Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Tradisi » Bir Pletok, Minuman Alternatif Penambah Imunitas Tubuh
    Tradisi

    Bir Pletok, Minuman Alternatif Penambah Imunitas Tubuh

    10 Juni 2020Updated:10 Juni 2020Tidak ada komentar3 Mins Read117 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Sejak pandemi Covid-19 mewabah di Indonesia, nama empon-empon menjadi selebritas baru diberbagai kalangan, mulai dari; anak-anak, remaja, bahkan orang tua. Harga empon-empon, seperti Jahe Merah mendadak melambung tinggi di pasaran dan menjadi barang langka. Hal ini  dikarenakan, empon-empon dianggap sebagai penambah imunitas tubuh yang mampu menangkal virus covid-19.

    Selain empon-empon yang terkenal di suku Jawa, masyarakat Betawi juga memiliki minuman legendaris yang khasiatnya tak kalah hebat, yakni Bir Pletok. Bagi pembaca, Sahabat Mbludus, mungkin sudah tidak asing lagi dengan minuman ini. Namun, bagi yang baru mendengar, Bir Pletok adalah minuman tradisional khas Betawi yang terbuat dari bahan-bahan  herbal, seperti;  Jahe, daun pandan wangi, dan serai. Sedangkan untuk memberi efek warna merah ketika diseduh dengan air panas, resep Bir Pletok ini juga dilengkapi dengan Kayu Secang. Jadilah, tampilan minuman tradisional khas Betawi ini menyerupai Bir-Bir beralkohol pada umumnya.

    Jadi, apakah Bir Pletok ini memabukkan? Ya, tidak, dong, Sahabat Mbludus. Jelas-jelas terbuat dari bahan herbal dan tanpa proses fermentasi bahan makanan berpati. Hanya tampilan dan namanya saja yang menyerupai.

    [iklan]

    Sejarah
    Sejak kolonial Belanda menjajah tanah air, penduduk kincir angin ini gemar mengkonsumsi bir/alkohol. Hal ini menimbulkan minat masyarakat Betawi untuk turut serta mencicipi minuman orang Belanda tersebut. Akan tetapi, menimbang lagi efeknya yang memabukkan, dan sebagai masyarakat adalah muslim yang taat, masyarakat Betawi akhirnya membuat inovasi sendiri dengan mencampurkan bahan-bahan herbal tersebut menjadi minuman yang tak kalah nikmat juga menyehatkan. Jadilah, Bir Pletok minuman ikonik khas Betawi sejak masa kolonial hingga saat ini.

    Khasiat
    Mendengar Jahe dan Serai bertemu dalam satu wadah saja, tentu yang mampir pertama kali dalam benak Sahabat Mbludus adalah, minuman ini cocok diminum saat dingin atau saat malam hari, karena menghangatkan tubuh.

    Belum lagi, Jahe yang menjadi primadona di kalangan ramuan tradisional ini memang memiliki segudang manfaat. Selain menghangatkan tubuh, Jahe juga bisa mengurangi rasa mual, batuk, dan gejala flu ringan, juga mampu mengatasi kram perut saat menstruasi.

    Penelitian lain menyebutkan, kandungan Enzim Protease dalam Jahe, memiliki fungsi memecah Protein dan Lemak, sehingga enzim ini membantu mencerna dan menyerap makanan dan menambah nafsu makan.

    Jahe juga disebut-sebut menjadi alternatif pengobatan kanker indung telur, juga mencegah kanker kolon karena mampu memperlambat pertumbuhan sel-sel kanker kolorektal, meredakan migraine, penyembuhan mual karena hamil, dan masih banyak lagi. Jadi, tidak diragukan lagi, bahwa Bir Pletok juga memiliki segudang manfaat dan menambah imunitas tubuh.

    Mendapatkan minuman ini di era sekarang juga tidak sulit. Banyak sekali toko toko daring yang menjual minuman ini, baik berupa kemasan botol (cair) atau bubuk, bahkan beberapa juga masih ada yang menjajakan minuman ini di tenda di tepi jalan raya.

    Atau, untuk mengisi waktu luang selama kegiatan serba #dirumahaja, Sahabat Mbludus juga bisa, lho, mencoba membuat minuman ini dengan resep dan bahan yang mudah didapatkan. Selamat mencoba. (Titis Nariyah)

    bir pletok makanan khas betawi minuman khas jakarta
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticlePenghasilan Tambahan
    Next Article Kelana : Kumpulan Puisi Tentang Cirebon

    Postingan Terkait

    Tradisi Potong Jari, Papua

    17 Mei 2024

    Tradisi dan Riwayat Ketupat

    25 April 2024

    Perayaan Cap Go Meh

    7 Maret 2024
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Burung dan Masjid—Dunia Alam dan Dunia Ibadah

    9 Desember 20251 Views

    Puisi yang Segar untuk Mesin-Mesin Lapar

    3 Desember 202514 Views

    Ketika Bahasa Tegal Hampir Padam, Sastra Tegalan Menyalakan Api

    2 Desember 202510 Views

    Jika Cinta Datang: Tunduk dan Menyerahlah

    1 Desember 202510 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (206)
    • Bisnis (7)
    • Buku (83)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (158)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (77)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (187)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (22)
    • Sosial Politik (29)
    • Sosialita (142)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.