Profil

Mbludus adalah sebuah platform blog dan publikasi online yang dikembangkan oleh Dapoer Sastra Tjisaoek (Komunitas Sastra) sejak 1 Juni 2019. Setiap konten (artikel, foto, komentar) dibuat dan ditayangkan langsung oleh Pengguna Internet yang telah memiliki Akun Mbludus disebut Mbluduser (dalam tahap penyesuaian) atau umum yang telah mengirimkan karyanya ke tim redaksi.

Di tahun pertama kehadirannya, Mbludus dibangun sebagai blog jejaring internal untuk tim redaksi dan anggota komunitas Dapoer Sastra Tjisaoek, produk yang didirikan oleh Abah Yoyok, Atik Bintoro, Nana Sastrawan dan Uki Bayu Sedjati ini berubah menjadi platform blog untuk semua orang. Nama Mbludus sendiri diambil dari nama bahasa Jawa yang berarti ‘Masuk’ dan bermakna untuk setiap orang dapat masuk ke cita-cita yang lebih besar.

Dari tahun ke tahun, tampilan situs web Mbludus (www.mbludus.com) mengalami perubahan antarmuka, menjadi lebih bersih dan lebih mudah diakses. Sekian fitur interaktif juga terus dikembangkan untuk memenuhi kebutuhan Mbluduser.

Keunikan Mbludus terletak pada sisi pengelolaan konten yang dilakukan secara simultan. Meskipun setiap artikel yang dibuat Mbluduser langsung tayang setelah melalui kurasi redaksi, Mbludus memoderasi isinya setiap saat untuk memastikan tidak ada yang melanggar syarat dan ketentuan.

Pada tahun 2010, Komunitas Dapoer Sastra Tjisaoek yang semula menyandang slogan “Asah Asih Asuh” ini mengusung slogan baru: “Belajar, Berkarya dan Bersama dalam Sastra”. Di mbludus. Dengan tagline ini, masyarakat diharapkan lebih mudah mengenali mbludus sebagai produk media sosial dari komunitas Dapoer Sastra Tjisaoek. Selain menjadi wadah menulis bagi semua warga, Mbludus telah menghubungkan banyak produk dan institusi untuk berinteraksi dengan mbluduser dan khalayak lainnya lewat beragam kegiatan online dan offline.