Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Tradisi » Mitos Kejatuhan Cicak
    Tradisi

    Mitos Kejatuhan Cicak

    20 April 2020Updated:1 Agustus 2020Tidak ada komentar4 Mins Read412 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Mitos Kejatuhan Cicak

    Secara sederhana, mitos adalah cerita lama, cerita kuno, cerita ngayawara tentang sesuatu yang sulit diterima nalar atau akal sehat sehat, tapi diyakini kebenarannya oleh sebagian masyarakat sampai hari ini. Misalnya, kalau orang kejatuhan seekor Cicak bisa mendapatkan nasip sial atau dapat rejeki, dsb.

    Cicak, binatang melata yang satu ini memang menyimpan cerita atau mitos yang banyak dipercaya oleh masyarakat. Dalam Islam misalnya, disunahkan untuk membunuh binatang ini karena hewan ini dulu hampir mencelakakan nabi Muhammad ketika beliau bersembunyi di gua Hira dari kejaran Fir’aun jahat. Bunyinya telah menarik perhatian Fir’aun hingga ia sempat mengamati pintu goa yang tertutup batu. Untung ada seekor laba-laba yang sengaja membuat sarang di pintu goa yang tertutup batu itu sehingga Fir’aun membatalkan niatnya untuk masuk ke goa. Dalam kepercayaan Hindu, kejatuhan binatang Cicak di kepala dipercaya sebagai tanda bahwa akan muncul seseorang yang bakal mengganggu ketenangan hidup. Yang lebih unik lagi, menurut beberapa kepercayaan yang beredar di masyarakat, posisi jatuhnya Cicak itu bisa menentukan jenis kesialan atau kemalangan apa yang mungkin didapatkan. Misalnya, kejatuhan cicak di kepala dipercaya dapat membuat rezeki seret atau kesulitan mendapatkan rezeki.

    [iklan]

    Secara umum, mitos kejatuhan Cicak lebih mendekati pada mendapatkan nasip sial atau kemalangan. Beberapa mitos tentang kejatuhan Cicak yang selama ini masih beredar di masyarakat yang mempercayainya antara lain:

    1. Cicak jatuh di sembarang anggota tubuh
    Bila kejatuhan Cicak di bagian tubuh yang mana saja, hal ini dipercaya sebagai pertanda akan terjadi sesuatu yang tidak menyenangkan pada orang-orang tersayang. Orang yang kejatuhan Cicak juga diperkirakan akan menghadapi masalah dengan orang terdekatnya, seperti misalnya sahabat, kekasih, anak, istri atau suami. Lebih parahnya lagi, peristiwa kejatuhan Cicak ini kejadian ini juga diyakini sebagai pertanda akan datangnya sebuah berita kematian. Untungnya, kesialan yang akan menimpa tersebut masih bisa dihindari dengan cara mengganti pakaian yang terkena oleh Cicak jatuh tersebut.

    2. Kejatuhan Kotoran Cicak.
    Konon katanya, Cicak bisa digunakan oleh para dukun atau paranormal untuk mengirim santet dan penyakit. Karena itu, tidak aneh jika banyak orang selalu menghindari Cicak yang berada di atas kepala mereka. Jika sampai kejatuhan kotorannya, sebaiknya segera dibersihkan dan menghentikan segala aktivitas di luar rumah.

    3. Cicak jatuh di kaki.
    Menurut tradisi Hindu, Cicak yang jatuh mengenai kaki atau paha adalah pertanda bahwa sesuatu yang tidak menyenangkan akan terjadi. Biasanya berhubungan dengan masalah keuangan, kesehatan, dan rencana dalam hidup yang selalu gagal. Ada juga mitos yang menyebutkan kalau seekor Cicak sampai memanjat atau merambat di kaki, maka hal buruk akan terjadi dalam waktu dekat.

    4. Cicak jatuh di Tangan
    Mitos yang satu ini beda dengan mitos-mitos kejatuhan Cicak yang lain yang umumnya akan mendatangkan hal yang tidak menyenangkan. Kejatuhan Cicak di bagian tangan adalah pertanda baik bagi yang kejatuhan Cicak di tangannya itu. Misalnya, akan mendapatkan pekerjaan baru, keuangannya tambah lancar, sambutan positif terhadapa pekerjaan yang sedang dilaksanakan. Mitos ini juga ada di Eropa. Cicak yang merayap di tangan adalah pertanda bahwa orang tersebut akan menolong banyak orang.

    5. Cicak jatuh di Punggung dan Pantat
    Gawat kalau hal ini terjadi. Menurut kepercayaan Hindu, Cicak yang jatuh di punggung adalah pertanda dari kehancuran. Orang yang mengalami hal tersebut akan menanggung beban yang cukup berat dalam hidupnya. Hal ini biasanya berkaitan dengan keluarga atau hubungan sosial orang tersebut. Akan tetapi, hal ini berbanding terbalik apabila Cicak tersebut terjatuh tepat di pantat. Menurut kepercayaan yang sama, hal ini disebut sebagai pertanda baik karena yang kejatuhan Cicak akan mendapatkan teman baru, uang banyak, serta prestasi kerja meningkat.

    6. Cicak jatuh di Paha
    Apabila Cicak jatuh di paha sebelah kanan, akan mendapat musibah yang disebabkan oleh orang lain yang kita kenal. Tapi kalau jatuhnya di paha sebelah kiri, penyebab musibahnya adalah dari orang yang tidak dikenal.

    7. Cicak jatuh di Kepala
    Hati-hati. Kejatuhan Cicak di kepala memiliki beberapa makna. Mitos yang paling banyak dipercaya adalah anggota keluarga akan meninggal dunia. Nahlo! Menurut mitos selanjutnya, orang yang kejatuhan cicak di kepala akan mengalami musibah atau hal yang tidak menyenangkan.

    Demikianlah mitos-mitos tentang kejatuhan Cicak yang beredar di masyarakat. Yang kemudian jadi pertanyaan adalah: Apakah mitos kejatuhan Cicak ini bisa dipercaya kebenarannya? Jawabnya terserah Anda. Tinggal pilih saja. Percaya pada Cicak atau percaya pada Tuhan? He he he… (AY)

    Inspirasi:
    https://www.99.co/blog/indonesia/mitos-kejatuhan-cicak/

    cerita mitos Cerita mitos di indonesia Mitos Nusantara
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleAku, Tuhan dan Corona
    Next Article Suara Cinta Di Masa Wabah Corona

    Postingan Terkait

    Tradisi Potong Jari, Papua

    17 Mei 2024

    Tradisi dan Riwayat Ketupat

    25 April 2024

    Perayaan Cap Go Meh

    7 Maret 2024
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Puisi dan Cerpen Terpilih mbludus.com Tahun 2026

    29 Maret 202685 Views

    Puisintaksis dan Manusia Algoritma: Ketika Peluncuran Buku Menjadi Peristiwa Ontologis

    21 Februari 202690 Views

    Buku Sang Nabi

    9 Februari 202615 Views

    Hak Tubuh Istirahat

    26 Januari 202616 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (208)
    • Bisnis (7)
    • Buku (84)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (78)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (188)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (143)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.