Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Tradisi » Main Egrang atawa Jajangkungan
    Tradisi

    Main Egrang atawa Jajangkungan

    14 Juli 2020Tidak ada komentar2 Mins Read2,190 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Egrang adalah jenis permainan tradisional yang menggunakan batang bambu. Ada juga yang menyebutnya Jajangkungan. Permainan ini diperlukan keahlian khusus, soalnya untuk bisa menaiki Egrang tidak semudah yang dibayangkan. Sehingga bagi para pemula, sebelum berjalan menggunakan Egrang sebaiknya berlatih menaiki Egrang terlebih dahulu.

    Sebutan untuk permainan Egrang ini di setiap daerah berbeda-beda. Di Jawa Barat, Egrang disebut Jajangkungan, di Kalimantan disebut Batungkau, di Jawa Tengah disebut Jangkungan, kemudian di Bengkulu disebut dengan Ingkau, sedangkan di Sumatra Barat disebut dengan Tengkak-tengkak. Namun, masyarakat lebih mengenalnya dengan istilah Egrang.

    [iklan]

    Permainan tradisionil Egrang ini sebenarnya cukup unik dan cukup menguras tenaga. Karena pemain harus terampil dalam menjaga keseimbangan tubuh dan berjalan dengan stabil di atas tongkat kayu panjang.  Karena itu tidak semua orang baik dewasa maupun anak-anak bisa bermain Egrang. Bentuk alat permainan Egrang biasanya disesuaikan dengan pemakainya. Bila yang bermain orang dewasa maka pembuatannya pun agak panjang dan tinggi, sedangkan untuk anak-anak bentuk dan ukurannya lebih pendek.

    Saat ini, permainan Egrang masih bisa bisa ditemui pada saat merayakan Proklamasi Kemerdekaan Indonesia tanggal 17 Agustus.

    Adapun bentuk alat permainan Egrang terlihat seperti pada gambar berikut ini:
    Untuk membuat alat permainan Egrang ini dibutuhkan dua batang bambu bulat yang lurus dan sudah tua dengan panjang masing-masing antara 1,5-2.5 meter. Cara membuatnya adalah sebagai berikut:

    1. Potong batang menjadi dua bagian yang panjangnya masing-masing sekitar 1.5-2.5 meter. Setelah itu, dipotong lagi bambu bulat yang lain menjadi dua bagian dengan ukuran masing-masing sekitar 20-30 cm untuk dijadikan pijakan kaki.
    2. Batang bambu yang panjang, kira-kira 50 Cm dr bagian bawah dilubangi. Lubang ini ini untuk memasukkan potongan bambu yang berukuran 20-30 Cm yang berfungsi sebagai pijakan kaki. Paku biar kuat. Jika perlu buatkan pasak untuk lebih memperkuat tempat pijakan kaki.
    3. Selanjutnya, setelah bambu untuk pijakan kaki terpasang, maka alat permainan Egrang tersebut siap untuk digunakan.

    Selamat mencoba dan berlatih main Egrang demi melestarikan budaya bangsa.
    (AY)

    permainan anak indonesia permainan tradisi permainan tradisi nusantara
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleMaryam
    Next Article Sayembara Buku Puisi Berhadiah 100 Juta, Hari Puisi Indonesia 2020

    Postingan Terkait

    Dari Desa Gandoang untuk Dunia: Menjaga Makna Budaya dalam Tradisi Ngasa

    9 Mei 2026

    Tradisi Potong Jari, Papua

    17 Mei 2024

    Tradisi dan Riwayat Ketupat

    25 April 2024
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Dominasi Budaya Patriaki terhadap Perempuan dalam Novel Cantik Itu Luka

    18 Juni 20266 Views

    Taman Rusa Cirebon, Destinasi Wisata Keluarga yang Terawat dan Ramah di Tengah Kota

    18 Juni 20266 Views

    Kuliner Rumah Makan Kharitzma

    10 Juni 202617 Views

    Evokasi Horison Biru di Puisi Karya Hartojo Andangdjaya “Dari Seorang Guru Kepada Murid-Muridnya”

    9 Juni 202642 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (93)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (82)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (190)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (174)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (99)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.