Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Sains » Mengenal Pesawat Terbang Hale-UAV
    Sains

    Mengenal Pesawat Terbang Hale-UAV

    15 Mei 2020Tidak ada komentar3 Mins Read96 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Mengenal Pesawat Terbang Hale-UAV

    Ide para insinyur teknologi penerbangan melakukan penelitian pengembangan dan kerekayasaan (Litbangyasa) dalam kegiatan rancang bangun Pesawat terbang tanpa awak kelas terbang tinggi dalam waktu yang lama. HALE-UAV (High-Altitude Long-Endurance-Unmanned Aerial Vehicle) adalah adanya hasrat memiliki pesawat terbang tanpa awak yang bisa terbang dalam waktu sangat lama tanpa harus sering mendarat. Pendaratan misalnya diperlukan untuk memenuhi kebutuhan mengisi bahan bakar maupun perawatan operasional pesawat terbang.

    Di antara jawaban pemenuhan hasrat terbang lama adalah penyediaan tenaga matahari Sel Surya sebagai pemasok energi Pesawat terbang tanpa awak tersebut, apalagi jika pesawat bisa terbang di atas awan, sekitar Stratosfer yaitu tinggi 20 km, sehingga tidak ada gangguan awan, dan seolah bisa terbang selamanya dengan pasokan energi matahari.

    [iklan]

    Pesawat terbang tanpa awak kelas HALE ini seolah menjadi wahana terbang alternatif jika pengamatan obyek di bumi melalui satelit dirasa terlalu jauh, sehingga tidak terjangkau dengan jelas oleh kamera satelit, tetapi terlalu dekat untuk pengamatan dari pesawat terbang tanpa awak pada umumnya sehingga cakupan gambar hasil pengamatan melalui foto udara dirasa masih kurang luas.

    Disamping itu, jika diperlukan untuk memperoleh data cepat, sebab hasil pengamatan melalui pesawat terbang HALE bisa langsung diperoleh pada saat itu juga, tanpa menunggu pesawat HALE terbang ke arah lain.

    Jika menggunakan satelit, untuk memperoleh data pengamatan harus menunggu satelit melintas di orbit di atas bumi yang akan diamati. Waktu tunggu ini bisa selama sehari atau lebih.

    Contoh Pesawat terbang tanpa awak kelas HALE-UAV seperti di bawah ini.

    HALE-UAV Phantom Eye

    Pesawat terbang tanpa awak HALE-UAV bernama Phantom Eye merupakan hasil litbangyasa dan diproduksi oleh Boeing Phantom Works, AS.

    Pesawat ini dirancang untuk melakukan misi intelijen, pengawasan dan pengintaian Afghanistan untuk kepentingan pasukan pertahanan AS.

    Penerbangan perdana pesawat Phantom Eye berlangsung pada Juni 2012.

    Tes penerbangan kedua selesai pada Februari 2013. Terbang di ketinggian maksimum 65.000 kaki (19.812 m), dan dapat memberikan data intelijen real-time dengan melakukan pengawasan, pengintaian, dan komunikasi di area yang luas.

    Pesawat ini pengembangan dari pendahulunya, Boeing Condor, yang telah berhasil terbang tinggi dengan daya tahan maksimal pada akhir tahun 1980.

    hale uav

    HALE-UAV Okhotnik 

    Pesawat terbang tanpa awak HALE-UAV Okhotnik (Pemburu) adalah hasil litbangyasa dan rancang bangun Negara Rusia yang dimulai seputar tahun 2010. Pesawat ini muncul di depan umum sekitar Januari 2019.

    Tentu Rusia masih mempunyai varian pesawat terbang tanpa awak sekelas HALE yang lainnya. Pesawat tak berawak Okhotnik Rusia dapat terbang sangat tinggi, dan mampu terbang terus menerus dalam waktu yang lama.

    • Keunggulan dan Kekurangan Pesawat Terbang HALE_UAV

    Adapun beberapa keunggulan penggunaan pesawat terbang HALE-UAV untuk pengamatan obyek di bumi jika dibandingkan satelit, sebagai berikut :
    • Tidak diperlukan peluncuran roket pengorbit

    • Bisa mendarat sewaktu waktu untuk berbagai keperluan
    • Tidak mengandung efek radiasi yang berbahaya
    • Jarak antara sensor dan yang diamati objek lebih dekat
    • Bisa sewaktu waktu melakukan pengamatan obyek di bumi
    • Terbang di atas wilayah international
    • Tidak membutuhkan bahan bakar fosil
    • Ramah lingkungan
    • Bisa terbang untuk jangka waktu yang sangat lama
    • Tidak terkendala cuaca

    Sedangkan kekurangan utama pesawat terbang tanpa awak kelas HALE-UAV adalah masih membutuhkan sayap besar dengan sumber daya energi terbatas, sehingga kecepatan dan muatan yang dibawa juga terbatas.

    Diharapkan di masa mendatang para insinyur teknologi penerbangan bisa memperkecil kekurangan ini dan melahirkan Generasi baru yang lebih baik untuk kelas HALE-UAV berikutnya. Semoga.**

    UAV

    Artikel ini disarikan dari berbagai sumber (/AB)

    HALE LAPAN pesawat tanpa awak
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleRamadhan Di Rumah Saja
    Next Article Sunan Gunung Jati

    Postingan Terkait

    Perpanjang Masa Bonus Demografi Melalui Pemanfaatan Teknologi

    19 Januari 2025

    SAF Bahan Bakar Alternatif untuk Pesawat Udara

    20 April 2024

    Prospek Industri Ban Pesawat di Indonesia

    21 Desember 2023
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Puisintaksis dan Manusia Algoritma: Ketika Peluncuran Buku Menjadi Peristiwa Ontologis

    21 Februari 202687 Views

    Buku Sang Nabi

    9 Februari 202614 Views

    Hak Tubuh Istirahat

    26 Januari 202613 Views

    Zaman Apokaliptik

    4 Januari 202695 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (207)
    • Bisnis (7)
    • Buku (84)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (78)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (188)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (143)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.