Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Puisi » Puisi-Puisi Iyong
    Puisi

    Puisi-Puisi Iyong

    6 Mei 2024Tidak ada komentar2 Mins Read4 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Pelayaran Melelahkan

    Entah pada ruas jalan mana kita akan kembali bersanding, cahaya…
    Perahu yang kita tumpangi sudah mulai lapuk
    Pelayaran ini mulai dirasa pengap
    Tubuhku hampir tumbang diintai gelombang dan angin pasang
    Lelah lautan mengantar lautan ini

    Seandainya embun yang sempat menetes di jantungku tak berbekas
    Mungkin pelayaran ini kucukupkan saja
    Ingin ku tanyakan pada mentari pagi
    Seluas lautan mana embun yang menetes di relung hati
    Hingga pancaran sinarnya tak mampu keringkan kesejukan

    Lantas, apa yang bisa ku perbuat
    Sulit ku hilangkan, sakit pula ku biarkan
    Aku takut jika tubuh ini tenggelam
    Hilang bersama angin

    Cahaya, dengarkan desah yang retak dari bibirku
    Aku butuh cahayamu untuk menutupi rindu dekapan waktu

    Sampang, 2024.

    Kaisar Bulan Temaram

    Sekolom bunga siuman dari pingsan kabut semalam
    Namun hanya sejenak memar cahaya kembali gemang
    Menyelundup di ketiak gugus batu-batu yang menteloskop

    Kendati diguyun mulut gendah menggerincing
    Di remah kalbu, mengubur miliaran rasa
    Yang pecah di riam kalbu

    Oh bulan yang klise, adakah yang bermakna malam ini
    Bilamana hanya keropos angin dingin
    Yang hakiki menyempuh rasa diri.

    Sampang, 2024.

    Luka Itu

    Aku tak sanggup mengepal
    Pasir yang berserakan
    Di hening angin nafsumu
    Sepanjang waktu, sehablur rindu
    Mata ini tak sanggup memandang mu
    Aku tahu kau adalah cucu gelombang yang sering bergoyang
    Bermain Hompimpa dengan arus ombak
    Di sela-sela laut berdusta
    Tapi kau tak peduli pada karang
    Yang mengganjal hati hidup ini

    Bangkalan, 2014.

    Di Laut Teduh, Ada Rindu

    Seperti bayanganmu di antara jejak ombak
    Setelah hujan mengalir dan berdzikir
    Di antara angin yang sedang mencipta puisi tempo hari
    Dengan lagu simponi, mininabobokkan hati sepi

    Tak harus ku bongkar
    Selain rindu yang lanskap dalam tubuh
    Sebab, rona wajahmu selayak matahari
    Beranak teduh

    Lalu, sebulir air mata menetes dari desing silam
    Sekedar merobek jiwa yang hablur di surga
    Dan aku rindu kota-kota kecil di wajahmu
    Serupa mawar mekar di setiap dahaga
    Jantung dan detak waktu

    Bangkalan, 2024.

    Iyong nama pena dari S. Nurullah, santri Annuqayah, anggota komunitas Persi

    penyair milenial puisi kehidupan Puisi Penyair Muda Indonesia
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleJokpin: Bawalah Kebersahajaanmu untuk Bekal di Surga
    Next Article Halal Bihalal Dapoer Sastra Tjisaoek

    Postingan Terkait

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 2025

    Puisi-Puisi Amanda Amalia Putri

    30 November 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Kolam Renang “Bukit Lumpang” Menjadi Destinasi Warga Lokal

    27 April 20269 Views

    Situs Ziarah KH. Abdul Hanan Babakan Ciwaringin Cirebon

    27 April 20266 Views

    Healing Murah Meriah di Pantai Kejawanan: Wajah Baru, Vibes Makin Seru!

    24 April 202612 Views

    Wisata Waterpark Tiga Bintang Firdaus Indramayu

    24 April 20267 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (162)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.