Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Buku » Puisi yang Lahir di Masa Pandemi
    Buku

    Puisi yang Lahir di Masa Pandemi

    19 Mei 2020Tidak ada komentar1 Min Read47 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Ternyata, yang namanya proses kreatif itu tak mengenal waktu dan tempat. Dalam situasi panik oleh sebab gangguan Pandemi virus Corona yang bergelar Covid 19, para penyair justru menyikapi keadaan dengan bijak. Dari apa yang mereka lihat, dengar dan rasakan, tumpah menjadi Bahasa Rasa yang bisa jadi akan membuat kita pembacanya menjadi adem.

    [iklan]

    Puisi bisa membuat hati menjadi sejuk, cemas hilang dan hati tenang. Lebih dari 40 Penyair yang tersebar di pelosok nusantara telah menyatukan rasa, menyatu dalam karya, berkumpul dalam sebuah E-Book, SESUDAH ZAMAN TUHAN, yang dipersembahkan kepada siapa saja yang yang suka, yang setia berada di rumah saja demi menunjang program pemerintah dalam upaya menghilangkan virus Corona  dari bumi kita tercinta, Indonesia. Selamat menikmati. Silahkan petik E-Booknya di alamat berikut ini:

    https://drive.google.com/file/d/1FuNFYb4wwYcX8_GU-_tWA7kcq9Cm_Hdc/view

    pandemi corona Penyair dan puisi Puisi corona Puisi pandemi
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleUang, Uang, Uang dan Uang!
    Next Article Kenali Demam Berdarah Pada Anak Usia Dini

    Postingan Terkait

    Keheningan sebagai Suara Kemanusiaan dalam Biola Tak Berdawai

    8 Juni 2026

    Romantisasi Cinta dan Luka Batin Novel Jatuh Cinta adalah Cara Terbaik Untuk Bunuh Diri

    8 Juni 2026

    Epitaph di Lereng Sibayak

    8 Juni 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Evokasi Horison Biru di Puisi Karya Hartojo Andangdjaya “Dari Seorang Guru Kepada Murid-Muridnya”

    9 Juni 202611 Views

    Gunung Ciwaru Majalengka, Destinasi Wisata Alam yang Semakin Populer di Jawa Barat

    9 Juni 202612 Views

    Keheningan sebagai Suara Kemanusiaan dalam Biola Tak Berdawai

    8 Juni 20265 Views

    Romantisasi Cinta dan Luka Batin Novel Jatuh Cinta adalah Cara Terbaik Untuk Bunuh Diri

    8 Juni 20268 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (92)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (82)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (190)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (172)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (99)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.