Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Tradisi » Ketoprak Joget di Piring
    Tradisi

    Ketoprak Joget di Piring

    29 November 2023Tidak ada komentar3 Mins Read0 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Kalau kita ke Jawa Tengah, khususnya ke Yogyakarta, kita akan tahu bahwa Ketoprak adalah seni tradisi. Seni  yang menggabungkan antara Tari, Musik (gamelan) yang mengiringi sebuah cerita. Paduan seni tradisi tersebut disajikan di atas panggung.

    Akan tetapi kalau kita singgah ke Jakarta (Betawi) kita akan mendapati kalau Ketoprak joget di piring, dan bisa ketemui  di penjaja kuliner yang pakai gerobak dorong atau di rumah-rumah makan tertentu.

    Kali ini kita bicarakan kuliner ketoprak yang joget di piring. Sebagai kuliner, Ketoprak merupakan makanan khas Indonesia yang menggunakan ketupat sebagai bahan utamanya. Biasanya, ketoprak dijajakan menggunakan kereta dorong di jalan-jalan atau kaki lima. Makanan khas ini banyak ditemui di kota Jakarta.

    Nama makanan ini diambil dari bunyi piring yang terjatuh. Awalnya, penjual makanan mencoba untuk membuat makanan baru yang berbeda agar laris dijual. Ia membuat makanan yang terdiri dari bihun, tahu dan ketupat yang disiram bumbu kacang. Setelah selesai menghidangkan makanan tersebut ke atas piring, tangannya tergelincir dan membuat makanan buatannya terjatuh. Piring yang terjatuh itu mengeluarkan bunyi ‘Prak’. Oleh karenanya, makanan ini diberi nama ‘Ketoprak’. Ada pula yang mengatakan jika nama ketoprak merupakan akronim dari ketupat dan toge yang digeprak.

    Cara pembuatan kuliner Ketoprak tidak sulit. Bahan-bahan utamanya adalah: tahu, ketupat atau lontong, bihun, mentimun, dan tauge. Bisa juga ditambahkan telur rebus. Bahan-bahan utama disiram dengan bumbu kacang, kecap manis, dan taburan bawang merah goreng. Dapat juga dihidangkan dengan tambahan kerupuk atau emping melinjo. Beberapa versi ada pula yang menambahkan tempe goreng biar tambah gurih dan sedap. Alat yang digunakan untuk mengolah ketoprak hanya butuh ulekan dan pisau.

    Asal usul Kuliner Ketoprak

    Asal mula kuliner Ketoprak sebenarnya masih simpang siur. Ada yang mengatakan kalau Ketoprak berasal dari Jawa Tengah dan ada juga yang mengatakan berasal dari Cirebon. Meski diduga berasal dari dua daerah tersebut, kuliner Ketoprak justru lebih populer sebagai kuliner di Betawi (Jakarta. Kita bisa dengan mudah menemukan penjual ketoprak di malam hari yang sedang berjajar di pinggir jalan. Hal ini bisa dikarenakan para pedagang ketoprak yang awalnya berasal dari Jawa Tengah atau Cirebon itu merantau ke daerah Jakarta. Cita rasa bumbu kacangnya yang mirip dengan bumbu gado-gado membuat Ketoprak jadi lebih familiar di lidah masyarakat Jakarta.

    Ketoprak merupakan salah satu makanan yang sudah tidak asing lagi bagi masyarakat Indonesia, terutama bagi pecinta kuliner nusantara. Meski makanan ini dikenal sebagai makanan khas Betawi (Jakarta), namun sudah banyak yang menjajakan ketoprak di berbagai daerah. Baik dijual oleh pedagang kaki lima hingga restoran berbintang, saat ini sudah banyak yang menambahkan ketoprak di menunya.

    (Dihimpun dari berbagai sumber oleh Abah Yoyok)

    Ketoprak kuliner indonesia makanan indonesia
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleSugesti Puisi “Abu” Guritan Tjahjono Widarmanto
    Next Article Awal yang Baik Perpustakaan dan Kearsipan dalam Mengisi Ulang Tahun Kota Batu

    Postingan Terkait

    Tradisi Potong Jari, Papua

    17 Mei 2024

    Tradisi dan Riwayat Ketupat

    25 April 2024

    Perayaan Cap Go Meh

    7 Maret 2024
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Kolam Renang “Bukit Lumpang” Menjadi Destinasi Warga Lokal

    27 April 20269 Views

    Situs Ziarah KH. Abdul Hanan Babakan Ciwaringin Cirebon

    27 April 20266 Views

    Healing Murah Meriah di Pantai Kejawanan: Wajah Baru, Vibes Makin Seru!

    24 April 202612 Views

    Wisata Waterpark Tiga Bintang Firdaus Indramayu

    24 April 20267 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (162)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.