Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Berita Terkini » Selepas Hujan Bulan Juni
    Berita Terkini

    Selepas Hujan Bulan Juni

    19 Juli 2020Updated:20 Juli 2020Tidak ada komentar2 Mins Read24 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Obituarium: Sapardi Djoko Damono

    tak ada yang lebih tabah
    dari hujan bulan Juni
    dirahasiakannya rintik rindunya
    kepada pohon berbunga itu

    tak ada yang lebih bijak
    dari hujan bulan Juni
    dihapusnya jejak-jejak kakinya
    yang ragu-ragu di jalan itu

    tak ada yang lebih arif
    dari hujan bulan Juni
    dibiarkannya yang tak terucapkan
    diserap akar pohon bunga itu

    ***

    Juni telah lewat. Dan Juni adalah salah satu bulan yang mungkin patut dikenang. Dikenang dengan hujannya. Hujan Bulan Juni.

    Peristiwa hujan di bulan Juni barangkali sekarang-sekarang ini sudah tidak menjadi fenomena langka lagi. Peredaran musim yang sepertinya tidak mengenal siklus lagi, membuat hujan bisa terjadi di bulan kapan pun. Termasuk di bulan Juni.

    [iklan]

    Namun tidak pada dekade-dekade sebelumnya, ketika musim masih setia mencintai dan merawat siklusnya.

    Hujan akan tidak mungkin terjadi di bulan Juni. Kalau toh terjadi, itu akan menjadi sebuah peristiwa yang akan sangat langka. Akan menjadi sebuah paradoks.

    Juni masih merupakan musim kemarau, bahkan hampir mencapai puncaknya.

    Dan karena itu pulalah sepertinya Sapardi menuliskan sajak Hujan Bulan Juni-nya.

    Peristiwa hujan yang pernah ditemuinya turun di bulan Juni, membuatnya melahirkan puisi tersebut. Hujan Bulan Juni, yang kemudian menjadi judul pula yang merangkum 102 puisinya dalam sebuah antologi, yang sepertinya ingin mengutarakan eksistensinya di jagad sastra.

    ***

    Kini, penyair tersebut telah pergi. Berpulang kepada Sang Maha pemilik.

    Sapardi yang lahir di Surakarta 80 tahun silam, pagi ini, 19 Juli 2020, telah menghembuskan nafas terakhirnya di sebuah rumah sakit di Serpong, Tangerang Selatan, tidak jauh dari tempat tinggalnya di kompleks Perumahan Dosen UI, Ciputat, Tangerang Selatan.

    Sapardi barangkali memang sebuah hujan di bulan Juni. Kehadirannya akan mengabadi.
    Sugeng tindak, Sapardi. Selamat jalan.
    (DK)

    penyair indonesia puisi liris sapardi djoko damono
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous Article“Yang Fana adalah Waktu”, Lima Puisi Pilihan Sapardi Djoko Damono
    Next Article Sapardi Djoko Damono Tutup Usia, “Selamat Tinggal, Duka”

    Postingan Terkait

    Pas Lebaran 2026, Reuni SDN Jajag Lor Kali, Juga Oke…

    18 April 2026

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026

    Puisi dan Cerpen Terpilih mbludus.com Tahun 2026

    29 Maret 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Menolak Pudar: Jejak Keindahan “Situ Lengkong Panjalu” Yang Tak Lekang Oleh Waktu

    18 April 202610 Views

    Pas Lebaran 2026, Reuni SDN Jajag Lor Kali, Juga Oke…

    18 April 202675 Views

    Harga Sebuah Kicauan: Sebuah Narasi Narsisme Antroposentris

    18 April 202639 Views

    Muara Jambu Ciater Tempat Wisata dan Camping

    13 April 202615 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (155)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.