Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Sosialita » Ramadan di Era Transisi
    Sosialita

    Ramadan di Era Transisi

    24 April 2022Tidak ada komentar3 Mins Read18 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Ramadan di Era Pandemi
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Saat ini Indonesia masih berada pada fase Transisi dari era Pandemi Covid-19 menuju Endemik. Menurut para ahli, Pandemi terjadi pada saat perkembangan penularan penyakit sangat cepat dan meluas ke banyak tempat, bahkan hampir ke seluruh dunia, serta sulit diprediksi. Sedangkan Endemik merupakan level penularan penyakit yang hanya sebatas lokal, tidak meluas ke berbagai lokasi, dan relatif bisa diprediksi.

    Ketika Pandemi Covid-19 menguat di sekitar awal tahun 2020 sampai dengan akhir tahun 2021, banyak tempat ibadah yang mengurangi aktivitas berjama’ah termasuk Masjid masjid, terutama yang berada di lokasi yang sedang terjangkit Covid-19, Masjid tutup tidak melaksanakan sholat Jum’at ibadah wajib bagi kaum muslim. Apalagi sholat tarawih yang berhukum tidak wajib, bisa dipastikan tidak dilakukan di masjid. Semuanya cukup dilakukan di rumah saja.

    Sholat Jum’at diganti dengan sholat duhur. Namun ada juga yang tetap menyelenggarakan sholat Jum’at dengan protokol kesehatan yang sangat ketat: Cuci tangan pakai sabun pencegah penularan virus, Pakai masker, dan Jaga jarak. Suhu tubuh setiap pengunjung diperiksa oleh petugas untuk memastikan bahwa Pengunjung masjid adalah orang yang sehat. Semua ini adalah bentuk usaha pengurus masjid  dalam mematuhi himbauan dari Pemerintah Negara Republik Indonesia dan nasihat dari Majelis Ulama Indonesia.

    Saat ini bulan Ramadan tahun 1443 H yang bertepatan dengan bulan April 2022, fase transisi telah tiba. Transisi dari Pandemi ke Endemik. Pandemi covid-19 berkurang. Sebagian besar warga sudah ikut Vaksinasi gratis dari Pemerintah. Orang orang berkumpul pun dibolehkan kembali, tetapi tetap harus menjaga Protokol Kesehatan.

    Satu persatu kerinduan sholat berjamaah mulai terbayar. Solat subuh berjama’ah ramai kembali, dan masjid pun menyelenggarakan sholat tarawih berjamaah, dan buka puasa bersama juga dilakukan oleh sesama warga masyarakat.

    Warung warung penjual makanan dan minuman menu berbuka puasa juga ramai pengunjung dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Dari hari pertama Ramadan sampai di sepuluh hari terakhir Ramadan ini, suasana ceria tampak terlihat pada wajah wajah kaum muslim, lebih lebih anak anak dan remaja yang diperkenankan kembali berkumpul mengikuti berbagai macam peribadahan di bulan Ramadan, semisal ikut Pesantren Ramadan seperti yang diselenggarakan oleh beberapa masjid.

    Hari-hari transisi menjadi semakin berbunga bergembira manakala Pemerintah membolehkan mudik ke kampung halaman masing masing warga. Rindu keluarga, rindu orang tua dan handaitolan akan tertunaikan ketika jumpa dengan mereka semua. Ibadah selama bulan ramadan pun semakin hikmat dan ceria.

    Selamat beribadah di Sepuluh hari terakhir Ramadan. Selamat menikmati hari hari transisi. Dari Pandemi menuju Endemik. Hati hati di jalan bagi Pemudik semuanya. Tetaplah jaga Protokol Kesehatan.

    Semoga tambah barokah, sehat dan sukses untuk kita semua. Aamiin.

    Terimakasih
    Dewan Redaksi mbludus.com

    Bulan Puasa 2022 Puasa di Endemi Ramadan 2022
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleKupanggil Namamu; Senyap
    Next Article Nilai Religi dalam Puisi Sutardji Calzoum Bachri Pasca-O, Amuk, Kapak

    Postingan Terkait

    Ketika Bahasa Tegal Hampir Padam, Sastra Tegalan Menyalakan Api

    2 Desember 2025

    Tiga Giat Keren Penyair Sampai dengan Triwulan ke Tiga – 2025

    11 Oktober 2025

    Keseruan di Bulan Juni, Juli Sampai Menyongsong Agustusan 2025

    13 Agustus 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Burung dan Masjid—Dunia Alam dan Dunia Ibadah

    9 Desember 20252 Views

    Puisi yang Segar untuk Mesin-Mesin Lapar

    3 Desember 202514 Views

    Ketika Bahasa Tegal Hampir Padam, Sastra Tegalan Menyalakan Api

    2 Desember 202510 Views

    Jika Cinta Datang: Tunduk dan Menyerahlah

    1 Desember 202510 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (206)
    • Bisnis (7)
    • Buku (83)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (158)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (77)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (187)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (22)
    • Sosial Politik (29)
    • Sosialita (142)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.