Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Berita Terkini » Daftar Peserta Lomba Cipta Puisi Grup Facebook HPI 2021
    Berita Terkini

    Daftar Peserta Lomba Cipta Puisi Grup Facebook HPI 2021

    1 Oktober 2021Updated:14 Oktober 20214 Komentar24 Mins Read1,534 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Lomba Cipta Puisi
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Indonesia memiliki Hari Puisi yang dipayungi oleh Yayasan Hari Puisi, hampir setiap tahunnya perayaan Hari Puisi selalu diselenggarakan dengan mengadakan kegiatan lomba, sayembara dan kegiatan apresiasi sastra lainnya.

    Hari Puisi Indonesia ditetapkan 26 Juli. Penentuan tanggal itu berdasarkan tanggal kelahiran Chairil Anwar. Dideklarasikan di Pekanbaru, 22 November 2012 berdasarkan kesepakatan para penyair Indonesia yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. Sejak itu Hari Puisi Indonesia dirayakan setiap tahun.

    Perayaan pertama Hari Puisi Indonesia (HPI) digelar di Taman Ismail Marzuki, 25-29 Juli 2013, bertajuk Pekan Hari Puisi Indonesia. Perayaan HPI selanjutnya terus berlangsung setiap tahun sampai perayaan kesembilan, tahun 2021. Salah satu mata acara yang selalu mendapatkan apresiasi dan antusiasme masyarakat sastra dari berbagai kalangan adalah Sayembara Buku Puisi Anugerah HPI dengan total hadiah Rp 100 juta.

    Pada tahun 2021, Yayasan Hari Puisi (YHP) merayakan HPI dengan berbagai macam kegiatan, seperti Pesta Puisi Rakyat, Pembacaan Puisi, Lomba Menulis Puisi Grup FB Hari Puisi Indonesia, Lomba Baca Puisi Digital, Pemilihan Komunitas Sastra dalam Penyelenggaraan Hari Puisi Indonesia, Pekan Hari Puisi Indonesia, Seminar Internasional, Sayembara Buku Puisi Anugerah Hari Puisi dengan total hadiah 100 juta, dan lain-lain.

    Berikut daftar penyair yang ikut dalam ajang Lomba Cipta Puisi Grup Facebook HPI, periode 26 Juli – 16 September 2021. Semua puisi diunggah di beranda Grup Facebook HPI 2021.

    Daftar Penyair Lomba Cipta Puisi Grup FB HPI 2021

    1. A Machyoedin – (1) Fenomena di Era Digital (2) Burung-Burung yang Pindah
    2. A Musabbih – (3) Dongeng yang Tersentuh (4) Nun
    3. A Rahim Eltara – (5) Sihir Zaman (6) Ilham di Ujung Jemari
    4. A Syauqi Sumbawi – (7) Di Pusaran Kopi dan Krim
    5. A Warits Rovi – (8) Mata Ketiga Seorang Penyair (9) Penyair di Depan Layar Komputer
    6. Aan Subhansyah – (10) Sebutir Pasir Di Pantai (11) Jendela Kereta Listrik
    7. Abahrhays – (12) Puisi / Istri
    8. Abdul Aziz Hm. El-Basyro – (13) Kepada Garis (14) Martabat Tujuh
    9. Abdul Mukhid – (15) Di Mana Kita Ini (16) Sebuah Penafian: Puisi
    10. Abdul Warits – (17) Reinkarnasi Manusia Penyair (18) Kalam Mufidah
    11. Abinya Umar – (19) Kejahatan Dunia Maya (20) Serba Online
    12. Achmad Masih – (21) Panggung Besar, Panggung Kecil
    13. Achmad Sochib – (22) Sah (23) Insinyur Puisi
    14. Ade Ganiarti – (24) Penyair Lukislah Kisah
    15. Ade Kurniawan – (25) Suara Suara Rakyat
    16. Adi Saputra – (26) Membuat Sambal Serai Buatan Ibu (27) Kata–Kata Asing, Tak Ingin Kembali
    17. Adi Taufik – (28) Aksara di Layar Media (29) Dunia Berganti Cerita
    18. Admono – (30) Lelaki di Ladang Kata, Direnung Puisi Ruang Maya (31) Do’a – Do’a Dari  Mulut  Android
    19. Adri Darmadji Woko – (32) Ruh Abadi (33) Adam dan Eva
    20. Adrian Kelana – (34) Bangkitlah Penerus Pujangga
    21. Afrilia Kusuma Wardani – (35) Sim Salabim (36) Pejuang Diksi Digitalisasi
    22. Agoes Andika – (37) Pura Gunung Sari (38) Mimpi Bersama Angin
    23. Agus Buchori – (39) Gending Dari Drajat (40) Mengenang Jalan Daendels
    24. Agus setyawan – (41) Sebongkah Harapan (42) Di Antara Musim
    25. Agus Sukamto – (43) Kuncup (44) Sang Idola
    26. Ahmad Ijazi Hasbullah – (45) Panggung Virtual Penyair
    27. Ahmad Kohawan – (46) Dunia SemuTiktok
    28. Ahmad Setyo – (47) Belah Ketupat Virtual
    29. Ahmad Surkati Ar – (48) Terbelah Dua (49) Beragama Di Medsos
    30. Ahmadi Haruna – (50) Selamat Pagi Tuan Guru, Selamat Pagi Ibu Guru (51) Merdeka Hari Ini Di Rumah Saja
    31. Ajik Suastana – (52) Dunia Maya Bukan Hakekat (53) Terjebak Dunia Maya
    32. Akhmad Sekhu – (54) Gemetir Penyair (55) Sajak Selebritas
    33. Aksara Pena Bisu – (56) Penyair Maya (57) Dunia Baru Aksara
    34. Al has – (58) Panggung Virtual Penyair
    35. Alek Brawijaya – (59) Kertas dan Tinta (60) 0 Dalam 5+1
    36. Alexander Robert Nainggolan – (61) Penyair (62) Seorang Perempuan di Taman Kota
    37. Ali Hamzah – (63) Diam Sajalah
    38. Ali Ibnu Anwar – (64) Jaringan Tubuh
    39. Alina Sukesi – (65) Gawai (66) Sungai Gawai
    40. Amiruddin Lallo – (67) Bulan “Nun” (68) Parka
    41. Amrin Tambuse – (69) Katanya (70) Hujan dan Rahasia Ibu yang Belum Terpecahkan
    42. Andik Winarko – (71) Gaya Jaman Masa Kini (72) Tuang Pada Ruang Kaca
    43. Andri Pituin Cianjur – (73) Arwah Puisi Gentayangan (74) Apologia Seorang Penyair Digital
    44. Anita Pasaribu – (75) Wajah Wajah Pemuisi Digital (76) Melalui Puisi Kita Berbakti
    45. Anton Gustiawan – (77) Tersesat(78) Perkawinan
    46. Anugrah Prasetya – (79) Penyair Joko (80) Penyair Elon
    47. Apir Imami – (81) Cerita Penyair dalam Berkarya
    48. Apri Medianingsih – (82) Percakapan Puisi dan Digital (83) Puisi Merdeka
    49. Arief Joko Wicaksono TR – (84) Kembali Menjadi Ibu (85) Sajak yang Tak Besar Kepala
    50. Arnita – (86) Tidak Ada Lagi Mesin Tik Dan Bunyi Alarm (87) Di Detik Ini
    51. Arther Panther Olii – (88) Menyimpan Dokumen Ibu (89) Ghosting
    52. Artummi Sasih – (90) Ketika Menatap Sebuah Titik (91) Sebelum Ini
    53. Ary Toekan – (92) Rindu yang Purnama (93) Puisi Untuk Puisi
    54. Asad Al sahara – (94) Penyair Tua Miskin Kata
    55. Asep Wahyuningrat – (95) Selancar Aksara Tanpa Batas
    56. Asmariah – (96) Dua Belas Purnama Terlewati (97) Memasuki Bilik Gawai
    57. Astrajingga Asmasubrata – (98) Usaha Menjadi Seorang Ibu yang Begini Saja (99) Selain Tentang Malam di Kedai 24 Jam
    58. Atut Dwi Sartika – (100) Kehidupan yang Lebih Baik (101) Warisan
    59. Azwar Aw – (102) Tak Sakral Lagi
    60. Badruz Zaman – (103) Koran Untuk Abdul (104) Lengking Corong Pada Malam Bolong
    61. Baginda Mulya – (105) Untaian Syair Kata Rindu
    62. Bambang Widiatmoko – (106) Penyair Zombi (107) Dunia Dalam Genggaman
    63. Beny Syah –(108) Dialog Seorang Penyair Dengan Kematian (109) Musim Puisi
    64. Bety C. Rumkoda – (110) Sajakku Tersimpan di Facebook
    65. Riyanto – (111) Nak! (112) Anak-Anak Zaman Now
    66. Binoto H Balian – (113) Para Pengeram Waktu (114) Jejak-Jejak Peziarah
    67. Budhi Setyawan – (115) Kuasa Hiper Realitas dan Sajak Sajak Tak Terbaca (116) Puisiku Joget Tiktok
    68. Budianto Sutrisno – (117) Jemarimu Singgasanamu (118) Digital atau Terpental
    69. Bulan – (119) Tak Akan Berubah (120) Regenerasi
    70. Buya Al – Banjari – (121) Mata Pena Sang Penyair (122) Bocah Kecil Bertubuh Mungil
    71. Candra N. Pangeran – (123) Antologidotcom (124) Mati Gaya Tanpa Kuota
    72. Cekgu Wiro – (125) Tiktok-Tiktok (126) Berselancar Penuh Damai
    73. Chalvin Pratama Putra – (127) Dalam Kaca Kecil (129) Penyair dan Kematiannya
    74. Chanchan Parase – (130) Wabah Digitalisasi (131) Liang Kalam Penyair
    75. Christia Dewi Eka – (132) Sangkil (133) Mangkus
    76. Cuk Ardi – (134) Aku (135) Kakek dan Cucuku
    77. Cunong Nunuk Suraja – (136) Jejak Kooong Perkutut Kevin (137) Kooong Perkutut Wilbur Melintas Padang
    78. D’ Eros Sudarjono – (138) Pohon Puisi Tak Pernah Mati (139) Antara Cetak dan Digital
    79. Dahlan Hadiwisastra – (140) Chairil Tidak Mati (141) Bunyi Gaduh
    80. Daladi Ahmad – (142) Penyair Tua Dan Berlaksa Sajak (143) Risalah Puisi
    81. Dalle Dalminto – (144) Penyair di Era Digital(145) Riwayat Si Kutu Buku
    82. Damayanti Soekandar – (146) Sajak Tercemar (147) Senja di Sebuah Kontrakan
    83. Dandi – (148) Wasilah (149) Warganet
    84. Darius Baki Akamaking – (150) Syair di Titian Dermaga Cinta (151) Om Sopir Pegang Kemudi
    85. Darussalam Santika P – (152) Akhirnya Wassalam (153) Ode Dunia Maya
    86. Daviatul Umam – (154) Intermeso (155) Jangkrik & Kesenangan Mayanya
    87. Deda Ibrahim – (156) Puisi Pagi (157) Penyair Maya
    88. Dedi Tarhedi – (158) Sinyal Puisi (159) Puisi Itu Lebih Canggih
    89. Dedi Tri Riyadi – (160) Dalam Hariku
    90. Dedi Wahyudi – (161) Kertas dan Pentas (162) Dunia Jari Jemari
    91. Deni Purnomo – (163) Monolog Seorang Penyair (164) Penyair Tua
    92. Denting Kemuning – (167) Virus di Era Digitalisasi
    93. Desire Whine Arsy – (168) Puisi dan Habitat Digitalisasi (169) Puisi Tumbuh
    94. Dewi Linggasari – (170) Kunang Kunang (171) Pergilah
    95. Dharmadi – (172) Coba Membaca Kehendak-Mu (173) Realita
    96. Dian Rahayu – (174) Munafik
    97. Dian Rusdiana – (175) Merayakan Hari Puisi (176) Penyair yang Lupa Kertas dan Pena
    98. Diana Ries – (177) Lukisan Sang Penyair
    99. Djuminten – (178) Setelah Telepon Genggam (179) Setelah Puisi Dewasa
    100. Dody Yan Masfa – (180) Racun Digital (181) Merayakan Kemardekaan Tanpa Kemerdekaan
    101. Dwi Lestari Wiyono – (182) Mengukir Jejak, Menorehkan Sejarah; Hanya Demi Sebuah Nama Terukir (183) Sebatas Kuota, Berbatas Bukan Unlimited
    102. Dzulkarnain  – (184) Di Wajah Layar Kaca (185) Detak Detik Jantung Waktu
    103. Ebi Langkung – (186) Laut Digital (187) Menu #Sarapan Puisi Virtual
    104. Eddie MNS Soemanto – (188) Dunia Baru yang Sebetulnya Sudah Diprediksi (189) Kita Adalah Produk Yang Mereka Jual
    105. Eddy Pranata PNP – (190) Ia Tenggak Kopi Hingga Ke Ampasnya (191) Mesin Tik Kelurahan
    106. Edrida Pulungan – (192) Negeri Surgawi Asia
    107. Eka Fitriani – (193) Puisi Dalam Memo
    108. Eka Soe – (194) Puisi Yang Tak Pernah Patah Hati (195) Gawai Tak Berdawai
    109. Eko Windarto – (196) Suara Jiwa (197) Sajak Buat Indonesia
    110. Eli Wahyuni Nasution – (198) Pertumpahan Lakmirasi (199) Manusia yang Digembala Centang Biru
    111. Emi Suy – (200) Penyair dan Ziarah Virtual (201) Fragment Sunyi
    112. En Aang MZ – (202) Masih Belajar Melalui Gmail.com (203) Aku Membaca Puisi
    113. Ence Sumirat – (204) Kopi Malam (205) Kebutuhan
    114. Enthieh Mudakir – (206) Puisi Bercumbu di Era Digital (207) Jangan Beri Aku Tanya
    115. Erna Winarsih Wiyono – (208) Imei (209) Di Ujung Signal Bar
    116. Esti Sundari – (210) Aku Pada Puisi (211) Kenang Aku
    117. Ethex – (212) Belajar Nulis Puisi (213) Jari Jempol
    118. Evi Maulany – (214) Kemerdekaan Terbalut Pandemi (215) Akrostik Merdeka
    119. Ewith Bahar – (216) Imigran Digital (217) Laksana Musik Blues
    120. Fadhil Sekennies – (218) Mengarsir Tubuh Kekasih di Rebah Waktu
    121. Fahmi Wahid – (219) Sajak di Dinding Cahaya (220) Memandang Landscape Dunia Maya
    122. Faiqah Jamilah – (221) Penyair dan Laman Puisi
    123. Fajrul Alam – (222) Enak Begitu Saja (223) Beranda Media
    124. Faris Al Faisal – (224) Di Depan Layar (225) Kanon
    125. Fathurrohman – (226) Dari Sebuah Ketinggian (227) Dunia Tanpa Jeda
    126. Fatimah Adam – (228) Pagi Cinta (229) Bangun dari Keterpurukan Cinta
    127. Firman Fadilah – (230) Puisi 4.0
    128. Firman Wally – (231) Hadiah Sepeda Untuk Si Bocah (232) Dampak Wabah
    129. Funky Zubair Affandy – (233) Ayo! Tanam Sajak (234) Penyair Menenteng Tanya
    130. Gambuh R. Basedo – (235) Izinkan Aku Gusti (236) Zaman Edan
    131. Gampang Prawoto – (237) Kata Logika Bola (238) Bilah
    132. Ganesha Yudhistira – (239) Inginmu Akan Anggapan Atas Besarmu (240) Tenangkanlah Diri Dalam Sastrawi
    133. Gelora Aksara Indah – (241) Akrostik Puisikan Puisimu Puan (242) Setangkup Rona Puisiku
    134. Ghufron Cholid – (243) Penyair Abad 21 (244) Penyair Masa Kini
    135. Gia Setiawati Mokobela – (245) Layar Empat Dimensi (246) Sajak Untuk Penyair di Era Digital
    136. Gilang Perdana – (247) Mode Vr: Mengunjungi Museum (248) Puisisaurus Rex
    137. Gurit Asmara Ruci – (249) Penyair Tanpa Rupa (250) Dunia Sekepalan
    138. Gusti Fahriansyah – (251) Lomba Menulis Puisi (252) Penyair 4g
    139. Hafsah Saidah – (253) Dunia Penyair (254) Sang Penyair
    140. Hamri Manoppo – (255) Hapeku, Kekasihku Gelapku,Mereka Pun Cemburu (256) Belanja Di Toko ” Online”
    141. Hamzah Zaidin – (257) Tak Pantas Kau Disebut Penyair
    142. Hanik Kasmery – (258) Selaksa Peristiwa Senja
    143. Hasani Hamzah – (259) Mengasuh Puisi Mengasah Diri (260) Anakku Lahir Di Bulan Juli
    144. Hasmidi – (261) Burung Perak yang Terbang Tanpa Sayap
    145. Hayat AbiCikal – (262) Balada Seorang Penyair
    146. Hendra Sukmawan – (263) Penyair Tenggelam di Akhir Abad (264) Tuhan Tenggelam Dalam Genggaman
    147. Herlambang Kusuma Wardana – (265) Dari Ponsel (266) Rengekan
    148. Herlina Syafrudin – (267) Betina Maya
    149. Hermawan – (268) Perempuan Itu (269) Menunggu Rindu
    150. Heru Patria – (270) Geliat Puisi Gawai (271) Seorang Penyair yang Terlempar Ke Era Digitalisasi
    151. Heza Hara – (272) Tarian Jemari
    152. Hoerudin – (273) Zarah Nirmassa (274) Simulakra
    153. Hudan Nur– (275) Fraw
    154. Humam S. Chudori – (276) Merancapi Teknologi Digital (277) Kau Datang Ke Kamarku Tanpa Mengetuk Pintu
    155. I Made Suantha – (278) Puisi Facebook Penyair Urban (279) Bertani Di Ladang Puisi
    156. Ian Hasan – (280) Emotikon (281) Distraksi
    157. Iesti KM – (282) Kisah Penyair Digital (283) Sajak Pohon Digital
    158. Ihsan saputra – (284) Puisi Dalam Smartphone (285) Buku Puisi Yang Usang
    159. Iis Singgih – (286) Penyair di Ruang Sunyi (287) Siniar
    160. Ika Yuni Purnama – (288) Di Lingkaran Maya (289) Teman di Mars
    161. Ikhsan Risfandi Zetry Iminy – (290) Telusur Kromatik Versi 0.0 (X86_64) (291) Os X Catalina 10.15.7
    162. Imam Rosyadi Mahmudi – (292) Medium
    163. Ina Herdiyana – (293) Abadi Dalam Puisi
    164. Inong Pelangi – (294) Mencumbu Dunia
    165. Irma Khairani Marbun – (295) Bukan Zaman Purba (296) Era Digitalisasi
    166. Irna Munawarah – (297) Sastrawan Digital (298) Surat Yang Kau Simpan
    167. Isbedy Stiawan ZS – (299) Masuk Ke Tubuh Anakanak (300) Lelaki Yang Pulang Sebelum Siang
    168. Iswadi Bahardur– (301) Merayakan Negeri Dalam Jaringan
    169. Itov Sakha – (302) Si Gatalhomodeus Dari Gua Hantu (303) Si Gatalhomodeus Dan Kutu Lunak
    170. Iwan Setiawan – (304) Aku, Kau, dan Zaman (305) Pondok Rumbia
    171. J Akid Lampacak – (306) Di Bawah Bayangan Penyair (307) Dalam Gelap Puisi
    172. Jauhar R – (308) Kepada Puisi
    173. Jahwan – (309) Kekalahanku (307) Zaman Modern
    174. Jai Donk – (310) Penyakit Lamamu
    175. Jaka Junie – (311) Tuan P (312) Pada Suatu Hari
    176. Jang Sukmanbrata – (313) Digital Itu Hewan Kota (314) Koran Kenangan Digital
    177. Jauza Imani – (315) Mati Rasa (316) Kotak Pemintas Jarak
    178. Jesy paramita – (317) Kearifan Temporer Tentang Mabuk dan Cinta (318) Sajak Anak Pribumi
    179. Jhon FS. Pane – (319) Sepucuk Surat Dalam Kenangan (320) Membaca Nama Di Sebuah Linimasa
    180. Joe Hasan – (321) Ini Hari (322) Aku Ingin Jadi Penyair
    181. Joni Hendri – (323) Meninggalkan Pelabuhan Puisi (324) Dokumen-Dokumen Puisi
    182. Jonson Effendi – (325) Kejahatan Dunia Maya (326) Serba Online
    183. Julia Utami – (327) Mamon- Mamon Kenyamanan (328) Ibuku Pengemudi Ojek Online
    184. K Kasdi WA – (329) Berani Sendiri
    185. Azhar – (330) Rindu (331) B.o.s.a.n
    186. Kamareka Suta – (332) Lara Penyair Tua (333) Ya Maya Maya
    187. Kardanis Mudawi Jaya – (334) Apa Yang Anda Pikirkan? (335) Melayarkan Puisi di Sungai Gawai
    188. Karmila Damayanti – (336) Puisi dan Penyair
    189. Khairani Piliang – (337) Penyair Kertas (338) Sesederhana Itu Mengaplikasikan Rindu
    190. Khalid Alrasyid – (339) Sajak Usang (340) Di Atas Piranti
    191. Khalilullah – (341) Penyair Dalam Dunia Setelah Chairil (342) Dua Tahun Kesunyian
    192. Kidung Permata – (343) Gambar Usang (344) Imaji Kata
    193. Kiki MD – (345) Kuli Tinta Kelayapan (346) Aku Ingin Menjadi Hape
    194. Kotagu Hayatudin – (347) Elegi Puisi di Masa Kini (348) Aku Tidak Sinting!
    195. Krisna – (349) Jemari Digital
    196. Kukuh Priyatno – (350) Kurun (351) Rebah
    197. Kurliyadi Hamzah – (352) Nasib Jeluang di Tangan Penyair (353) Makrifat Dunia Maya Seorang Penyair
    198. Kurnia Effendi– (354) Candu (355) Wisata Dua Sisi Mata Uang
    199. Kurniawan Junaedhie – (356) Jakartaku, Jakartamu (357) Tiga Pipit di Tengah Kefanaan
    200. La Cendank – (358) Abad 21 Di prediksi (359) Karakter Kakek, Beda
    201. Lala Asmaraluca – (360) Mengukir Prestasi Dalam Sastra Maya
    202. Leenda Madya – (361) Hidup Dalam Sebuah Gadget (362) Antara yang Maya dan yang Nyata
    203. Lilin – (363) Di Balik Jendela Hitam (364) Setengah Dari Hidupnya Adalah Puisi
    204. Litotes – (365) Manufacture Kekata (366) Sang Majas
    205. Lorensius – (367) Mantra Ram-Rem-Ram-Rem (368) Dua Gadis Cilik
    206. Lubet Arga Tengah – (369) Lubet Dot Com (370) Pameran Peta(Ka)
    207. Lyananda – (371) Di Jaringan Jari (372) Kita dan K menjadi Digital
    208. M Dhaun – (373) Penyair di Era Digitalisasi
    209. M Kulon – (374) Main Ke Rumah (375) Dalam Bus Antarprovinsi
    210. M Abdul Roziq – (376) Coretan Dinding (377) Sinar Remang-Remang
    211. Mahbub Junaedi – (378) Ada Denyar Di Setiap Wangi Atar (379) Suluk
    212. Mardiana Arsjad – (380) Mr Covid Menyapa (381) Balada Rindu Sang Guru
    213. Mariana Pranoto – (382) Suara Sukma
    214. Mario D. E – (383) Kita Mesti Bicara Hari Ini (384) Jadi Kepalaku Sebentar Saja
    215. Marlin Dinamikanto – (385) Ziarah Kubur Sendiri (386) Museum Tambo
    216. Marsya Fitri Yusuf Mandar – (387) Menggantung Mimpi Pada Aplikasi
    217. Martalena – (388) Tersesat Dibelantara Gadget (389) Exsodus Puisi
    218. Marthen Edison – (390) Diksi Kutu Loncat (391) Puisi Biner
    219. Marwanto – (392) Kisah Purba (393) Kasih Purba
    220. Masiah Firdaus – (394) Sebuah Mimpi Dalam Sesat (395) Bumi Murka
    221. Matdon – (396) Gabut (397) Usia
    222. Maylani Putri Maharani – (398) Era Digitalisasi
    223. Merawati May – (399) Selayang Sayangku
    224. Miftachur Roza – (400) Virtual Para Penyair (401) Berjumpa Penyair di FB
    225. Mizniwati – (402) Biarkan Pikir Merenda Kata (403) Anak Puisi di Laman Maya
    226. Mohammad Iskandar – (404) Tanpa Batas (405) Dalam Jaringan
    227. Mohammad Saroni – (406) Membayar Hutang Masa Lalu (407) Luka Tak Akan Padamkan Semangat
    228. Mohammed Al Syafiq – (408) Seorang Penyair (409) Bila Aku Menjadi Penyair
    229. Mufidz At thoriq S – (410) Waktu Sudah Pucat
    230. Muhammad Alfariezie – (411) Meski Dunia Berduka
    231. Muhammad Ami Thalib Hermawan – (412) Kisah Seorang Penyair Amatir (413) Puisi Tanpa Kertas
    232. Muhammad Barcov Firdaus – (414) Sejak Semesta Meledak dan Planet Ada (415) Dunia Penyair
    233. Muhammad Daffa – (416) Puisi Dalam Jaringan (417) Autobiografi Masa Kini
    234. Muhammad Dani – (418) Dimensi Waktu
    235. Muhammad Lefand – (419) Tiga Puluh Larik Untuk Penyair Lugu (420) Ada Jejak Penyair yang Lupa Diketik
    236. Muhammad Safitri – (421) Seorang Penyair (422) Bila Aku Menjadi Penyair
    237. Muhammad Subhan – (423) Tubuh Puisi Tubuh Batanghari (424) Puisi Pendek Untuk Kisah yang Panjang
    238. Musriadi Amjo – (425) Rumah Baru Para Penyair
    239. Mustiar Ar – (426) Merdeka (427) Ibu Indonesia
    240. Muzahidin Noor – (428) Di Hari Ulang Tahunmu (429) Selamat Ulang Tahun
    241. MZ Billal – (430) Revolusi Puisi
    242. Naldi Firmansyah – (431) Liminal (432) Sajak Demam
    243. Nanang R Supriyatin – (433) Aku Bukan Sisifus (434) Negeri Tanpa Pintu
    244. Nang Sapin Koplit – (435) Takdir Penyair (436) Sajak Ambigu
    245. Nanik Lani – (437) Mati Suri
    246. Nanik Utarini – (438) Riuh Dalam Sunyi (439) Duka Ibu Pertiwi
    247. Neyl Krisman – (440) Media Asa (441) Syair Terbuka
    248. Ni Wayan Idayati – (442) Ruang Maya (443) Pesan Singkat
    249. Nizar Machyuzaar – (444) Swafoto
    250. Nofieana Gusti Winata – (445) Goresan Srikandi (446) Meraki Sang Pujangga
    251. Nok Ir – (447) Pada Kulai Puisi (448) Perahu Kertas
    252. Nonem Nolep – (449) Terlahir Kembali (450) Emak Baru
    253. Nora Septi Arini – (451) Menulis Jejak Dalam Sebuah Portal (452) Sebuah CD Berbagi Selembar Puisi
    254. Norham Abdul Wahab – (453) Jarak Jumpa dan Kerinduan
    255. Norrahman Alif – (454) Joni Mencari Istri (455) Menghitung Kerut Kening Kesedihan Warda
    256. Novita Ayu Lathifah – (456) Saksi Karya Pujangga
    257. Nuka Roku – (457) Jadi Korban Zaman
    258. Nur Ferbrianti – (458) Aku Menemui di Beranda Facebook (459) Android 7.0.6
    259. Nur Khofifah – (460) Sabda Maya (461) Segenggam Roti Orang-Orang Suci
    260. Nurhayati – (462) Gaya Pencari Inspirasi (463) Merdeka Berkarya
    261. Nurhidayati Arsuni Dahlan – (464) Puisi Masa Kini
    262. Nurtaufik – (465) Hari Puisi (466) Cerita Pada Suatu Hari
    263. Ola Keraf Rafael – (467) Elegi Penyair di penguhujung Masa (468) Pada Dinding Kamarku Retak
    264. Omni Koesnadi – (469) Masa Depan Puisi (470) Dunia Maya
    265. Ons Untoro – (471) Seolah di Ruang Sebelah (472) File dan Pasword
    266. Ossiehelmi – (473) Apa Kabar Suara
    267. Oyat Hayati – (474) Rangkaian Aksara (475) Tangisan Sang Penyair
    268. Pahrus Zaman Nasution – (476) Merangkai Kata Dalam Cahaya
    269. Paulus Heri Hala – (477) Telpon Terakhir (478) Ketika Pedang Kata Bergelantungan Dalam Medsos
    270. Pensil Kajoe – (479) Kuota Malam (480) Dunia Dalam Gadget
    271. Perpustakaan Cahaya Ilmu – (481) Dialog Seorang Penyair dengan Kematian (482) Musim Puisi
    272. Persit Kartika Chadra Kirana Eka Fitriyani – (483) Sosial Media Menjadi Pelantara Aksara (484) Dunia Dalam Berita
    273. Pink – (485) Luka Asmara
    274. Pulo Lasman Simanjuntak – (486) Corona dari India Utara
    275. Purcahyono Hari Prasetyo – (487) Tak Dibatasi Ruang dan Waktu
    276. Putri Bungsu – (488) Pesan Seorang Guru (489) Membaca Sejarah Watugilang
    277. Rafa Kamajaluka – (490) Email Luka Laku Korona
    278. Rahem – (491) Mimpi Penyair (492) Biodata Penyair
    279. Rahmadi – (493) Diksi Cinta
    280. Rahmadi Salman – (494) Diksi Berpuisi (495) Bangsaku Berduka
    281. Rahmat Hidayat – (496) Penyair Hari Ini (497) Mendengarkan Alam Berbicara
    282. Rahmat Setiadi – (498) Eksistensi Yang Terpuji (499) Kiblat Jamaah Sedunia
    283. Ramadhan Purnama – (500) Tepat Ke Barat
    284. Rambut Kristinta – (501) Rumah Mewah (502) Jembatan Hijau
    285. Ratih Maryam – (503) Akan Ada Masa (504) Bapak, Kini Puisiku Divisualisasi
    286. Ratu Nuzuluna Az-Zahra – (505) Sebuah Karya (506) Sang Mentari Bangsa
    287. Rd Nanoe Anka – (507) Penulis Tua dan Laptopnya (508) Ketika Sedang Menulis Puisi
    288. Redovan Jamil – (509) Penyair yang Terus Menulis Surat Untuk Kekasihnya (510) Balada Kedai Kopi
    289. Refdinal Muzan – (511) Pemintal Sinyal (512) Kekasih Virtual
    290. Refli Zomri – (513) Penantianku di Telaga (514) Menggapai Fitrah
    291. Resmana Primadiana – (515) Dalam Pelukan Syair (516) Dunia yang Tergenggam
    292. Retno Indrarsih Soerono – (517) Gawai (518) Penyair Digital
    293. Retno Sayuti – (519) Sebuah Kotak Kaca (520) Tanya Sang Bocah
    294. Reza Yudhistira – (521) Pulang Sekolah (522) Persiapan
    295. Rezqie M.A Atmanegara – (523) Suluk Digital (524) Ode Penyair Tua: Berpegang Teguh Pada Kesejatian Kata-Kata di Sepanjang Zaman
    296. Rhyna Rhynanti – (525) Menjelajahi Dunia (526) Berselancar di Dunia Maya
    297. Riami – (527) Pintu Lorong Waktu di Dunia Maya (528) Jendela Cyber Untuk Penyair
    298. Rian Hidayat – (529) Pakaian Puisi Seorang Penyair (530) Era
    299. Rian Ibayana – (531) Jejak Maya
    300. Rica Alfa – (532) Penyair di Era Digitalisasi
    301. Ricky Syah – (533) Aku Tuhan yang Kau Ciptakan (534) Penyair yang Kehilangan Pekerjaannya
    302. Rida Asilah – (535) Suara Lirih Anak Bumi
    303. Ridwan Djaudjali – (536) Akulah Sang Penyair Digital (537) Pada Simungil Dekil Berotak Besar
    304. Ridwan Hasan Pantu – (538) Migrasi (539) Dan yang Tak Tersampaikan
    305. Rifat Khan – (540) Apakah Kau Bisa Jatuh Cinta Padaku?
    306. Rilen Dicki Agustin – (541) Era Digital: Ladang Penyair Bagi Pengikutnya (542) Pada Tubuh Google
    307. Rini Intama – (543) Etape Lima (544) Etape Masa Depan
    308. Rini Valentina – (545) Selimut Merah
    309. Rio Aryandra – (546) Puisi Kuda 0.0 – 4.0 (547) Kebun ManusiaPuisi KudaPuisi Kuda 2
    310. Rio Dee – (548) Dual Sim Card (549) Touchscreen
    311. Rion Albukhari – (550) Domino Higgs (551) Jangan Engkau Menjadi Mawar
    312. Riri Satria – (552) Post Truth Society (553) Alienasi
    313. Riska Widiana – (554) Ladang Kata-Kata (555) Ladang Bagi Penyair
    314. Rissa Churiah – (556) Ingin Jadi Ponsel Aja (557) Amuk Informasi
    315. Riswo Mulyadi – (558) Di Bawah Rimbun Kamboja
    316. Rizal Raenaldi Kadir – (559) Menatar Kilas Balik
    317. Rizky Burmin – (560) Sebuah Dunia Lain (561) Tak Ada Internet
    318. Robertus Belarminus Pangu – (562) Perempuan Itu (563) Sajak Wanita Lanjut Usia
    319. Roely Slamet – (564) Memancing Amarah Emoji (565) Anak Panda Dari Temanggung
    320. Romy Sastra – (566) Bumi Yang Tergadai (567) Perjalanan Sajak
    321. Rosmita – (568) Begitu Gampang Bukan? (569) Akun Bodong
    322. Roymon Lemosol – (570) Merawat Puisi (571) Dari Biji Mata Ibu
    323. Roz Ekki – (572) Arketipe Cinta Di Dinding-Dinding Gua (573) Kawat Jaring Laba-Laba Dan Algoritma Sibernetik
    324. Rudi Roma Doni – (574) Syahdunya Insan ? (575) Izrail
    325. Sagara Agasi – (576) Aksara
    326. Saiful Bahri – (577) Notifikasi Pesan Sepi (578) Pandangan Maya
    327. Sam Mukhtar Chan – (579) Genap dan Ganjil (580) Kerinduan Camar Pada Ombak
    328. Sami’an Adib – (581) Biografi Tubuh (582) Manuskrip Terakhir
    329. Sang Bayang – (583) Mihrab di Bentang Waktu (584) Sepotong Puisi Satu Dimensi
    330. Santi Asesanti – (585) Dunia Tanpa Batas
    331. Sapitri Indah – (586) Balada P(Em)Uisi (587) Balada P(Emuisi) II
    332. Sapto Wardoyo – (588) Beri Aku Sedikit Waktu (589) Pada Sekotak Cahaya
    333. Sarah Safnah – (590) Benci dan Cinta (591) Antara Kita…
    334. Sengat Ibrahim – (592) Pada Suatu Kapal Menuju Pulau Poday (593) Kepada Diri yang Sungguh Puisi
    335. Setiyo Bardono – (594) Berburu ke Layar Datar (595) Perjalanan Kata di Ruang Kuota
    336. Shantined – (596) Di Secangkir Kopi Penyair
    337. Shiny ane el’poesya – (597) .. Jam Menunjukkan Waktu Generasi Puisi 0.1 : 0.1 (598) Post—
    338. Sigondrong Dalam Diam – (599) Lelaki Pemecah Batu Ketinggalan Abad (600) Epilog Abad dan Adat
    339. Sila Sila Yusuf – (601) Kata Bapak, Bayiku (:) (602) Melipat Daun
    340. Siti Nurjanah – (603) Elegi Pena Pujangga Tua (604) Puisiku Kini
    341. Siti Sumarni – (605) Romantika Gunung Brengos
    342. Slamet Priyatin – (606) Squawka (607) Kick and Rush
    343. Sri Djoko – (608) Cipta Rasa Susastra (609) Nyanyian Jangkrik
    344. Sri Hartati – (610) Diksi Tiada Tara (611) Sang Guru
    345. Sri Sunarti – (612) Ketika Pagi di Virtual (613) Suara Orang-Orang Dari Gawai
    346. Srie Astuti Asdi – (614) Penyair dan Era Digitalisasi (615) Bab Penyair dan Musim di Era Digital
    347. Sriyanti S Sastroprayitno – (616) Penyair Facebook (617) Tergagap
    348. Sriyatun – (618) Tubuhku Adalah Gadget (619) Penyair Rebahanisme
    349. Stangkai Kasih Putih Alghie Suwandi – (620) Jendela Kaca (621) Sudahilah Tuan
    350. Sufryadi Bunyamin – (622) Digitalisasi Manusia (623) Isolasi Kata
    351. Sugiyanta – (624) Migrasi Abjad-Abjad Yang Terluka (625) Supardi Djono Darmoko
    352. Suhandayana – (626) Cerita Maya (627) Biodigital #3
    353. Sukri Arsyad – (628) Kehilangan Purnama
    354. Sukron Hidayat – (629) Rumah Puisi
    355. Sultan Melayu – (630) Tetap Kamu
    356. Sumidah – (631) Aksara
    357. Sunarta Al-Multatuli – (632) Cerita Anda: Dalam Kuota Baper (633) Penyair dalam Jaringan
    358. Supali Kasim – (634) Pada Mulanya Jemari (635) Kata Tanya
    359. Supianoor – (636) Yang Mulai Terlupakan (637) Puisi Lahir Dalam Kesunyian
    360. Sus S Hardjono – (638) Dalam Hitungan Detik (639) Percakapan Penyair di Atas Bintang
    361. Syaefur Rochman – (640) Suara Hati Dalam Diksi
    362. Syafrul Hamdi – (641) Sajak Puisi Digital (642) Rindu
    363. Syahril Rani Daeng Nassa – (643) Kehilangan Buku Puisi (644) Pekikku!!!
    364. Syahryan Khamary – (645) Titian Waktu (646) Memori Penyair Gagu
    365. Syarifuddin Arifin – (647) Bagai Ulat Makan Daun (648) Datanglah, Siapa pun Kalian
    366. Syuman Saeha – (649) Kota Tanpa Kata (650) Dalam Layar Kaca
    367. Tajullail – (651) Penyair Gagal
    368. Tarmizi Rumah Hitam – (652) Sajak Rumahitam 07082021
    369. Tatan Daniel – (653) Penyair yang Menjual Mesin Tiknya (654) Bayangkan Puisi Mati Setiap Kali Dilahirkan
    370. Teguh Santoso Mulyadi – (655) Gambuh Semalam
    371. Teja Purnama – (656) Ponsel (657) Puisi
    372. Tengsoe Tjahjono – (658) Berjalan Bersama Kursor (659) Kuasa Etalase
    373. Thomas Krispianus Swalar – (660) Dengan Puisi Aku Berkeluh
    374. Thomas Madilis – (661) Palestina Sejauh Mata(662) Kartini Tik Tok
    375. Tia Damayanti – (663) Pudarnya Sang Podium
    376. Tiara Nursyita Sariza – (664) Bayi yang Merakit Tubuhnya Sendiri (665) Kecenaan Orang Sekarang
    377. Tionorma Sitanggang – (666) Babe 1 (667) Babe 2
    378. Toto ST Radik – (668) Di Manakah Penyair (669) Password
    379. Tri Wulaning Purnami – (670) Lumba-Lumba Ombak Lovina (671) Persimpangan Luka
    380. Tuti Ismani – (672) Terbiasa Sepi (673) Kembalilah Wahai Fulan
    381. Ujang Nurochmat – (674) Halu (675) Ketika Sajak Mengetuk Jendela yang Terjaga
    382. Umar Tadjuddin – (676) Resolusi Jaman (677) Negeri Liliput
    383. Vedaniar Zahra D.M – (678) Semoga Semakin Memahami (679) Ada Apakah Sebenarnya
    384. Vika Oktaviani – (680) Suara Kebebasan (681) Ke Mana Perginya?
    385. Vito Prasetyo – (682) Paras Digital (683) Arca Puisi
    386. Wahyu Nusant Aji – (684) Perjalanan (Berhenti) Menjadi Penyair
    387. Wahyu Toveng – (685) Lupa Bau Debu Kertas (686) Tidak Butuh Jasad Lagi
    388. Wannofri Samry – (687) Kau Bukan Penyair Salon (688) Penyair 4.0
    389. Wardah Azzahra – (689) Ketika Penyair Jatuh Cinta (690) Dari Mata Seorang Penyair
    390. Warih Wisatsana – (691) Unduh Unggah (692) Desember
    391. Wawan Gibran FA – (693) Tukang Sayur Berpuisi
    392. Wawan Hamzah – (694) Sejuta Khayal (695) Berbagi Imaji
    393. Wayan Jengki Sunarta – (696) Gawai (697) Sandiwara Dunia Maya
    394. Wiji Hastutik – (698) Jejak Digital
    395. Winar Ramelan – (699) Dunia Dalam Sebidang Monitor (700) Puisi Seperti Apa
    396. Windhihati Kurnia – (701) Dunia Maya (702) Siasat
    397. Y Agusta Akhir – (703) Penyair Mabok (704) Dalam Genggaman
    398. Yahya Andi Saputra – (705) Undangan Kematian (706) Isolasi Virtual
    399. Yana Risdiana – (707) Snapgram Meditasi (708) Kosong, Satu, dan Aku
    400. Yandika Yuda Bagas Alam – (709) Sapardi Pada Segelas Doa
    401. Yin Ude – (710) Wajah Yang Sumringah (711) Penyair dan Gadis Kecil
    402. Yoe Irawan – (712) Ditelan Ponsel (713) Aristoteles Terkaget-Kaget di Depan Gadget
    403. Yoffie Cahya – (714) Aku, Penyair (715) Kepada Chairil Anwar
    404. Yogira Yogaswara – (716) Notasi Tuah Seorang Teman (717) Fragmen Sunyi Lajang Terjebak Begadang
    405. Yogyantoro – (718) Paket Data Sang Penyair (719) Vicon Sang Penyair
    406. Yoprey Lesmana – (720) Mencarimu
    407. Yosep Yuniarto – (721) Idealisme Yang Lebur (722) Penyair Penipu
    408. Young Josep – (723) Pena Tua Digitalisasi Nusantara
    409. YS Sunaryo – (724) Puisi Kertas Dan Istri Penyair (725) Kertas Puisi Terbakar
    410. Yudhistira Anm Massardi – (726) Pertanyaanmu Menemukanku (727) Sensa
    411. Yuditeha – (728) Dari Kaca (729) Puisi Kaca
    412. Yuliani Kumudaswari – (730) Dari Marelan Ke Kaligarang (731) Penyintas
    413. Yusman Nasution – (732) Diksi Puisi (733) Telah Lahir Beribu Penyair
    414. Yustika Renie – (734) Aku dan Perkembangan Zaman
    415. Zajima Zan – (735) Barangkali Tempat Istirahat Hanya di Sini
    416. Zakiatunnisa – (736) Tragedi 28 September 2018
    417. Zeinnazen – (737) Kupuisikan Lewat Pesan Singkat (738) Dariku yang Tidak Kamu Kenal
    418. Zuhayfi Zallumy – (739) Penyair Milenial (740) Pandemi Cepatlah Usai
    419. Zulfaisal Putera – (741) Kata-Kata di Layar Gawai

    Catatan Penting :

    1. Nama-nama yang tercantum ada yang diambil dari biodata penyair, ada pula yang diambil dari nama akun FB.
    2. Dewan Juri tahap 1, akan memilih 100 puisi dan fokus pada puisi-puisi berjumlah maksimal 30 larik dengan tema ‘Penyair dan Era Digitalisasi’.
    3. 100 puisi terpilih akan dibukukan dengan jumlah terbatas.
    4. Kesalahan ketik nama, judul puisi dan penyair atau puisi yang belum terdata bisa menghubungi Nana Sastrawan untuk dicek ulang.

    Hari Puisi Indonesia Lomba Cipta Puisi Grup FB Lomba Hari Puisi
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleDaftar Buku Puisi, Sayembara HPI 2021
    Next Article Problematika Pendidikan di Daerah Terpencil

    Postingan Terkait

    Membaca ‘Rahasia Tanda’ di Universitas Pancasakti Tegal

    29 Oktober 2025

    Barkanli OP Melahirkan Beragam Juara Memancing

    14 Mei 2025

    Aminur Rahman, Penyair Multi Talenta Bangladesh akan Ikut Demo Masak Bersama Chef Dr Liza Zainol dari Malaysia

    9 April 2025

    4 Komentar

    1. Murni Asih on 1 Oktober 2021 9:40 pm

      Wah… keren banget… 👍👍Seluruh penyair tumplek blek menguras kata… untuk sebuah peristiwa 🙏 semoga semua peserta bahagia 🙏💖sehat semua…kalian semua adalah pemenangnya 👍👍kalian luar biasa 🙏👍👍

      Reply
    2. Thomas Krispianus Swalar on 10 Oktober 2021 7:08 pm

      Mantap…….super keren semua Penyair

      Reply
    3. Fabasyir on 11 Oktober 2021 4:30 pm

      Selamat dan sukses untuk penyair yang telah mengirimkan karyanya.

      Salam
      https://fabasyir.com

      Reply
    4. Eko Windarto on 28 Januari 2022 11:20 am

      Betul-betul luar biasa

      Reply
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Zaman Apokaliptik

    4 Januari 202686 Views

    Kisah Seorang Polisi di Republik Mimpi

    21 Desember 202540 Views

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 202543 Views

    Perbandingan Film Animal Farm (1954) dan Animal Farm (1999): Kajian Adaptasi dan Alih Wahana

    18 Desember 202528 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (206)
    • Bisnis (7)
    • Buku (83)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (78)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (188)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (142)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.