Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Puisi » Kutu yang Merindukan Lebat Rambutmu
    Puisi

    Kutu yang Merindukan Lebat Rambutmu

    5 April 2021Updated:7 April 2021Tidak ada komentar2 Mins Read88 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Sepanjang-panjangnya sungai tetap saja ada batasnya. Hulu dan Muara. Seluas-luas lautan, pasti ada pantai sebagai pembatasnya. Akan tetapi, siapakah yang mampu mengukur kasih sayang Ibu?

    Kasih sayang ibu, tak terhingga luasnya, tak terukur panjangnya. Mengalir sepanjang masa. Karena itu kita hanya bisa menghormatinya dan mengabadikan pengorbanannya, semampu yang kita bisa, dengan segala daya dan upaya. Melalui karya seni, misalnya. Sastra.

    Penyair kita kali ini, Syukron MS, telah membahasakan rasa cinta dan sayangnya pada sang Ibu dimana surga sembunyi di telapak kakinya. (redaksi)

    Di Malam Hari

    Di malam hari
    Kulihat langit hitam nyala
    Hitam nyala mengecup bumi
    Begitu ajaib

    Di malam hari
    Kulihat ibu mengangkat kedua tangannya yang terbuka dan doa-doa dipanjatkan
    Diketuk-ketukkan ke pintu langit
    Yang penuh bintang-bintang putih yang bergiliran berguguran ke mukenahnya.
    Begitu indah dengan kristalan yang menyatu dengan air suci air matanya.

    Di malam hari
    Kumelihatnya, sesaat sebelum kututup mukaku kembali dengan tilam, dengan ingatan, dan kerinduan pada ayah yang telah ada di dalam duluan di langit yang nun wallahu a’lam.
     
    Bila Subuh Tiba

    Bila subuh tiba dari ufuknya
    Ibu selalu membangunkanku

    Ia biasa berkata
    “ayo bangun, sudah saatnya kau siram bunga dadamu dengan wudhu”

    aku pun biasa bangun sambil menyeka
    kantuk yang menggoda
    “sampai jumpa kantuk,
    jika kau ingin lanjut tidur, lanjutkan saja
    dengan mimpiku yang tersisa.”

    Ibu memang tak ada duanya
    Ia mencintai keindahan rekah bunga
    di hati anak-anaknya
    dengan tulus dan tak kenal kata
    pamrih apa-apa

    Kutu yang Merindukan Lebat Rambutmu

    Beginilah akhirnya
    Kalau kau keras kepala
    Aku hilang hunianku
    Engkau hilangkan pikiran dungu
    Aku kutu kangen rambutmu
    Engkau kutu makan buku
    Aku kutu rindu ubunmu
    Engkau kutu campakkan aku

    Syukron MS, lahir di Probolinggo, Juni 2001.

    komunitas penulis probolinggo penyair probolinggo puisi mbeling
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleMenumbuhkan Kemampuan Menghargai Diri Sendiri pada Anak
    Next Article Sugeng Tindak Umbu Landu Paranggi

    Postingan Terkait

    Puisi-Puisi Wyaz Ibn Sinentang

    10 Mei 2026

    Puisi-Puisi Alfiansyah Bayu Wardhana

    12 April 2026

    Puisi-Puisi En. Aang MZ

    21 Desember 2025
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Puisi-Puisi Wyaz Ibn Sinentang

    10 Mei 20264 Views

    Dari Desa Gandoang untuk Dunia: Menjaga Makna Budaya dalam Tradisi Ngasa

    9 Mei 20265 Views

    Menikmati Panjat Tebing Puisi Penyair Darmanto Jatman “Memandang Padang Alang-Alang Pada Suatu Malam”

    9 Mei 202627 Views

    Wisata Dataran Tinggi Dieng Kembali Ramai Dikunjungi Wisatawan

    5 Mei 20265 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (80)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (190)
    • Sains (51)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (166)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (99)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.