Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Sosialita » Mengunjungi Taman Ismail Marzuki
    Sosialita

    Mengunjungi Taman Ismail Marzuki

    31 Maret 2024Tidak ada komentar2 Mins Read5 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Mengunjungi pusat kesenian Taman Ismail Marzuki, tentu hal yang tidak boleh dilewatkan adalah menilik gedung baru yang menjadi wajah TIM setelah proses revitalilasi yang memakan waktu kurang lebih dua tahun. Gedung Panjang berdiri megah setinggi empat belas lantai dengan konsep Mixed Use Building, yang mana gedung ini sebagai tempat pusat kesenian sekaligus ruang publik.

    Rancangan dari Arsitek Andra Martin ini terinspirasi dari not balok dari lagu Sang Maestro Ismail Marzuki berjudul Rayuan Pulau Kelapa. Di dalam Gedung Panjang ini, selain ada kafetaria dan Pusat Dokumentasi Sastra (PDS) H.B Jassin, juga terdapat perpustakaan umum yang bisa diakses secara gratis di lantai 4,5, dan 6.

    Untuk masuk ke dalam perpustakaan, calon pengunjung harus sudah menjadi anggota di sebuah aplikasi bernama Jaklitera yang bisa diakses di semua telepon pintar. Aplikasi Jaklitera ini juga bisa digunakan untuk akses ke perpustakaan lain milik seperti Perpustakaan Nasional. Selain itu, dengan aplikasi ini, pengunjung bisa meminjam buku milik perpustakaan.

    MESIN PEMINDAI YANG PRAKTIS

    Setelah terdaftar dalam aplikasi Jaklitera, pengunjung perpustakaan tinggal memindai kode batang yang terdapat di aplikasi masing-masing. Setelah itu, pengunjung akan diberikan sebuah tas being dan loker untuk menyimpan barang bawaan. Tidak diperbolehkan membawa tas pribadi, jadi, semua oengunjung akan menyimpan barangn bawaaannya di loker masing-masing.

    Dalam sekali kunjungan, Perpustakaan Cikini membatasi kuota pengunjung  hanya samai 300 orang. Pengunjung berikutnya harus bersabar antre jika kuota sudah penuh. Tidak ada batas waktu kunjungan. Di Perpustakaan Cikini juga dilengkapi dengan stop kontak yang tersebar disetiap meja baca juga tidak ada larangan bagi pengunjung untuk membawa laptop. Sehingga, selain membaca buku, Sebagian pengunjung juga menggunakan perpustakaan ini sebagai tempat untuk mengerjakan tugas sekolah/kuliah.

    AREA ANAK-ANAK YANG NYAMAN

    Selain di sediakan temat baca umum, di Perpustakaan Cikini juga menyediakan area untuk pengunjung yang membawa anak-anak. Ruang baca dengan kursi rendah warna-warni atau area dengan dudukan lesehan menggunakan karpet yang sangat kids friendly

    Selain itu, terdapat akses untuk disabilitas seperti lift atau jalan memutar yang bisa diakses pengguna kursi roda. Jakarta semakin Inklusif!

    Festival cikini Perpustakaan cikini taman ismail marzuki
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleAda Puisi di Puisi Penyair Abdul Hadi WM
    Next Article Arborea Kafe

    Postingan Terkait

    Revolusi Kue Modern di Era Digital: dari Dapur Rumahan Menjadi Industri Kreatif Bernilai Jutaan

    18 Mei 2026

    Wisata Dataran Tinggi Dieng Kembali Ramai Dikunjungi Wisatawan

    5 Mei 2026

    Pada Hari Ketika Penyair Mati, Kata-Kata Menolak Pemakaman

    5 Mei 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Menakar Aroma Surealisme Puisi Penyair D. Zawawi Imron “Sungai Kecil”

    19 Mei 202644 Views

    Revolusi Kue Modern di Era Digital: dari Dapur Rumahan Menjadi Industri Kreatif Bernilai Jutaan

    18 Mei 202612 Views

    Puisi-Puisi Wyaz Ibn Sinentang

    10 Mei 202632 Views

    Dari Desa Gandoang untuk Dunia: Menjaga Makna Budaya dalam Tradisi Ngasa

    9 Mei 202613 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (81)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (190)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (167)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (99)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.