Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Sosialita » Situ Bagendit: Danau Melegenda di Banyuresmi, Garut
    Sosialita

    Situ Bagendit: Danau Melegenda di Banyuresmi, Garut

    30 April 2026Tidak ada komentar2 Mins Read11 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Situ Bagendit. Danau melegenda di Kecamatan Banyuresmi, Garut. Terkenal dengan legenda Nyai Endi. Menurut Bapak Herman, berusia 70-an. Sejarah Situ Bagendit diambil oleh orang Belanda. Situ Bagendit sudah ada sejak penjajahanan Belanda. Bahkan Situ Bagendit menjadi tempat persembunyian rakyat dari para penjajahan Belanda. Tidak ada yang tahu betul sejarah Situ Bagendit kala itu. Bapak dari Bapak Herman pun belum lahir saat kejadian Situ Bagendit tersebut. Mungkin zaman Sang Buyut mengalaminya.

    Situ Bagendit berasal dari bahasa Sunda, ‘situ’ yang mempunyai arti ‘danau’ dan ‘bagendit’ diambil dari nama orang yaitu ‘Nyai Endit’.

    Pada awalnya, Situ Bagendit bukanlah danau, tetapi leuweung (hutan). Dengan dikelilingi pohon kayu besar yang besarnya seperti kerbau.

    Dulu, Situ Bagendit ada satu wisata, tapi sekarang sudah menjadi 3 wisata. Situ Bagendit 1, Situ Bagendit 2, dan Situ Bagendit 3. Karena terjadi perebutan hak milik, dan banyak yang ingin memiliki wilayah Situ Bagendit tersebut. Pemilik Situ Bagendit 1 yaitu Pemda, Situ Bagendit 2 dan 3 dipegang oleh masyarakat setempat.

    Tadinya, Situ Bagendit bukanlah tempat buat wisata. Tetapi buat anak/cucu masyarakat setempat. Sebab, ramainya pengunjung yang datang jadilah wisata Situ Bagendit. Padahal, Situ Bagendit adalah tempat masyarakat setempat untuk mencari lauk pauk jika keadaan ekonomi menurun.

    Harga tiket masuk perkiraan. Dewasa Rp 15.000 – Rp 20.000 dan Anak-anak Rp 10.000. Parkir motor Rp 5.000. Parkir mobil Rp 10.000.

    Situ Bagendit terkenal dengan ciri khasnya yaitu, Pulo Kalapa dan Pulo Nusabantinu. Pulo ini tidak berpenghuni, dan menyerupai hutan. Adapun pulo yang berpenghuni dan terkenal, yaitu Pulo Si Nini. Dinamakan Pulo Si Nini, karena yang menempati di pulo itu seorang nenek-nenek dan kakek-kakek. Sang Nenek bernama Syariah, sedangkan Sang Kakek belum diketahui namanya.

    Situ Bagendit masih ada sampai sekarang karena ada yang mengurus. Meskipun sudah terbagi, dan tidak ramai seperti dahulu.

    Situ Bagendit menawarkan fasilitas wisata lengkap , meliputi wahana air (rakit, sepeda air, dan balon air), taman bermain anak, jogging track, gazebo, serta kios kuliner dan cinderamata. Dan juga terdapat spot foto yang tak kalah menarik, yaitu jembatan merah. Yang berada di atas danau dengan jembatan terbuat dari papan mengelilingi setengah danau yang berbentuk seperti ular melingkar. (Nirmala/30/4/26).

    Situ Bagendit Wisata Alam di Garut Wisata Alam di Jawa Barat
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleInspirasi Iptek Di Dalam Bismillah
    Next Article Wisata Lumi Land di Kota Cirebon

    Postingan Terkait

    Kuliner Rumah Makan Kharitzma

    10 Juni 2026

    Gunung Ciwaru Majalengka, Destinasi Wisata Alam yang Semakin Populer di Jawa Barat

    9 Juni 2026

    Keruma Ramen

    8 Juni 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Kuliner Rumah Makan Kharitzma

    10 Juni 202616 Views

    Evokasi Horison Biru di Puisi Karya Hartojo Andangdjaya “Dari Seorang Guru Kepada Murid-Muridnya”

    9 Juni 202636 Views

    Gunung Ciwaru Majalengka, Destinasi Wisata Alam yang Semakin Populer di Jawa Barat

    9 Juni 202618 Views

    Keheningan sebagai Suara Kemanusiaan dalam Biola Tak Berdawai

    8 Juni 20268 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (92)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (82)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (190)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (173)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (99)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.