Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Berita Terkini » POLITEKNIK Merajai Komurindo Kombat 2019 di LAPAN
    Berita Terkini

    POLITEKNIK Merajai Komurindo Kombat 2019 di LAPAN

    25 Agustus 2019Updated:15 November 2019Tidak ada komentar4 Mins Read84 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    POLITEKNIK MERAJAI KOMURINDO KOMBAT 2019
    di LAPAN, GARUT.

    Politeknik Elektronika Negeri Surabaya menjadi Juara satu Komurindo 2019, dan Politeknik Negeri Batam menjadi juara satu Kombat 2019.

    Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menggelar kompetisi bergengsi tingkat Perguruan Tinggi seluruh Indonesia, bertempat di kawasan Balai Uji Teknologi & Pengamatan Antariksa dan Atmosfer, Garut, Jawa Barat, dari Tanggal 23 s/d 25 Agustus 2019.
    Kompetisi ini bertajuk :
    Kompetisi Muatan Roket dan Roket Indonesia ( Komurindo) serta Kompetisi Balon Atmosfer (Kombat). Gabungan  keduanya dikenal sebagai Komurindo Kombat 2019.

    [iklan]

    Jum’at Tgl. 23 Agustus 2019 Peserta datang di lokasi lomba, dilanjutkan dengan registrasi kedatangan, technicle meeting dan malam keakraban.
    Masing masing peserta saling berkenalan dan memperkenalkan jajanan  khas dari daerah masing masing, ada mahasiswa Perguruan Tinggi yang berasal dari Pulau Jawa, Madura, Bali, Lombok, Sulawesi, Kalimantan, dan Sumatra.
    Sejenak istirahat, setelah menempuh perjalanan naik bis dari LAPAN Bandung ke LAPAN Garut, gembira bersama sambil persiapan kompetisi yang akan dimulai esok hari.

    Sabtu, 24 Agustus 2019 seluruh peserta mengikuti kompetisi tahap pertama yaitu uji fungsi di darat.
    Segala prototip hasil rancang bangun diuji fungsionalitasnya, mulai dari uji dimensi, uji berat maksimal, uji kinerja terhadap gangguan vibrasi,  g-force, g-shock, jarak telekomunikasi, respon tracking antena, respon aktuator, dan tampilan data di layar komputer sebagai Ground Control Station.
    Bagi tim yang lulus uji darat, berhak melanjutkan ke tahap uji terbang di hari berikutnya.
    Satu tim peserta beranggotakan 3 orang mahasiswa dan satu dosen pembimbing.

    Kepala LAPAN bersama Pemkab Garut dan jajaran terkait.

    Sebelum mengikuti tahap uji prototip, semua peserta memasukkan Proposal Disain Prototip.
    Panitia melakukan seleksi proposal, yang terpilih diundang untuk mengikuti workshop rancang bangun muatan roket, wahana sistem kendali, dan muatan balon atmosfer.
    Sepulang workshop, di kampus masing masing mereka melanjutkan rancang bangun prototip dan dipantau oleh panitia.
    Hasil pemantauan menjadi bahan penentuan untuk mengikuti Kompetisi pada tahap uji lapangan di Balai LAPAN, Garut.

    Roket Komurindo 2019

    Ada 20 Tim Komurindo muatan roket, 22 Tim Wahana Sistem Kendali, dan 24 Tim Kombat yang berhasil tembus sampai kompetisi tahap uji lapangan di Balai LAPAN, Garut.

    Minggu, 25 Agustus 2019.

    Peserta berkumpul di lokasi uji terbang di Lapangan Udara TNI AU, Pameungpeuk, Garut.
    Pelaksanaan Komurindo Kombat diawali Kompetisi Muatan Balon Atmosfer, dilanjutkan Muatan Roket dan Kompetisi Wahana Sistem Kendali.

    Dalam sambutan Bupati Kabupaten Garut yang diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata, Budi Gan Gan menyatakan bahwa Kabupaten Garut sudah menjadi tujuan warga internasional, diantaranya melalui keberadaan LAPAN di Kab. Garut.

    Komurindo Kombat sudah masuk di dalam agenda tahunan wisata Kab. Garut. Disamping itu juga sebagai kegiatan belajar mengenal teknologi bagi pelajar. Untuk itu murid murid dan guru sekolah di Kab. Garut pun juga diundang hadir.

    Dalam sambutan pembukaan, Kepala LAPAN  Prof. Thomas Djamaluddin menyatakan bahwa tujuan kompetisi diantaranya untuk menanamkan rasa cinta sejak dini pada teknologi Penerbangan dan Antariksa. Diharapkan dari kegiatan ini akan lahir generasi penerus pelaku teknologi Penerbangan dan Antariksa, baik sebagai Peneliti, ilmuwan maupun segala bidang yang terkait dengan teknologi tersebut.
    Melalui kompetisi ini diharapkan bisa menyebar luaskan iptek Penerbangan dan Antariksa khususnya untuk masyarakat Kab. Garut. Disamping itu LAPAN juga mendukung Program Pariwisata Teknologi di Kab. Garut.

    Setelah tahap uji terbang, tim yang berhasil menjadi juara, berurutan dari juara satu sampai dengan juara lima adalah :

    Juara Komurindo 2019
    Kelas Muatan Roket
    1. Starpensky X7 – Politeknik Elektronika Negeri Surabaya/ PENS
    2. Graksa Ganesha – Institute Teknologi Bandung/ ITB
    3. Krakatau TSAT – Universitas Teknokrat Indonesia
    4. Albatros – Universitas Telkom Indonesia
    5. Arundati – Universitas Komputer Indonesia

    Juara Komurindo 2019
    Kelas Wahana Sistem Kendali
    1. EEPISkey – PENS
    2. Legacy TY – Universitas Teknologi Yogyakarta
    3. ICAROS – Universitas Negeri Surabaya
    4. Angkasa – Universitas Komputer Indonesia
    5. Rocket E205 – Institut Teknologi Sepuluh November/ITS Surabaya

    Juara KOMBAT 2019
    1. POLAR – Politeknik Negeri Batam
    2. MISTER JO – Universitas Muhammadiyah Yogyakarta
    3. EPISkey Balon5 – PENS
    4. ERGXIX – Universitas Komputer Indonesia
    5. Agro Balon – Politeknik Negeri Jember.

    Pada Komurindo Kombat 2019 ini, ada juga penghargaan yang diberikan pada Tim Tertangguh, yaitu diraih oleh Tim Wahana Kendali dari Universitas Gadjah Mada. Selamat pada sang Juara dan Seluruh Tim Peserta.
    Ketemu kembali di Komurindo Kombat berikutnya. (AB).

    Para Juara Komurindo Kombat 2019

    LAPAN Lomba Komurindo 2019
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleCincin dan Celana Dalam
    Next Article Jakarta Internasional Literary Festival

    Postingan Terkait

    Membaca ‘Rahasia Tanda’ di Universitas Pancasakti Tegal

    29 Oktober 2025

    Barkanli OP Melahirkan Beragam Juara Memancing

    14 Mei 2025

    Aminur Rahman, Penyair Multi Talenta Bangladesh akan Ikut Demo Masak Bersama Chef Dr Liza Zainol dari Malaysia

    9 April 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Zaman Apokaliptik

    4 Januari 202681 Views

    Kisah Seorang Polisi di Republik Mimpi

    21 Desember 202539 Views

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 202543 Views

    Perbandingan Film Animal Farm (1954) dan Animal Farm (1999): Kajian Adaptasi dan Alih Wahana

    18 Desember 202528 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (206)
    • Bisnis (7)
    • Buku (83)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (78)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (188)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (142)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.