Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Puisi » Meremas Malam
    Puisi

    Meremas Malam

    22 September 2019Updated:13 November 2019Tidak ada komentar3 Mins Read122 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Puisi adalah alat penyampai apa pun yang menjadi kegelisahan atau kecamuk pikiran. Apa yang dirasa, dilihat, didengar bisa menjadi pintu keluar untuk menghasilkan puisi. Jadi, puisi bisa lahir dari berbagai peristiwa, bisa peristiwa remeh-temeh atau peristiwa luar biasa. Yang penting, bagaimana fakta itu menjadi fiksi, diperlukan sentuhan imajinasi, asosiasi sampai pada perkara metafora. Perangkat itulah yang membedakan puisi (sastra) dengan berita atau sejarah. Selalu, peristiwa dalam puisi berfungsi menghidupkan imajinasi dan asosiasi pembaca. Teks (puisi) jadinya punya cantelan konteks. Itulah yang dilakukan Cunong, selamat membaca. (Redaksi).

    [iklan]

    Puisi-Puisi Cunong Nunuk Suraja

    Aku Menjaring Senja

    tangisan kekasihku melelehkan hujan dalam kubang french fries berkeju
    menelikung nafas kompor meremas fried chicken terbalut saus tomat
    merah lidah api memanggang diksi puisi mengeras hangus badai

    adakah ini gerbang waktu membidikmu?
    atau lika liku luka nganga lelaki lugas macammu
    ilalang yang tegak menaburkan bunga telah tergolek kering
    semarak nyala kunang-kunang pesta musim kawin di ujung hujan

    2081

    Aku Menulis Senja

    perlahan usia mengamitku ke pojok kafe rimbun mendidihkan
    mengurai jejak imaji diksi lumer dihimpit chicken sandwiches

    kekhawatiramu akan jantung waktu merembeskan jam tik tok tengara
    membuahkan ilusi senja pelangi bidadari mandi cahaya sore
    di persawahan yang mulai rimbun mengabarkan harap kunang-kunang
    pesta lampion mengundang gerimis warna saat purnama bulan biru

    Pangeran Kodokmu menunggu di pintu cafe dengan memegang balon ulang tahun

    2081

    Meremas Malam

    badai bulan Juni mendesak cuaca pada tepi suhu tujuh derajat lebih
    menandai bergolaknya tubuh bumi gelombang pantai membuih-buih
    mengeja nama juga usia petualang di jalan hutan sesiang mendung

    geriap sulur waktu menambat perahu batal melaut

    senja masih jauh merengkuh jaring menjebak laron terbang
    sore memburu lampu kota meremas birahi musim semi
    aroma semerbak sajak terkait bait-bait di matamu memanik tikam rindu Ramadan bertandang

    senja melengkapi rakaat ketiga saat laut menggumul pasir membuih di bibir jam

    nasib menghantar menghantam jejak
    merayapi perbukitan rindu kota urban
    renta tulang terjerembab tumbang jurang pailit
    sakit mendera hingga kampung halaman

    2081

    Terbelit Musim

    Saat musim melipat jarak tersembul jejak Ben Abel tertimbun buku Saut Situmorang yang berkeredep membalikkan punggung jarum waktu Yogyakarta dikemas Katrin Bule menguliti sastra wangi Medy Loekito dan Tulus Wijanarko dalam strip comical Agustinus Wahjono. Musim pun berganti saat autum fall dedaunan bersolek warna ikan Rukmi Wisnu Wardani menarikan puisi Sihar Ramses Simatupang menjajakan imaji Anggoro Saronto teremas bilur-bilur Graffity Gratitude dalam pusara Asep Sambodja

    2081

    Terperangkap Pelangi

    kabar burung meretas jajaran kawat bisu penanda nada
    geletar sayap makna merampok bunyi desis peluit kepala
    bertaburan bintang-bintang menabrak pagar kuasa sekam
    berloncatan serangga menjebak kemarau muda
    di puncak pohon kelapa air hujan terperangkap warna

    2081

    Cunong Nunuk Suraja

    Cunong Nunuk Suraja lahir di Yogyakarta, 9 Oktober 1951 dan sekarang tinggal di Bogor. Buku puisi tunggalnya “My Beloed Nite” 2016. e mail cnsuraja@yahoo.com. cell-phone  0813 1057 6006.

    puisi indonesia puisi sastra
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleCerpen Hafiz Muthahari
    Next Article Solilokui pada Dunia Realis Penulis

    Postingan Terkait

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 2025

    Puisi-Puisi Amanda Amalia Putri

    30 November 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Healing Murah Meriah di Pantai Kejawanan: Wajah Baru, Vibes Makin Seru!

    24 April 202611 Views

    Wisata Waterpark Tiga Bintang Firdaus Indramayu

    24 April 20266 Views

    Wisata Modern Pantai Kesambi

    24 April 20267 Views

    Pesona Kolam Renang Cikomboy

    24 April 202611 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (160)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.