Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Mbludus.com
    • Beranda
    • Berita
    • Humaniora
      • Sosial Politik
      • Sosialita
      • Pendidikan
      • Tradisi
      • Lingkungan
    • Sains
    • Sastra
      • Cerbung
      • Cerpen
      • Dongeng
      • Drama
      • Kritik Sastra
      • Puisi
    • Kreasi
      • Bisnis
      • Musik
      • Sinematografi
    • Merchandise
      • Buku
      • Baju
      • Kerajinan Tangan
    • Lainnya
      • Profil Redaksi
      • Penerimaan Naskah Mbludus.com
    Mbludus.com
    You are at:Home » Berita Terkini » Kumpul Minggu Sore TBM Kolong Ciputat
    Berita Terkini

    Kumpul Minggu Sore TBM Kolong Ciputat

    10 Oktober 2019Updated:12 November 2019Tidak ada komentar3 Mins Read37 Views
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    TBM Kolong Ciputat
    Share
    Facebook Twitter Telegram WhatsApp

    Kumpul Minggu Sore: Ajang Silaturahmi Pecinta Literasi

    Ciputat(6/10)- Taman Baca Masyarakat Kolong kembali menggelar acara literasi pada Minggu 6 Oktober 2019. Acara yang ditujukan sekaligus untuk pembagian buku bagi komunitas baca di Tangerang Selatan ini dihadiri kurang lebih 31 perwakilan komunitas. Turut hadir, Abah Yoyok dan Nana Sastrawan dari Dapoer Sastra Tjisaoek, Fajar dan Mardhi dari Waroeng Filsafat, Teater Sore, pemusik Emperan Pamulang, Saung Comunity, Lentera Bangsa dan lainnya. Hadir juga Titis Nariyah yang didapuk sebagai pengisi acara. Dimulai pukul 14.00 hingga 17.00 dibuka oleh pembawa acara dari TBM Kolong, Devina dan Doni.

    [iklan]

    Kumpul Minggu Sore yang baru pertama kali diadakan oleh TBM Kolong ini bertujuan sebagai wadah bagi komunitas literasi dengan rentan umur tujuh belas tahun ke atas.

    Nana Sastrawan

    “Intinya, karena TBM Kolong cenderung mewadahi komunitas anak-anak, jadi TBM Kolong juga ingin mengadakan wadah bagi usia yang lebih dewasa, biar lengkap.” jelas Devina.

    Abah Yoyok dari Dapoer Sastra juga menyampaikan beberapa pesan tentang pentingnya budaya membaca dan menulis bagi semua kalangan.

    “Ya, kalau mau melihat dunia, membacalah. Kalau mau dilihat dunia, menulislah!” Nasihat Abah Yoyok.

    Bagaimana caranya agar komunitas kalangan dewasa di Kolong ini tetap hidup? Nana Sastrawan, penulis buku Kitab Hujan menuturkan bahwa belajar teater bisa menjadi alternatif. Semua lapisan masyarakat di sekitar Kolong bisa diikutsertakan.

    “Mungkin mereka ngamen, jadi tukang parkir, atau asisten rumah tangga pada siang hari. Tapi, malam harinya mereka bisa latihan teater di sini. Tidak hanya itu, TBM Kolong ini juga bisa dijadikan sarana untuk kegiatan membaca dan kelas menulis bagi siapa saja yang ingin belajar menulis,” saran Nana Sastrawan yang langsung disetujui oleh semua audiensi.

    Emperan Pamulang

    Setelah itu, Doni selaku pembawa acara membuka ruang ekspresi bagi siapa saja yang ingin tampil di panggung, di antaranya penampilan Musikalisasi Puisi oleh komunitas Warung Filsafat, kemudian disusul oleh pembacaan puisi dari Usman, penggerak komunitas Lentera Bangsa, dia tampil dengan membawakan puisi ‘Pesan Pencopet Kepada Pacarnya’ karya W.S Rendra. Lalu, tampil juga CFR Forever, sekumpulan anak-anak muda dari Pondok Aren yang tampil dengan lagu-lagu SLANK.

    Titis

    Tidak kalah menariknya, Titis Nariyah tampil bermonolog membawakan naskah Arswendo, penampilannya memukau para penonton. Lalu, pembacaan puisi dari Beni Satria, penggerak Festival Literasi Tangerang Selatan, disusul oleh penampilan Teater Sore, yang setiap minggu sore latihan di Taman Perdamaian BSD. Komunitas Saung Comunity, yang berisikan anak-anak dari SMK Kebangsaan juga turut hadir dengan perwakilannya Tatsumi Muin, seorang youtuber, yang tampil membacakan puisi. Komunitas Emperan Pamulang dengan Adang cs. Acara ditutup dengan sesi pembagian buku kepada para komunitas yang hadir, dan ditutup oleh penampilan Musikalisasi Puisi oleh Rinidiyanti Ayahbi. (TN, NS)

    teater sore

    gerakan literasi nasional taman bacaan indonesia tbm kolong ciputat
    Share. Facebook Twitter Telegram WhatsApp
    Previous ArticleKurt Cobain: Kegilaan dalam Bermusik
    Next Article Alasan Eka Kurniawan Tolak Anugerah Kebudayaan

    Postingan Terkait

    Pas Lebaran 2026, Reuni SDN Jajag Lor Kali, Juga Oke…

    18 April 2026

    Puisi dan Cerpen Terpilih mbludus.com Tahun 2026

    29 Maret 2026

    Puisintaksis dan Manusia Algoritma: Ketika Peluncuran Buku Menjadi Peristiwa Ontologis

    21 Februari 2026
    Leave A Reply Cancel Reply

    Postingan Terbaru

    Healing Murah Meriah di Pantai Kejawanan: Wajah Baru, Vibes Makin Seru!

    24 April 202611 Views

    Wisata Waterpark Tiga Bintang Firdaus Indramayu

    24 April 20266 Views

    Wisata Modern Pantai Kesambi

    24 April 20267 Views

    Pesona Kolam Renang Cikomboy

    24 April 202611 Views
    Kategori
    • Berita Terkini (209)
    • Bisnis (7)
    • Buku (85)
    • Cerbung (19)
    • Cerpen (159)
    • Dongeng (90)
    • Drama (28)
    • film (1)
    • Kritik Sastra (79)
    • Lingkungan (52)
    • Musik (18)
    • Pendidikan (66)
    • Profil Redaksi (16)
    • Puisi (189)
    • Sains (50)
    • Sinematografi (23)
    • Sosial Politik (30)
    • Sosialita (160)
    • Tak Berkategori (42)
    • Tradisi (98)
    Advertisement
    Follow Kami
    • Facebook
    • Instagram
    • YouTube

    Bermis Serpong ASRI Blok B7/19 RT/RW 02/04, Cisauk - Tangerang

    Untuk Pengajuan Iklan dan Kerja Sama Hubungi:

    Email : redaksi@mbludus.com / dapoertjisaoek@gmail.com
    Kontak: -

    Facebook Instagram YouTube
    Syarat dan Ketentuan
    Definisi

    Ketentuan Layanan

    Ketentuan Konten

    Penggunaan dan Hak Cipta

    Undang-Undang ITE

    Tim Redaksi

    Penerimaan Naskah
    Flag Counter
    Flag Counter

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.

    Ad Blocker Enabled!
    Ad Blocker Enabled!
    Our website is made possible by displaying online advertisements to our visitors. Please support us by disabling your Ad Blocker.