Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Berita Terkini » Lois de Camoes Lahir Kembali di Indonesia
    Berita Terkini

    Lois de Camoes Lahir Kembali di Indonesia

    11 Desember 2022Tidak ada komentar3 Mins Read3 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Bincang Puisi, 10 Desember 2022 yang diadakan oleh Yayasan Hari Puisi bekerjasama dengan PDS HB Jassin dan Yayasan Obor Indonesia menghadirkan maha karya dunia, Puisi Lusiadi karya Lois de Camoes, seorang sastrawan besar dari Portugal. Acara tersebut juga dihadiri oleh para penyair di wilayah Jabodetabek, dan beberapa wilayah lainnya di Indonesia melalui zoom meeting.

    Emanuel B. Joaquim, wakil Duta Besar dan Konsul Portugal untuk Indonesia membuka acara dengan memberikan informasi bahwa puisi-puisi Lois de Camoes memiliki nilai sejarah yang sangat penting untuk bangsa Portugis. Lois de Camoes juga pernah ditahan dan diasingkan di wilayah Ternate, dan hari lahir Lois de Camoes dijadikan hari Nasional Portugal.

    Portugal

    Beberapa bait-bait puisi dalam bukunya dibacakan oleh para penyair yang hadir di antaranya Nana Sastrawan, Lily Siti Multatuliana, Herman Syahara, Yahya Andi Saputra menjadikan suasana semakin membara, membakar peserta yang hadir dari berbagai kalangan; mahasiswa, guru, dosen, seniman, budayawan dan lainnya.

    Nana Sastrawan, yang juga ikut terlibat dalam penyelia Bahasa Indonesia ketika telah diterjemahkan dari bahasa Portugis membacakan puisi di bab IV, bait-bait puisi di bab ini menjelaskan tentang Vasco da Gama melanjutkan sejarah Portugal kepada Raja Malindi dengan menceritakan tentang dinasti kedua kerajaan, yaitu raja Joao I sampai D. Manuel.

    Nana Sastrawan

    “Karya besar yang terdiri dari 559 halaman, sepuluh kidung (puisi), 1102 bait dan 8816 larik, oktaf dekasilab dengan rima tetap AB AB AB CC dalam buku ini,” ucap Danny Susanto selaku penerjemah buku Puisi Lusiadi. Tidak hanya itu, Danny pun mengatakan bahwa puisi-puisi dalam buku ini berbentuk naratif yang bertutur tentang kemenangan para penakluk (bangsa Barat), perang dan para pahlawan besar yang membuka wilayah-wilayah yang belum tersentuh. Tetapi, Camoes juga membahas tema cinta duniawi, nafsu, pujian pada raja dan keimanan.

    “Puisi yang membuat sejarah, dan memperluas perspektif sejarah. Jika dilihat dari gelombang kedatangan bangsa Eropa, Lois ini kemungkinan datang pada gelombang pertama. Dalam buku ini, membuktikan bahwa penyair dapat memasukan ideologi, fakta-fakta sejarah dan nasionalisme. Puisi pertama ini memang ditulis di Indonesia, di Ternate. Tidak hanya itu, buku ini mengangkat sejarah pelayaran Eropa ke Nusantara, satu di antaranya bangsa Portugis selain Spanyol dan Belanda,” ucap Maman S Mahayana.

    Lois de Camoes

    Para penyair yang ikut terlibat dalam proses penyelia bahasa Indonesia, di antaranya Syaifudin Gani (Kendari), Tri Astoto Kodarie (Pare-Pare), Umi Kulsum (Yogyakarta), Fakhrunas MA Jabbar (Pekabaru), Nizar (Tasikmalaya), Sosiawan Leak (Solo) memberikan testimoninya tentang puisi Lusiadi melalui virtual.

    “Puisi Lusiadi seperti serat Centini di Jawa, jika Lusiadi memaparkan perjalanan laut, Centini menjelaskan perjalanan darat. Meskipun abadnya berbeda, tapi narasi-narasi pada puisi-puisinya adalah mencatat sejarah perjalanan yang lengkap,” ucap Sosiawan Leak.

    Buku puisi Lusiadi sudah berusia 450, dibukukan pertama kali tahun 1572. Dan diluncurkan kembali Maret 2022 di Ternate, seolah menjadi simbol akan kelahiran kembali Lois de Camoes ketika pertama kali menulis puisinya. (red. 10/12/22)

    Lois de Camoes Puisi Lusiadi Sastrawan Portugal
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleFilosofi Tokoh “Deo” dalam karya Bernard Batubara
    Next Article Perjuangan Cita-Cita dalam Novel Senyawa Karya Sdavincii

    Postingan Terkait

    Pas Lebaran 2026, Reuni SDN Jajag Lor Kali, Juga Oke…

    18 April 2026

    Puisi dan Cerpen Terpilih mbludus.com Tahun 2026

    29 Maret 2026

    Puisintaksis dan Manusia Algoritma: Ketika Peluncuran Buku Menjadi Peristiwa Ontologis

    21 Februari 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Kolam Renang “Bukit Lumpang” Menjadi Destinasi Warga Lokal

    27 April 20269 Views

    Situs Ziarah KH. Abdul Hanan Babakan Ciwaringin Cirebon

    27 April 20266 Views

    Healing Murah Meriah di Pantai Kejawanan: Wajah Baru, Vibes Makin Seru!

    24 April 202612 Views

    Wisata Waterpark Tiga Bintang Firdaus Indramayu

    24 April 20267 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (162)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.