Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Pendidikan » Revitalisasi Pondok Pesantren
    Pendidikan

    Revitalisasi Pondok Pesantren

    29 November 2020Updated:30 November 2020Tidak ada komentar5 Mins Read79 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    REVITALISASI PONDOK PESANTREN  SEBAGAI PEGEMBANGAN PENDIDIKAN DAN MEMBENTUK POLA KEHIDUPAN YANG BAIK

    Ruhan Wahyudi

    Di Indonesia istilah kuttab lebih dikenal dengan istilah “pondok pesantren”, yaitu suatu lembaga pendidikan islam yang didalamnya terdapat seorang kiai (pendidik) yang mengajar dan mendidik para santri (peserta didik) dengan sarana masjid yang digunakan untuk menyelenggarakan pendidikan terebut, serta didukung adanya pemondokan atau asrama sebagai tempat tinggal para santri. Perkembangan pendidikan Islam akhir-akhir ini menjadi sesuatu yang niscaya sebagai bentuk strategi sustainabilitas di tengah tuntutan situasi global yang terus berkembang, termasuk pendidikan pondok pesantren sebagai basis pendidikan masyarakat pedesaan. Pesantren secara tidak langsung tertuntut ikut merespon perkembangan tersebut dalam bentuk terus mengupayakan perubahan sistemik dan manajerial, terutama dalam hal manajemen kurikulumnya

    Dalam kamus besar bahas Indonesia, pesantren diartikan sebagai asrama, tempat santri, atau tempat murid-murid belajar mengaji. Sedangkan secara istilah pesantren adalah lembaga pendidikan Islam, dimana para santri biasanya tinggal di pondok (asrama) dengan materi pengajaran kitab-kitab klasik dan kitab-kitab umum, bertujuan untuk menguasai ilmu agama Islam secara detail, serta mengamalkannya sebagai pedoman hidup keseharian dengan menekankan pentingnya moral dalam kehidupan bermasyarakat. Di sisi lain Pendidikan pesantren menurut Mastuhu dalam manfred adalah menciptakan kepribadian muslim yaitu kepribadian yang beriman dan bertaqwa kepada Tuhan, berakhlak mulia bermanfaat bagi masyarakat atau berhikmat kepada masyarakat dengan jalan menjadi kawula atau menjadi abdi masyarakat mampu berdiri sendiri, bebas dan teguh dalam kepribadian, menyebarkan agama atau menegakkan Islam dan kejayaan umat Islam di tengah-tengah masyarakat dan mencintai ilmu dalam rangka mengembangkan kepribadian Indonesia. Idealnya pengembangan kepribadian yang ingin di tuju ialah kepribadian mukhsin, bukan sekedar muslim

    Pendidikan sebagai sumber utama dalam kehidupan
    Sebagaimana yang kita ketahui bahwa dipondok pesantren merupakan lembaga pendidikan, pondok pesantren yang semula memfokuskan pada pendidikan salaf, dengan masuknya materi-materi pelajaran umum yang juga memperhatikan kepentingan keduniaan. Hal ini didasari bahwa dalam era manusia tidak cukup hanya berbekal dengan moral yang baik saja, tetapi perlu di lengkapi dengan keahlian atau ketrampilan yang relevan dengan kebutuan kerja juga membutuhkan keahlian atau keterampilan yang jelas, yang dapat mengantarkannya untuk menguasai lapangan kehidupan tertentu. Ini semua akibat dari adanya tuntutan perubahan isasi kelembagaan pendidikan, terutama sekali pondok pesantren yang selama ini sangat akrab dengan pendekatan tradisional. isasi di dunia dakwah dan pendididikan Islam kontemporer, tidak hanya mengubah basis sosio-kultural dan pengetahuan santri semata, melainkan juga mengimbas pada masyarakat Islam secara keseluruhan.

    Sistem pendidikan pondok pesantren santri dituntut untuk komitmen terhadap profesionalisme dalam menjalankan tugasnya sebagai juru dakwah ajaran Islam atau sebagai orang yang berakhlaqul karimah. Seseorang dikatakan profesional, bilamana pada dirinya melekat sikap dedikatif yang tinggi terhadap tugasnya, sikap komitmen terhadap mutu proses dan hasil kerja, sikap kontinyu, yakni selalu memperbaiki dan memperbaharui model-model atau cara kerjanya sesuai dengan tuntutan zamannya. Maka dar itu pendidikan dalam pondok pesantren juga tidak selalu fokus difokuskan terhadap belajar saja akan tetapi mempraktik langsung, mulai dari dasar kehidupan cara menampilkan etika yang baik yang sudah menjadi rujukan utama sebagai seorang santri.

    [iklan]

    Pondok Pesantren Sebagai Pembentuk Pola Kehidupan Santri
    Mengetahui pola kehidupan santri dipesantren tentu sudah tidak asing lagi bagi kalangan masyarakat. Kenapa, karena dipesantren kita tentu akan diajarkan yang namanya sikap kepada guru, orang tua, teman dan lainnya sebagaimana yang sudah dijelaskan diatas bahwa santri tidak hanya diberi arahan tetapi santri juga harus mempraktikkan langsung, sebagai kehidupan sehari-hari. Kalau kita lihat dari sejarah pendidikan di pondok pesantren sebagai sistem pendidikan Islam tradisional telah memainkan peran cukup penting dalam membentuk kualitas sumber daya manusia dan pondok pesantren salah satu bentuk pendidikan di luar sekolah, akan tetapi pesantren tidak semata-mata untuk memperkaya pikiran para santri dengan penjelasan-pejelasan, tetapi untuk meninggikan moral, menghargai nilai-nilai spritual dan kemanusian dan menjadi tingkah laku yang jujur dan bermoral.

    Dan tentu yang manjadi tradisi pesantren adalah lembaga suatu pesantren. Maka disitu akan terlihat nilai-nilai yang ada dipesantren yang sudah menjadi bahan dalam kehidupan sehari-hari. Misalnya nilai-nilai kesederhanaa, kebersamaan, keikhlasan maupun kemandiriannya, itu yang harus dimiliki seorang santri ada istilah terdapat nilai kebersamaan. Biasanya hidup satu atap yang sama, sehingga nilai kebersamaan begitu kentara. Berbagi sesama santri sudah menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari, saling membantu satu sama lain dan sebagainya. Santri melakukan komunikasi melalui simbol, lazimnya berupa medium bahasa, santri akan menilai, memberi makna, memutuskan suatu tindakan berdasarkan makna tersebut. Proses encoding atau kegiatan yang dilakukan oleh santri untuk menerjemahkan pikiran dan ide-idenya kedalam suatu bentuk yang dapat diterima oleh indera. Seperti penghormatan, ketaatan, loyalitas dan lain sebagainya. Interaksi sosial santri dilihat sebagai proses pada diri santri untuk membentuk dan mengatur perilaku santri tersebut dengan mempertimbangkan ekspektasi orang lain.

    Nilai kebersamaan tersebut, diimplementasikan pada dinamika pola hidup santri di pesantren. Pola hidup merupakan kebiasaan atau tata cara hidup secara terus menerus dan berulang-ulang dalam hidup seseorang. Pola hidup mengacu pada cara-cara bagaimana cara menjalai hidup dengan cara yang baik dan wajar. Sedangkan dinamika mempunyai makan gerakan dari dalam dan menimbulkan perubahan dalam tata hidup yang bersangkutan. Dinamika pola hidup santri merupakn kebiasaan santri selama di pesantren dari bangun sampai istraahat lagi. Dinamika pola hidup santri terlihat dari tiga aspek, yakni: pola hidup sehari-hari (aktivitas dan kegiatan santri), pola sederhana (pola makan dan cara berpakaian),

    Dari situlah kita harus belajar bahwa pesantren itu bukan hanya mempelajari dengan kitab-kitab saja akan tetapi juga ilmu umum dan belajar untuk meningkatkan moral, juga meningkatkan sikap yang toleran, untuk menjalani hidup dengan damai meski tantangan selalu ada, karena pondok pesantren adalah tempat yang paling indah penuh warna.

    Gapura, 27 November 2020

    Ruhan Wahyudi; Mahasiswa Sosiologi Agama UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta, menulis sejak kelas 2 MA Nasya’tul Muta’allimin Gapura Timur Gapura Sumenep Madura, puisinya dan cerpennya tersiar di media lokal maupun nasional, serta termaktub dalam diberbagai Antologi bersama dan beberapa Negara. Pernah mendapatkan penganugerahan Puisi Umum Terbaik yang Di adakan Disparbud DKI Jakarta Pusat 2019 bekerjasama Yayasan Hari Puisi. Dan Harapan 2 lomba cipta dan baca puisi tingkat Nasional yang di adakan PC NU Sumenep. Dan sering kali di undang berbagai Festival sastra Internasional Gunung bintan 2019 maupun 2020 dan lainnya. Bisa dihubungi lewat FB Ruhan Wahyudi IG ruhanwahyudi atau Gmail Ruhanwahyudi707@gmail.com.

    sumber Gambar: http://darussalamgarut.or.id

    belajar di pesantren cerita dari pesantren pesantren
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleTaman Baca di Pinggiran Kota
    Next Article Surat Cinta dari Fiksiku

    Postingan Terkait

    Membaca Peta Jalan Pemikiran Gus Dur: Catatan dari Esai Republik Bumi di Surga

    31 Mei 2025

    Bahasa Indonesia sebagai Alat Komunikasi dan Persatuan Bangsa

    23 Oktober 2024

    Perkembangan Bahasa Indonesia di Era Digital

    23 Oktober 2024
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Inspirasi Iptek Di Dalam Bismillah

    29 April 20267 Views

    Kolam Renang “Bukit Lumpang” Menjadi Destinasi Warga Lokal

    27 April 20269 Views

    Situs Ziarah KH. Abdul Hanan Babakan Ciwaringin Cirebon

    27 April 20266 Views

    Healing Murah Meriah di Pantai Kejawanan: Wajah Baru, Vibes Makin Seru!

    24 April 202612 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (162)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.