Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Puisi » Mencari Cita-Cita
    Puisi

    Mencari Cita-Cita

    8 September 2019Updated:24 Oktober 2021Tidak ada komentar1 Min Read15 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Puisi-Puisi biasanya hadir dalam proses permenungan panjang. Sehingga setiap lariknya dapat menggetarkan hati pembaca puisi itu sendiri. Namun, terkadang puisi juga hadir dalam ketiba-tibaan. Lalu, di mana letak keberhasilan puisi? Apakah yang mengalami proses perenungan panjang atau yang hanya sepintas menyaksikan atau merasakan sesuatu, maka jadilah puisi? Jawabannya mungkin pada apa yang dirasakan, apa yang dibaca yang bersumber pada kepekaan penyair. Silakan dibaca. (Redaksi)

    Puisi-Puisi Rasman Maulana

    Mencari Cita-Cita

    Ku buka topeng
    Ku cari muka
    Kesana kemari
    Mencari wajah sendiri

    Ku tanya ibu
    “Kau adalah aku”, katanya
    Ku tanya ayah
    “Kau adalah kakiku”, ungkapnya
    Ku tanya tuhan
    “Kau adalah kekasihku”, bisiknya

    Seseorang di Bawah Mentari Pagi

    Pagi dini hari
    Mentari bersiap mencumbu bumi
    Bedak dan gincu sudah menopengi
    Baju ketat dan rok mini
    Menggantung seksi

    Dari belakang bukit ia mengintip
    Bumi masih termangu dalam mimpi
    Tubuhnya lemas, dilumat rembulan semalaman
    Mentari pun cemburu
    Napasnya mendengus
    Melangkah pergi berpindah hati

    Buaya Telaga Anteng

    Buaya berpawakan tinggi besar
    Tertawa geli sehabis menonton televisi
    Tubuh sangarnya mengeliat sana-sini
    Gerakannya mengundang ombak menepi

    “Jangan kesana, disana ada siluman buaya putih”
    Teriak ibu pada anaknya

    Meraih Impian Puisi Cita-Cita
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleDongeng Jaka Kendhil
    Next Article Bila Lelaki itu Tak Pulang

    Postingan Terkait

    Puisi-Puisi Wyaz Ibn Sinentang

    10 Mei 2026

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Evokasi Horison Biru di Puisi Karya Hartojo Andangdjaya “Dari Seorang Guru Kepada Murid-Muridnya”

    9 Juni 20269 Views

    Gunung Ciwaru Majalengka, Destinasi Wisata Alam yang Semakin Populer di Jawa Barat

    9 Juni 202610 Views

    Keheningan sebagai Suara Kemanusiaan dalam Biola Tak Berdawai

    8 Juni 20265 Views

    Romantisasi Cinta dan Luka Batin Novel Jatuh Cinta adalah Cara Terbaik Untuk Bunuh Diri

    8 Juni 20268 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (92)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (82)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (190)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (172)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (99)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.