendiri dan redaktur Negerikertas.com), saudara Ali Ibnu Anwar (direktur Sutera.id), Raden Syukron (Ilustrator cover buku STL) dan semua yang telah mendukung serta mensupport program ini termasuk para penulis/penyair yang terlibat dalam program pembuatan antologi puisi dalam rangka untuk memperingati Hari Puisi Indonesia 26 Juli 2021.

    Sebagai penutup, jalan masih panjang, harapan masih terburai, kami mengharap, mari kita rawat bersama busur dan anak panah ini, sebab nasib terlalu sangsi untuk dibidik.

    Salam Literasi!
    Muhammad Lefand
    Pendiri dan Wali Masyarakat Literasi Jember sekaligus Koordinator Program Antologi  Seribu Tahun Lagi

    Buku Puisi

    buku puisi Buku Sastra Masyarakat Penulis Jember
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleMencari Rumah
    Next Article Siganjang Laleng Lipa

    Postingan Terkait

    Sumbi dan Hak Perempuan Memilih Pasangan

    30 Juni 2026

    Dunia yang Tak Pasti: Ilusi, Persepsi dan Kebenaran dalam Ilusi Delusi

    30 Juni 2026

    Kritik Sosial dalam Kesederhanaan: Ulasan Buku Dilarang Menyanyi di Kamar Mandi

    29 Juni 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Boyong Oyod Genggong

    9 Agustus 20265 Views

    Puisi-Puisi M. Febriansyah

    9 Agustus 20263 Views

    Keajaiban Tanaman Palem Multi Guna: Dari Hiasan Meja Hingga Pilar Energi Masa Depan

    9 Agustus 20268 Views

    Lima Jalan Panjang Menuju Peristiwa: Catatan Juri FestivaI Teater PeIajar Jakarta Barat 2026

    8 Agustus 20265 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (9)
    • Buku (96)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (161)
    • Dongeng (90)
    • Drama (29)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (83)
    • Lingkungan (53)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (192)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (176)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (99)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.