Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Sosial Politik » Penghasilan Tambahan
    Sosial Politik

    Penghasilan Tambahan

    9 Juni 2020Tidak ada komentar3 Mins Read12 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Untung ada mobil jemputan pegawai. Kalau tidak, 99,9% bisa dipastikan kantong Paijo akan semakin babak belur. Bisa-bisa seminggu hanya 3 kali masuk kantor lantaran separuh gajinya harus dialokasikan untuk biaya transportasi. Sungguh kejam transportasi di negeri ini. Beraninya hanya “morotin” rakyat kecil. BBM naik, transport ikut naik. BBM normal, dia cari alasan untuk naik. BBM turun, bertahan nggak mau turun. Kupret! Pada bisa ngatur transportasi nggak sih?

    Dari sisa gaji Paijo yang tinggal separuh itu, pas-pasan untuk biaya sekolah kedua anaknya yang duduk di bangku SMP dan SMA. Lalu, bagaimana dia dan keluarga bisa makan setiap harinya? Wallahualam bi sawab. Hanya Tuhan yang tahu, bagaimana caranya Paijo bisa bertahan hidup.

    [iklan]

    Memprihatinkan memang. Menyedihkan, bahkan. Tapi Paijo tak ingin tenggelam dalam kesedihan. Hidup ini sudah susah mengapa harus dibuat susah kalau memang bisa dibuat senang. Setiap hari naik mobil jemputan gratis dan bisa tidur lagi. Sampai di kantor bisa main komputer sepuasnya, main game, facebook atau keluyuran di dunia maya. Kerjaan nggak banyak, hanya melayani Boss saja. Lebih banyak bengong daripada kerja, setiap bulan terima gaji. Apa nggak enak?

    Begitulah pegawai negeri. Tak perduli apakah dia rajin atau malas, pintar atau goblok, loyal atau tidak loyal pada pimpinan, gaji tetap diterima sesuai dengan pangkat, golongan, dan jabatan. Kadang-kadang ada juga rejeki tambahan atau rejeki dadakan yang besar kecilnya tergantung kebijakan pimpinan atau atasan. Makin pintar seorang bawahan ‘nyosor’ pimpinan, akan semakin banyak kemungkinan untuk mendapatkan rejeki tambahan tersebut.

    Paijo bukan sok idealis, tapi urusan sosor menyosor dia memang nggak bisa. Paijo tak mengenal yang namanya basa basi. Jelek dia bilang jelek, bagus dia bilang bagus. Salah ya salah, benar ya benar. Tak ada dalam kamusnya bahwa yang namanya pimpinan tak pernah salah. Nggak bisa begitu, pimpinan juga manusia, pasti pernah bersalah. Sesuatu yang salah hukumnya wajib untuk dibetulkan.

    Karena tidak ikutan ABS (Asal Boss Senang) maka resiko yang paling ringan adalah jarang dapat rejeki tambahan. Kalau tokh juga dapat, porsinya lebih kecil dari teman-teman yang full luar-dalam siap melayani sang atasan. Paijo tak mau repot soal itu. Rejeki bukan di tangan atasan. Rejeki ada di tangan Tuhan. Karena itu Paijo justru berusaha mencari tambahan dengan caranya sendiri. Kertas-kertas bekas yang terbengkalai di ruang kerja ia kumpulkan dan rapihkan karena laku untuk dijual. Berikutnya cangkang tooner bekas Laser Printer juga ia kumpulkan. Nilai jualnya jauh lebih lumayan dibanding kertas bekas. Paijo optimis untuk menekuni bisnis barang bekas ini. Nggak perlu pusing mikirin modal. Cukup hanya dengan modal dengkul, kuat malu dan semangat baja, usaha pasti akan berjalan lancar.

    Kenyataannya pun demikian adanya. Mungkin karena Tuhan sayang pada Paijo, bisnis barang bekasnya itu berjalan lancar. Paijo pun mencari lagi peluang yang kira-kira bisa dimanfaatkan. Komputer. Daripada hanya untuk facebook-an atau selancar di dunia maya ke situs-situ yang mengasyikkan, mendingan juga dimanfaatkan untuk sekali-kali menerima order ketikan atau cetakan.

    Tak disangka-sangka, Paijo pun menemukan peluang yang sebelumnya tak pernah terlintas dalam pikirannya. Jualan Tanda Tangan!

    Ternyata tanda tangan juga bisa jadi duit. Tanda tangan absen rapat, dapet uang rapat. Tanda tangan SPPD (Surat Perintah Perjalanan Dinas) dapet uang sekian persen dari jumlah biaya. Tanda tangan lembur, dan banyak lagi kegiatan yang membutuhkan tanda tangan.

    Tapi Paijo tidak ikut rapat, tidak pergi dinas, tidak lembur, tidak…

    Jadi tanda tangan itu…?

    Ah, yang penting niat aku sekedar membantu mereka yang butuh tanda tangan koq. Apa aku salah. Kalau dari tandatangan itu kemudian aku dapat uang, apa ini bukan rejeki namanya…?

    Gimana ya? Ah, nanti sajalah aku tanyakan ke Pak Ustadz. Yang penting tambahan uangnya dulu, deh. He he he….

    (AY)

    ***

    Tjisaoek, Juni 2020

    Asn Belajar jujur Cerita sospol Korupsi Kpk sosial politik
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleSastra Tegal Bergerak, KUR 267 Muncul
    Next Article Bir Pletok, Minuman Alternatif Penambah Imunitas Tubuh

    Postingan Terkait

    Zaman Apokaliptik

    4 Januari 2026

    Mengenal Sistem Administrasi Negara Indonesia

    30 Oktober 2025

    Antara Paradoks Kekuasaan dan Sejarah Perjuangan Bangsa

    1 September 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Puisi dan Cerpen Terpilih mbludus.com Tahun 2026

    29 Maret 202685 Views

    Puisintaksis dan Manusia Algoritma: Ketika Peluncuran Buku Menjadi Peristiwa Ontologis

    21 Februari 202690 Views

    Buku Sang Nabi

    9 Februari 202615 Views

    Hak Tubuh Istirahat

    26 Januari 202616 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (208)
    • Bisnis (7)
    • Buku (84)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (78)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (188)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (143)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.